Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Joget Sadbor: Tren Viral dari Sukabumi yang Menghibur dan Mengundang Pro-Kontra

Joget Sadbor: Tren Viral dari Sukabumi yang Menghibur dan Mengundang Pro-Kontra

  • account_circle Redaksi Smi
  • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Fenomena unik Joget Sadbor dari Kampung Margasari, Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, baru-baru ini menjadi viral di Tiktok dan menuai beragam tanggapan dari masyarakat luas. Gunadwan, pemilik akun Tiktok @sadbor86, memprakarsai aksi joget ini yang tidak hanya menghibur warganet, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi warga sekitar yang ikut terlibat dalam tren tersebut.

Gunadwan, yang sebelumnya bekerja sebagai penjahit keliling di Jakarta, menemukan potensi penghasilan baru melalui fitur siaran langsung di Tiktok. Setelah saldo Tiktoknya bertambah beberapa dolar, ia pulang ke Sukabumi dan mengajak teman-temannya untuk berjoget bersama. Dalam waktu singkat, aksi mereka berhasil menarik perhatian dan disawer oleh penonton hingga menghasilkan Rp400 ribu hingga Rp700 ribu per hari.

Tidak hanya sekadar hiburan, fenomena ini menjadi peluang ekonomi baru bagi para pelaku Joget Sadbor di Kampung Margasari. Warga mendapatkan gift atau hadiah virtual melalui live streaming, yang kemudian mereka cairkan menjadi uang tunai, sehingga aktivitas ini menjadi sumber penghasilan tambahan. Dengan gerakan enerjik dan ekspresi penuh antusiasme, Joget Sadbor mengundang penonton dari berbagai daerah dan semakin memperkenalkan nama Kampung Margasari.

Baca Juga: Remaja Pengendara Motor Tewas Akibat Tabrak Truk Parkir di Jalan Lingkar Selatan Sukabumi

Namun, di balik kepopulerannya, Joget Sadbor juga menimbulkan perdebatan di kalangan netizen. Beberapa pihak menganggap aksi ini sebagai bentuk baru “mengemis online.” Mereka menilai bahwa, meski menghibur, tren saweran ini serupa dengan fenomena live mandi lumpur yang sempat viral pada tahun 2023. Konten kreator rela mandi lumpur demi gift dari penonton, namun aksi ini dikritik karena dianggap mengeksploitasi diri demi uang.

Meski begitu, ada pula yang melihat fenomena ini dari sisi positif. Beberapa masyarakat dan pemerintah setempat justru memandang tren ini sebagai cara untuk memanfaatkan kreativitas dan teknologi guna meningkatkan ekonomi desa. Pemerintah setempat bahkan memberikan dukungan berupa fasilitas dan edukasi tentang pemanfaatan media digital. Dengan demikian, Joget Sadbor menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk menemukan peluang ekonomi baru di era digital.

“Kami tak menyangka bisa viral dan mendapatkan banyak gift,” ujar salah satu pelaku Joget Sadbor. “Ini tidak hanya menghibur, tetapi juga membantu menambah penghasilan harian kami.”

Gunadwan, pemilik akun Tiktok @sadbor86, memprakarsai aksi joget ini yang tidak hanya menghibur warganet, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi warga sekitar yang ikut terlibat dalam tren tersebut.

Baca Juga: Setia Mengabdi Meski Upah Minim, Guru Honorer Ini Diberangkatkan Umrah

  • Penulis: Redaksi Smi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuliah Aja Gak Cukup? Ini Pentingnya Jadi SDM T-Shaped Lewat Kurikulum OBE!

    Kuliah Aja Gak Cukup? Ini Pentingnya Jadi SDM T-Shaped Lewat Kurikulum OBE!

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Perubahan global kini datang bagai roller coaster yang sangat cepat. Teknologi baru muncul setiap hari, sementara tren bisnis berubah dalam hitungan minggu. Kita dituntut untuk selalu adaptif terhadap semua perkembangan ini. Nah, buat kamu generasi muda, ini adalah tantangan sekaligus peluang emas! Modal utama bukan lagi cuma jago main gadget dan menguasai teori. Dunia […]

  • Inspirasi Karier: Cica Herdawati, Alumni UBSI Sukabumi Sukses Jadi Kepala Biro Keuangan

    Inspirasi Karier: Cica Herdawati, Alumni UBSI Sukabumi Sukses Jadi Kepala Biro Keuangan

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Aulia Ramadhani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Cica Herdawati, alumni UBSI Sukabumi, kini menjabat Kepala Biro Administrasi Keuangan di salah satu perguruan tinggi swasta di Sukabumi. Dalam wawancara, ia membagikan perjalanan kariernya yang dimulai dari posisi awal hingga menduduki jabatan strategis. Kecintaannya pada dunia akuntansi mendorongnya untuk terus belajar dan memperdalam keahlian, sambil memegang prinsip bahwa tata kelola keuangan yang […]

  • MBG

    MBG SMAN 1 Kalapanunggal Sajikan Menu Lezat, Siswa Semakin Semangat Belajar

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Anisa Azskia
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Program MBG (Makan Bersama Gratis) di SMAN 1 Kalapanunggal selalu menciptakan antusiasme besar dari para siswa. Setiap hari mereka bisa merasakan variasi menu yang berbeda, mulai dari ayam, telur, mie, hingga tambahan minuman susu segar. Menu bervariasi ini tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga menambah semangat belajar sepanjang hari. Salah satu siswa, Dwi Cahyo […]

  • Semifinal Sepak Bola Ujung Genteng Ramaikan HUT ke-81 RI

    Semifinal Sepak Bola Ujung Genteng Ramaikan HUT ke-81 RI

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Fitranaya Aulia
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Sukabumi – Semifinal sepak bola dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia berlangsung pada Senin, 10 Agustus 2026, pada Stadion Dahaga Bhakti, Ciracap. Salah satu pertandingan mempertemukan Desa Ujung Genteng B melawan Desa Ciracap A mulai pukul 14.30 WIB. Pertandingan tersebut menjadi perhatian karena membawa nama Desa Ujung Genteng dalam persaingan menuju partai final. Berdasarkan poster […]

  • Empati dan Solidaritas Ditanamkan Mahasiswa UBSI Lewat Petualangan Hati

    Empati dan Solidaritas Ditanamkan Mahasiswa UBSI Lewat Petualangan Hati

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Ardila Khaylila
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Sukabumi – Kelompok mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “Menumbuhkan Empati, Solidaritas, dan Kepedulian untuk Mewujudkan Masyarakat yang Harmonis” pada Jumat, 3 Juli 2026. Kegiatan berlangsung di DTA Raudlatusshibyan, Kadulawang, Desa Cipanengah, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi. Tim PKM melibatkan pihak madrasah serta anak-anak dari kegiatan pengajian di […]

  • sukabumi

    Krisis Darah di Sukabumi: Stok Tersisa Kurang dari 15 Kantong!

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Rahma Putri
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Kondisi ketersediaan darah di Kota Sukabumi kini berada di titik kritis. Hingga Kamis (17/07), Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi hanya memiliki kurang dari 15 kantong darah, padahal kebutuhan setiap bulan mencapai 1.850 hingga 2.000 kantong. Kepala Bidang Pelayanan Donor PMI Kota Sukabumi, Zanuar Ahmad Hikmah, menjelaskan bahwa lonjakan permintaan dari rumah sakit […]

expand_less