BRINATHON 2026 Jadi Panggung Prestasi, Mahasiswa Sains Data UNM Raih Peringkat 5
- account_circle Hasna Wulandari
- calendar_month 6 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Mahasiswa Sains Data UNM Raih Prestasi di BRINATHON 2026 | Doc: Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumihitz.com, Jakarta – BRINATHON 2026 menjadi ajang prestasi bagi mahasiswa Program Studi (Prodi) Sains Data Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas Nusa Mandiri (UNM). Tim mahasiswa UNM yang terdiri dari Andita Alizhar dan Rafif Sudanta berhasil meraih peringkat 5 pada Klaster Ilmu Teknologi dan Rekayasa.
Dalam ajang BRINATHON IRIFAIR 2026, tim tersebut membawa karya yang menggabungkan pemodelan komputasi dan analisis data. Karya mereka berjudul “Rekonstruksi Digital 51 Tahun Riwayat Operasi Reaktor TRIGA 2000 Bandung: Otomatisasi Pipeline Monte Carlo untuk Karakterisasi Nickel-63 sebagai Nuklida Pembatas Klirens Dekomisioning”.
Sementara itu, pengumuman pemenang berlangsung di Auditorium BRIN Thamrin, Jakarta, pada Kamis (24/9). Selain meraih peringkat 5, tim UNM juga mengangkat permasalahan yang berkaitan dengan teknologi dan rekayasa melalui karya tersebut.
Karya Sains Data UNM di BRINATHON 2026
Melalui karya tersebut, tim UNM memanfaatkan pemodelan komputasi dan analisis data untuk mendukung proses dekomisioning reaktor nuklir. Pendekatan itu menunjukkan penerapan kompetensi Sains Data dalam mengembangkan gagasan pada permasalahan yang kompleks.
Selain itu, karya tersebut memadukan kemampuan analisis data, komputasi, dan pemodelan dalam satu penelitian. Hal ini menjadi bagian penting dari capaian tim dalam mengikuti BRINATHON IRIFAIR 2026.
Atas capaian tersebut, Ketua Prodi Sains Data Universitas Nusa Mandiri, Tati Mardiana, memberikan apresiasi kepada Andita Alizhar dan Rafif Sudanta.
“Pencapaian ini menunjukkan bahwa mahasiswa Sains Data mampu menerapkan kompetensi analisis data, komputasi, dan pemodelan untuk mengembangkan gagasan inovatif pada permasalahan yang kompleks dan lintas bidang,” katanya dalam rilis yang diterima, pada Jumat (25/9).
Menurut Tati, capaian tersebut juga menunjukkan kualitas riset mahasiswa UNM yang relevan dengan kebutuhan teknologi masa depan. Dengan demikian, prestasi di BRINATHON 2026 turut memperlihatkan kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan karya berbasis data dan komputasi.
Prodi Sains Data UNM Dorong Inovasi Berbasis Data
Tati menegaskan komitmen Prodi Sains Data UNM untuk terus mendampingi mahasiswa dalam mengembangkan inovasi. Melalui pendampingan tersebut, mahasiswa mendapat ruang untuk mengembangkan gagasan berbasis data yang dapat memberikan kontribusi bagi bidang sains dan masyarakat.
Di sisi lain, capaian ini menunjukkan penerapan ilmu Sains Data pada persoalan lintas bidang. Tim Andita Alizhar dan Rafif Sudanta menggabungkan analisis data, komputasi, dan pemodelan untuk menghasilkan karya yang berkaitan dengan teknologi serta rekayasa.
“Prodi Sains Data UNM berkomitmen terus mendampingi mahasiswa dalam melahirkan inovasi berbasis data yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi dunia sains dan masyarakat,” tutupnya.
Pada akhirnya, prestasi Andita Alizhar dan Rafif Sudanta di BRINATHON IRIFAIR 2026 menjadi capaian mahasiswa Sains Data UNM dalam ajang tingkat nasional. Selain itu, tim UNM menunjukkan pemanfaatan analisis data dan komputasi untuk mengangkat persoalan kompleks lintas bidang melalui karya tersebut.
- Penulis: Hasna Wulandari
- Editor: Siti Hasna Wulandari
