Breaking News
light_mode
Beranda » Olahraga » Tips Olahraga Aman, Jangan Abaikan Pemanasan dan Batas Tubuh

Tips Olahraga Aman, Jangan Abaikan Pemanasan dan Batas Tubuh

  • account_circle Salsabila
  • calendar_month 33 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz.com – Tips olahraga aman menjadi hal penting bagi masyarakat yang ingin mulai rutin berolahraga, terutama para pemula. Tanpa persiapan yang tepat, latihan justru bisa membuat tubuh cepat lelah atau mengalami nyeri berlebihan. Karena itu, pemanasan, pengaturan intensitas, dan pemulihan setelah latihan perlu mendapat perhatian agar olahraga memberikan manfaat bagi tubuh.

Fahreza, mahasiswa Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), menjelaskan bahwa setiap sesi olahraga perlu mengikuti tahapan yang terstruktur. Seseorang harus memulai dengan pemanasan, melanjutkan latihan inti, lalu mengakhiri kegiatan dengan pendinginan.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap orang memiliki kemampuan fisik yang berbeda. Karena itu, pemula sebaiknya tidak terburu-buru mengejar target latihan yang belum sesuai dengan kondisi tubuhnya.

Tips Olahraga Aman Dimulai dari Pemanasan

Sebelum memasuki latihan inti, seseorang perlu melakukan pemanasan atau warming up. Tahap ini membantu meningkatkan denyut jantung secara bertahap sekaligus mempersiapkan otot, sendi, ligamen, dan tendon untuk bergerak.

Fahreza mengingatkan agar seseorang tidak langsung berlari tanpa melakukan persiapan. Ia menjelaskan bahwa tubuh membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan gerakan dan intensitas latihan.

“Jadi, yang perlu diperhatikan itu selain peningkatan yang bertahap, tetapi juga proses dalam olahraganya tersebut harus terstrukturisasi, dari mulai warming-up yang benar, intinya yang benar, dan juga cooling-down-nya yang benar,” jelas Fahreza.

Setelah latihan selesai, seseorang juga perlu memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Fahreza menyarankan hidrasi terlebih dahulu, kemudian melanjutkan dengan cooling down atau peregangan ringan. Tahap ini membantu mengurangi kekakuan otot setelah tubuh bekerja selama latihan.

Sesuaikan Intensitas Olahraga dengan Kemampuan Tubuh

Selain memperhatikan tahapan latihan, seseorang perlu mengenali kemampuan fisiknya sendiri. Fahreza menyebut prinsip ini sebagai individualisasi, yaitu menyesuaikan intensitas dan volume latihan dengan kapasitas masing-masing orang.

Ia mencontohkan target lari sejauh lima kilometer. Jarak tersebut mungkin terasa ringan bagi orang yang sudah terbiasa berlari. Namun, pemula bisa kesulitan mencapainya karena tubuh belum terbiasa menempuh jarak tersebut.

“Jadi, kalau olahraga itu disesuaikan dengan kemampuan orang tersebut. Jangan sampai menyamaratakan,” ungkapnya.

Tingkatkan Latihan Secara Bertahap

Bagi pemula, Fahreza menyarankan peningkatan latihan secara perlahan atau progressive overload. Seseorang bisa memulai dengan berjalan kaki sejauh lima kilometer sebelum mencoba berlari.

Ketika tubuh mulai terbiasa, latihan dapat berkembang menjadi kombinasi jalan kaki dan lari. Misalnya, berjalan sejauh 100 meter, kemudian berlari 100 meter secara bergantian. Pola tersebut bisa disesuaikan seiring meningkatnya kemampuan tubuh.

Fahreza juga mengingatkan bahwa rasa lelah setelah berolahraga merupakan hal yang wajar. Namun, seseorang tidak boleh mengabaikan nyeri berlebihan saat latihan karena kondisi tersebut bisa menandakan tubuh menerima beban yang terlalu berat.

Dengan menerapkan tips olahraga aman, pemula dapat membangun kebiasaan berolahraga tanpa harus memaksakan kemampuan tubuh. Persiapan yang tepat, latihan bertahap, dan pemulihan yang cukup menjadi kunci untuk menjaga kebugaran dalam jangka panjang.

  • Penulis: Salsabila
  • Editor: Salsabila

Rekomendasi Untuk Anda

  • Strategi FOMO dalam Bisnis, Untung atau Merugikan?

