Edukasi Sadar Lingkungan di SDN Cikangkung, BSI Explore Ajak Siswa Peduli Sesama
- account_circle Hasna Wulandari
- calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Tim BSI Explore 2026 Desa Cikangkung bersama siswa SDN Cikangkung dalam kegiatan edukasi sadar lingkungan | Doc: Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumihitz.com, Cikangkung – Tim BSI Explore Desa Cikangkung menggelar edukasi sadar lingkungan bertema “Generasi Peduli: Satu Bumi, Satu Rasa” di SDN Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Kamis (20/8). Kegiatan berlangsung pukul 08.3010.00 WIB dan melibatkan siswa-siswi kelas 4 dan 5.
Dalam kegiatan tersebut, Rahma Sri Melati Putri hadir sebagai narasumber. Ia mengajak para siswa memahami pentingnya menjaga lingkungan sekaligus membangun kepedulian terhadap orang-orang di sekitar. Materi tidak hanya membahas kebersihan, tetapi juga mengangkat empati dan sikap anti-bullying.
Edukasi Lingkungan Tidak Hanya tentang Kebersihan
Rahma menjelaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan memiliki makna yang lebih luas. Menurutnya, menjaga kebersihan memang penting karena lingkungan yang bersih mendukung kehidupan yang sehat. Namun, anak-anak juga perlu memahami lingkungan sosial di sekitar mereka.

Rahma Sri Melati Putri menyampaikan materi tentang kepedulian lingkungan dan empati kepada siswa | Doc: Istimewa
Karena itu, Rahma mengajak siswa untuk membangun rasa empati dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mendorong mereka untuk saling menghargai dan menghormati tanpa membeda-bedakan satu sama lain.
“Sadar lingkungan bukan hanya tentang menjaga kebersihan. Kita juga harus peduli dengan orang-orang di sekitar kita, belajar berempati, saling menghargai, dan tidak membeda-bedakan atau melakukan bullying,” ujar Rahma Sri Melati Putri.
Menurut Rahma, kebiasaan tersebut perlu dikenalkan sejak usia sekolah. Dengan memahami pentingnya empati dan sikap saling menghargai, siswa dapat membangun hubungan yang lebih positif dengan teman maupun lingkungan di sekitarnya.
Siswa Aktif Berdiskusi dan Ikuti Fun Game
Selama kegiatan berlangsung, siswa kelas 4 dan 5 SDN Cikangkung menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka aktif mengikuti diskusi dan memberikan tanggapan ketika narasumber mengajak mereka membahas berbagai contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Selain penyampaian materi, Tim BSI Explore juga menghadirkan fun game untuk membuat kegiatan lebih interaktif. Dalam permainan tersebut, siswa diajak mereview sebuah film pendek yang berkaitan dengan nilai kepedulian dan hubungan antarsesama.
Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya mendengarkan materi. Mereka juga belajar menyampaikan pendapat dan memahami pesan yang terdapat dalam film melalui diskusi bersama.
Membangun Generasi Peduli dari Lingkungan Sekolah
Kegiatan edukasi sadar lingkungan menjadi salah satu upaya Tim BSI Explore Desa Cikangkung untuk mengenalkan nilai kepedulian kepada anak-anak. Lingkungan sekolah menjadi ruang yang tepat untuk membangun kebiasaan menjaga kebersihan sekaligus menumbuhkan sikap saling menghargai.
Selain itu, pendekatan melalui diskusi dan permainan membuat siswa lebih mudah terlibat dalam kegiatan. Mereka dapat belajar bahwa kepedulian tidak hanya berkaitan dengan kondisi lingkungan fisik, tetapi juga dengan cara memperlakukan orang lain.

Siswa SDN Cikangkung antusias mengikuti edukasi dan berdiskusi bersama Tim BSI Explore | Doc: Istimewa
Salah satu peserta, Nazwa, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Ia mendapatkan pemahaman bahwa menjaga lingkungan juga berkaitan dengan kepedulian terhadap orang-orang di sekitarnya.
“Aku jadi tahu kalau peduli lingkungan itu bukan cuma soal kebersihan, tapi juga harus peduli sama orang di sekitar dan saling menghargai,” ujar Nazwa, salah satu peserta.
Melalui edukasi “Generasi Peduli: Satu Bumi, Satu Rasa”, Tim BSI Explore berharap siswa SDN Cikangkung dapat menerapkan nilai kepedulian dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan sederhana seperti menjaga kebersihan, menghargai teman, berempati, dan menghindari bullying dapat menjadi langkah awal untuk menciptakan lingkungan yang lebih positif.
Dengan demikian, edukasi sadar lingkungan tidak berhenti pada pemahaman tentang kebersihan. Kegiatan ini juga mendorong siswa untuk membangun kepedulian terhadap sesama dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, serta penuh rasa saling menghargai.
- Penulis: Hasna Wulandari
