Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Ribuan Warga Padati Alun-alun Pelabuhanratu Demi Beras Murah

Ribuan Warga Padati Alun-alun Pelabuhanratu Demi Beras Murah

  • account_circle Dilan
  • calendar_month Selasa, 20 Feb 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Alun – alun Pelabuhanratu Kabupaten Sukabumi, dipadati ribuan warga yang sebagian besar yaitu ibu ibu untuk mendapatkan beras murah dalam operasi pasar murah yang digelar oleh pemerintah daerah, pada Senin (18/2).

Ribuan warga rela berdesak desakan untuk mendapatkan beras dengan harga murah dari bulog bekerjasama dengan pemerintah daerah. Ribuan warga tersebut sudah antre sejak pagi.

Mengutip dari radarsukabumi.com, Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengatakan antusias warga untuk membeli beras murah merupakan hal yang wajar. Mengingat bahwa harga beras dalam acara tersebut cukup terjangkau, perbedaan sekitar Rp 5-6 ribu per kg dari harga pasar.

“Saya yakin dengan selisih harga 5 ribu ini akan berpengaruh, 5kg kali 10 ribu itu kan 50 ribu. Satu hal bagi mereka bisa membantu, karena harga beras premium saja sudah hampir mendekati 16-17 ribu,” ujar Marwan.

antrian berebut beras murah

Antrian warga pelabuhanratu demi mendapatkan beras murah | Doc: radarsukabumi.com

Marwan berharap bahwa penyelenggaraan pasar murah dapat mengurangi kekhawatiran masyarakat, karena saat ini harga beras tinggi dan beredar informasi stoknya telah habis.

Mendekati bulan Ramadan 1445 H, Marwan menyatakan lagi bahwa ia telah memerintahkan agar permintaan penyelenggaraan pasar murah kembali, tetapi dengan lokasi yang berbeda.

“Nanti akan digelar Cibadak, surade, pokoknya nanti hasil penelaahan OPD atau dari bulog itu sendiri. Nanti kita bersama-sama, lihat situasi, kemungkinan kita laksanakan 4 kali, tapi kalau harus melaksanakan lagi kita dorong lagi permohonannnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Renato Horizon kepala cabang Bulog Cianjur mengungkapkan bahwa dalam rangka operasi pasar murah di alun-alun Palabuhanratu, Bulog telah menyiapkan sekitar 10 ribu kg beras dengan harga Rp10.600 per kg.

“Jadi kami hasil kesepakatan dengan TPID di kabupaten Sukabumi rencana kita akan melakukan operasi pasar baik di utara, maupun selatan. Rencananya minggu depan daerah Cibadak, minggu depan lagi di daerah Jampang kulon, jadi semua utara dan selatan imbang,” ujar Renato.

Baca juga : Penjabat Wali Kota Sukabumi Tinjau Langsung Penyaluran Beras Program Cadangan Pangan Pemerintah ke Tiga Kelurahan

  • Penulis: Dilan

Rekomendasi Untuk Anda

  • tennis

    Debut Sensasional, Janice Tjen Tembus Final WTA Sao Paolo 2025

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Neng Merly
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Petenis muda Indonesia, Janice Tjen, mencatat sejarah dengan menembus babak final WTA Sao Paolo 2025. Ia meraih capaian ini pada debut perdananya di turnamen bergengsi internasional tersebut. Janice Hadapi Jalan Berat Menuju Final Sejak putaran awal, Janice bermain penuh percaya diri. Ia tampil agresif dan konsisten hingga berhasil menyingkirkan lawan-lawan berperingkat lebih tinggi. […]

  • Stik playstation

    Rencana Rilis PlayStation 6 Berpotensi Terungkap, Berkat Microsoft

    • calendar_month Jumat, 17 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Meskipun sepertinya PlayStation 5 baru saja diluncurkan, Sony sudah memiliki rencana untuk merilis konsol generasi berikutnya, memang tidak disebutkan namanya, anggap saja sebagai PlayStation 6. Dokumen yang diajukan Sony ke Otoritas Persaingan dan Pasar Inggris( CMA) yang bertentangan dengan kesepakatan Microsoft Activision yang tertunda merujuk pada sistem Sony berikutnya. Tanggal yang diantisipasi telah dihapus di […]

  • Toxic Productivity

    Kerja Keras Kok Malah Nggak Bahagia? Ini Tanda Kamu Terjebak Toxic Productivity

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle LIL
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Di zaman sekarang, kita sering sekali mendengar orang membanggakan diri karena sibuk bekerja tanpa henti. Budaya ini memang menjunjung tinggi kerja keras. Sayangnya, ini bisa membuat kita sulit membedakan mana kerja keras yang sehat dan mana produktivitas yang sudah melewati batas. Tanpa sadar, kita malah mengorbankan kesehatan mental dan keseimbangan hidup demi pencapaian […]

  • Berprestasi di Kancah Nasional, Mahasiswi UBSI Raih Empat Medali Olimpiade Tingkat Nasional

    Berprestasi di Kancah Nasional, Mahasiswi UBSI Raih Empat Medali Olimpiade Tingkat Nasional

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Rizky Akbar
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Dunia akademik UBSI Sukabumi kembali mendapatkan kabar membanggakan. Gracia Vanesa Gamma Putri Wardhana, mahasiswi Program Studi Sistem Informasi Akuntansi, berhasil meraih empat medali sekaligus pada ajang Kesaktian Pancasila Academic Competition (KPAC) 2025 tingkat nasional. Prestasi ini menunjukkan konsistensinya dalam kompetisi akademik, terutama di tengah persaingan ketat peserta dari berbagai perguruan tinggi. Ajang yang […]

  • Dosen Mengabdi: Ajarkan Anak-Anak Panti Asuhan Design Website

    Dosen Mengabdi: Ajarkan Anak-Anak Panti Asuhan Design Website

    • calendar_month Senin, 6 Nov 2023
    • account_circle Miya
    • 0Komentar

    Sukabumihitz– Sabtu, 4 November 2023 anak-anak Panti Asuhan Alqi Ceria Bogor mengikuti pelatihan design website profile. Acara ini merupakan inti dari pengabdian masyarakat. Pengabdian ini diadakan oleh dosen dan mahasiswa Universitas Nusa Mandiri Jakarta. Sebagai bentuk mengabdikan diri sebagai dosen dan mahasiswa kepada masyakat dalam mencerdaskan anak bangsa. Mengenalkan anak-anak panti asuhan terhadap tekhnologi saat […]

  • Relevansi Pemikiran Raden Ajeng Kartini dalam Konteks Transformasi Digital | Sumber: Gemini

    Kartini Masa Kini: Bukan Lagi Soal Gender, Tapi Literasi dan Aksi

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Setiap tanggal 21 April, ingatan kolektif bangsa Indonesia selalu tertuju pada sosok Raden Ajeng Kartini. Namun, memaknai Kartini di era modern bukan sekadar seremoni mengenakan pakaian adat atau perlombaan semata. Di balik lembaran surat-suratnya yang terkumpul dalam Habis Gelap Terbitlah Terang, tersimpan narasi besar mengenai emansipasi, pendidikan, dan kemanusiaan yang visinya melampaui zaman. […]

expand_less