Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Kayla Nur Syifa, Siswi SMAN 1 Cisaat yang Meninggal Saat Mengikuti Seleksi Paskibraka Tingkat Kabupaten Sukabumi 2024

Kayla Nur Syifa, Siswi SMAN 1 Cisaat yang Meninggal Saat Mengikuti Seleksi Paskibraka Tingkat Kabupaten Sukabumi 2024

  • account_circle Dilan
  • calendar_month Senin, 22 Apr 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Siswi SMA Negeri 1 Cisaat meninggal dunia saat mengikuti seleksi Paskibraka tingkat Kabupaten Sukabumi tahun 2024 di Kecamatan Palabuhanratu pada Jum’at (19/4).

Ketua KCD wilayah V provinsi Jabar, Lima Faudiamar mengungkapkan mendapat kabar siswi SMAN 1 Cisaat meninggal dunia pagi menjelang siang. Sebelum meninggal dunia, Kayla Nur Syifa warga Desa Cibentang, Kecamatan Gunung Guruh itu pingsan ketika olahraga pagi kemudian panitia seleksi membawanya ke rumah sakit.

“Saya sudah menginstruksikan ke kepala sekolah dan jajaran untuk segera ke lapangan. Awal saya dengar pertama pingsan kemudian dibawa ke rumah sakit dan info lanjutannya meninggal dunia,” ujar Lima.

Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Sukabumi, Tri Romadono mengatakan Kayla meninggal dunia setelah mengikuti tahapan tes lari di Lapang Cangehgar, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jumat pagi. Ketika itu Kayla tiba-tiba pingsan dan mengalami kejang sehingga langsung dilarikan ke rumah sakit.

“Sebelum tes lari itu cek kesehatan, termasuk pemeriksaan detak jantung dan segala macam. Keluhannya tidak ada dan lari bersama peserta lain. Tadi pagi pun sarapan dibariskan dari GOR, kemudian menuju Lapang Cangehgar untuk pelaksanaan tes ke-samapta-an. Yang bersangkutan nomor dada 066,” ungkap Tri mengutip dari sukabumiupdate.com.

Baca juga: SMAN 1 Cisaat Terima Beasiswa LKBB BSI Flash 2023 Sukabumi

Menurut Tri, Kayla sempat mengikuti tes lari selama dua belas menit dan Kayla tidak mengeluhkan apapun. Tri memastikan bahwa semua tahap seleksi Paskibraka tingkat Kabupaten Sukabumi selalu dalam pengawasan tim medis.

“Setelah dua belas menit, yang bersangkutan sepertinya keluhannya tidak disampaikan ke panitia. Mungkin ada keinginan untuk terus ikut. Mungkin kelelahan atau bagaimana. Kemudian pingsan, kejang-kejang, terus ditangani medis. Kita selalu didampingi medis selama proses seleksi. Terus panitia bawa ke rumah sakit dan innalillahi wa inna ilaihi rojiun kita turut berduka cita atas kepergian beliau,” jelas Tri.

Tri menyampaikan bahwa Kayla telah mengikuti berbagai tahapan seleksi sebagai calon anggota Paskibraka. Mulai dari pemeriksaan kesehatan awal dengan hasil baik, lolos tes parade, sampai tes ke-samapta-an. Semua proses ini dimulai sebelum bulan Ramadhan. Sedangkan tahapan seleksi yang sedang berlangsung saat ini dilaksanakan dari tanggal 17 hingga 20 April 2024.

Baca juga: Semangat Tak Kenal Lelah: SMAN 1 Cisaat Juara Utama 2 di LKBB BSI Flash 2023

  • Penulis: Dilan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Longsor Cibadak Sukabumi

    12 Rumah Terdampak Longsor di Cibadak Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 25 Jan 2024
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Sejumlah rumah di Kampung Cibatuhilir, Sekarwangi, kabupaten Sukabumi mengalami kerusakan akibat tertimbun longsor yang terjadi pada Rabu (24/01). BPBD Kabupaten Sukabumi mencatat jumlah rumah yang terdampak bencana tanah longsor sebanyak 12 rumah, seluruhnya masuk dalam kategori rusak berat. Warga yang kehilangan tempat tinggal untuk sementara mengungsi ke tempat kerabatnya yang lebih aman. Humas […]

  • contoh makanan kurang sehat

    Berbuka Puasa Sehat: Hindari 5 Makanan Ini untuk Tubuh yang Fit

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Berbuka puasa adalah momen yang paling ditunggu-tunggu setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Namun, penting untuk memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi saat berbuka agar tubuh tetap sehat dan ibadah puasa berjalan dengan baik. Beberapa makanan yang harus kita hindari saat berbuka puasa antara lain adalah makanan bersantan, gorengan, dan minuman bersoda, karena dapat […]

  • cafe study

    Café Study: Tempat Favorit Mahasiswa Sukabumi Jadi ‘Second Classroom’

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Aulia Ramadhani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Fenomena café study semakin populer di kalangan mahasiswa, termasuk di Sukabumi. Konsep belajar sambil menikmati suasana kafe menjadikan tempat ini sebagai “second classroom”, di mana mahasiswa dapat fokus, kreatif, sekaligus membangun jejaring sosial. Tren ini muncul sebagai adaptasi mahasiswa modern yang ingin memaksimalkan produktivitas belajar di luar ruang kelas tradisional. Fenomena café study […]

  • Keutamaan 10 Hari Pertama di Bulan Rajab

    Keutamaan 10 Hari Pertama di Bulan Rajab

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Bulan Rajab merupakan salah satu dari empat bulan yang mulia dalam Islam, selain Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram. Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an: “Sesungguhnya jumlah bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram…” (QS. At-Taubah: 36). Bulan ini […]

  • Bersama IKOPIN University, ICMI Orwil Jabar Gelar Diskusi Publik Ketahanan Pangan dan Prevalensi Stunting

    Bersama IKOPIN University, ICMI Orwil Jabar Gelar Diskusi Publik Ketahanan Pangan dan Prevalensi Stunting

    • calendar_month Kamis, 31 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Jatinangor– Komoditas pangan yang merupakan kebutuhan pokok masyarakat dan menjadi salah satu industri unggulan berperan penting dalam proses pemulihan ekonomi di Jawa Barat. Namun harga pangan yang merangkak meningkat seiring dengan kondisi ekonomi yang sebelumnya pulih  akibat pandemi juga menjadi faktor utama. Hal inilah yang menginisiasi Ikatan Cendikiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Jawa […]

  • mind mapping

    Mind Mapping Digital vs Manual: Mana yang Lebih Efektif untuk Otak Millennial?

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Aulia Ramadhani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Dalam era di mana generasi milenial dan Z­‑ers di kampus semakin akrab dengan gadget, metode mind mapping hadir sebagai alat bantu belajar dan brainstorming yang fleksibel. Apakah lebih efektif menggunakan mind mapping digital atau tetap dengan cara manual? Artikel ini membahas keduanya mulai dari definisi fungsi, keunggulan masing­‑masing, hingga kapan tepat memilih digital […]

expand_less