    Strategi FOMO dalam Bisnis, Untung atau Merugikan?

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Vina Agustina
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Strategi FOMO bisnis semakin populer sebagai cara menarik perhatian konsumen dan mendorong keputusan pembelian. Pelaku usaha memanfaatkan promo berbatas waktu, stok terbatas, hingga produk edisi khusus agar calon pembeli segera melakukan transaksi. Cara tersebut terbukti mampu meningkatkan penjualan dalam waktu singkat. Namun, banyak pelaku usaha mulai mempertanyakan apakah strategi ini benar-benar efektif untuk […]

  • Optimalisasi Pengolahan Sampah: Tim Hibah Serahkan Mesin Produksi ke Bank Sampah IPPEC | Doc: Istimewa

    Optimalisasi Pengolahan Sampah: Tim Hibah Serahkan Mesin Produksi ke Bank Sampah IPPEC

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Rifa Fitriyani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Tim hibah Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dari Prodi Sistem Informasi Akuntansi Universitas BSI Sukabumi kembali melaksanakan rangkaian kegiatan bersama mitra Bank Sampah IPPEC Sukabumi. Kegiatan kali ini berfokus pada pelatihan penggunaan mesin produksi, seperti Mesin Pencacah Sampah Organik, Mesin Pur, Artco, dan Mesin Sangrai. Acara berlangsung di Sekretariat Bank Sampah IPPEC Sukabumi pada […]

  • DBD

    Pasien DBD di RSUD Palabuhanratu Sukabumi Meningkat Sejak Awal Tahun 2024

    • calendar_month Senin, 25 Mar 2024
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di RSUD Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, mengalami peningkatan yang signifikan sejak awal tahun 2024 hingga Maret. Saepul Ramdani selaku Humas RSUD Palabuhanratu mengatakan bahwa terjadi peningkatan yang signifikan sejak awal Januari hingga Maret 2024. Pada rentang waktu tersebut, jumlah pasien yang dirawat meningkat dari 12 orang pada awal Januari hingga […]

  • Belajar coding

    Lebih dari Sekadar Coding! Perjalanan Mahasiswa Menyongsong Dunia Digital

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Shinta Septi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Menjadi mahasiswa jurusan Ilmu Komputer bukan hanya soal memahami bahasa pemrograman, tetapi juga tentang membentuk pola pikir logis, kreatif, dan siap menghadapi perkembangan teknologi yang terus berubah. Dunia perkuliahan di bidang ini penuh dengan tantangan, namun juga membuka peluang besar bagi masa depan. Banyak orang mengira bahwa belajar komputer hanya sebatas menulis baris-baris kode. […]

  • UBSI Perkuat Jejaring Antinarkoba melalui Munas IV ARTIPENA 2026 | Sumber: Dok. Istimewa Perwakila

    Jejaring Antinarkoba Makin Kuat, UBSI Ikuti Munas ARTIPENA 2026

    • calendar_month Rabu, 28 Okt 2026
    • account_circle Vina Agustina
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Bukittinggi – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) memperkuat jejaring antinarkoba melalui partisipasinya dalam Musyawarah Nasional (Munas) IV ARTIPENA 2026. Kegiatan ini berlangsung pada 23–25 Oktober 2026 di Universitas Fort De Kock, Bukittinggi, Sumatera Barat. Forum bertema “Kampus Bersinar: Generasi Cerdas, Tangguh, Berintegritas Tanpa Narkoba di Era Digital” tersebut menjadi ruang kolaborasi bagi perguruan tinggi […]

  • Semester Baru, Semangat Baru Program Studi SIA Matangkan Persiapan Melalui Rapat Evaluasi | Doc: Istimewa

    Semester Baru, Semangat Baru: Program Studi SIA Matangkan Persiapan Melalui Rapat Evaluasi

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Rifa Fitriyani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi yang berkelanjutan, Program Studi Sistem Informasi Akuntansi Univesrsitas Bina Sarana Informatika sebagai Kampus Digital Kreatif menyelenggarakan Rapat Evaluasi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Semester Genap 2024/2025 sekaligus mempersiapkan strategi untuk Semester Ganjil 2025/2026. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (12/09) pukul 13.00 hingga 15.30 WIB, dengan kehadiran segenap dosen […]

expand_less