Career Shock Mengintai Mahasiswa yang Hanya Mengejar Kelulusan
- account_circle Anggita Sulistiyaningsih
- calendar_month 16 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Career Shock Mengintai Mahasiswa yang Hanya Mengejar Kelulusan | Sumber: Pinterest
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumihitz.com – Mahasiswa bisa mengalami career shock saat memasuki dunia kerja dan menemukan kenyataan yang berbeda dari bayangan mereka selama kuliah. Sebagian mahasiswa masih berfokus pada kehadiran di kelas, penyelesaian tugas, dan pencapaian nilai akademik. Padahal, mereka juga perlu mengembangkan keterampilan serta mencari pengalaman agar lebih siap menghadapi persaingan setelah lulus.
Career shock menggambarkan kondisi ketika seseorang menghadapi perubahan karier secara tiba-tiba dan kesulitan mengantisipasi dampaknya. Bagi lulusan baru, kondisi ini dapat muncul saat mereka kesulitan menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, memenuhi kualifikasi perusahaan, atau menentukan arah karier yang sesuai dengan kemampuan.
Career Shock Bisa Menghambat Langkah Awal Karier
Mahasiswa yang hanya mengandalkan ijazah berisiko menghadapi tantangan saat melamar pekerjaan. Perusahaan tidak hanya mempertimbangkan nilai akademik, tetapi juga melihat keterampilan, pengalaman, dan kemampuan kandidat dalam menyelesaikan masalah.
Selain itu, minimnya pengalaman praktis dapat membuat mahasiswa kesulitan menunjukkan kompetensi mereka. Tanpa portofolio, proyek, pengalaman organisasi, atau kegiatan magang, perekrut mungkin belum mendapatkan gambaran yang cukup tentang kemampuan calon karyawan.
Mahasiswa juga bisa merasa bingung saat menentukan pekerjaan yang sesuai dengan minat dan potensinya. Jika tidak mengenali pilihan karier sejak awal, mereka cenderung melamar berbagai posisi tanpa mempertimbangkan kecocokan keterampilan dan tujuan jangka panjang.
Bangun Keterampilan Sebelum Lulus
Mahasiswa dapat mengurangi risiko tersebut dengan memanfaatkan waktu kuliah untuk mencoba berbagai pengalaman. Mengikuti organisasi, mengerjakan proyek, menjalani magang, dan mengikuti pelatihan bisa membantu mereka mengasah kemampuan teknis maupun interpersonal.
Mereka juga perlu mulai menyusun portofolio dan mempelajari kebutuhan industri. Dengan langkah tersebut, mahasiswa memiliki bukti nyata atas kemampuan yang mereka kuasai sekaligus lebih memahami lingkungan kerja yang ingin mereka masuki.
BSI Career Center Bantu Persiapan Karier
Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) dapat mengenal layanan BSI Career Center (BCC) sebagai salah satu wadah pengembangan karier. Melalui layanan yang tersedia, mahasiswa bisa mencari informasi lowongan kerja dan magang serta mempersiapkan diri menghadapi proses rekrutmen.
Mahasiswa juga perlu aktif menambah pengalaman dan mengasah kompetensi sesuai bidang yang mereka minati. Jangan menunggu hingga wisuda untuk memikirkan masa depan. Mulailah membangun keterampilan dan mengenali potensi diri sejak kuliah agar lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja.
- Penulis: Anggita Sulistiyaningsih
- Editor: Salsabila
