Tim Hibah PKM UBSI Latih Pokdakan See Kasep Kelola Keuangan Digital
- account_circle Rahma Putri
- calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Tim Hibah PKM UBSI Latih Pokdakan See Kasep Kelola Keuangan Digital | Doc: Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumihitz.com, Sukabumi — Transformasi digital kini tidak hanya menyentuh sektor pendidikan dan industri, tetapi juga mulai memperkuat pengelolaan usaha masyarakat. Sebagai wujud komitmen tersebut, Tim Hibah Program Kemitraan Masyarakat (PKM) UBSI Sukabumi menggelar Pelatihan Pengelolaan Keuangan Digital Menggunakan Aplikasi SIPAKAN. Kegiatan ini diikuti oleh pengelola Pokdakan See Kasep pada Minggu (14/06) di lokasi Pokdakan See Kasep, Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Hibah Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Pendanaan 2026 yang memperoleh dukungan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Melalui program tersebut, tim berupaya mendorong digitalisasi tata kelola usaha kelompok perikanan agar semakin efektif, transparan, dan berkelanjutan.
Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa Dampingi Mitra
Tim pelaksana yaitu Eva Marsusanti sebagai ketua, dengan anggota Rizal Amegia Saputra dan Lis Saumi Ramdhani. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa aktif Sela Maharani dan Restu Dwi Agustiani. Kolaborasi dosen dan mahasiswa ini menjadi wujud sinergi perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Pada sesi pelatihan, Rizal Amegia Saputra memperkenalkan aplikasi SIPAKAN sebagai media pencatatan keuangan digital. Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah pengelolaan transaksi usaha. Peserta mempelajari cara mencatat pemasukan dan pengeluaran, menyusun laporan keuangan, serta memanfaatkan data keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan.
Menurut Rizal, pencatatan keuangan yang rapi menjadi fondasi penting bagi perkembangan usaha.
“Digitalisasi pengelolaan keuangan bukan sekadar mengubah pencatatan dari buku ke aplikasi. Yang lebih penting, pelaku usaha dapat memperoleh data yang akurat sehingga mampu mengambil keputusan bisnis dengan lebih cepat dan tepat,” jelasnya.

Pelatihan Aplikasi SIPAKAN Bantu Pokdakan See Kasep Kelola Keuangan | Doc: Istimewa
Pelatihan berlangsung secara interaktif. Para pengelola Pokdakan See Kasep tidak hanya mengikuti pemaparan materi, tetapi juga langsung mempraktikkan penggunaan aplikasi SIPAKAN dengan pendampingan dari tim. Pendekatan tersebut membantu peserta memahami setiap fitur aplikasi sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dalam menerapkan sistem pencatatan digital pada aktivitas usaha sehari-hari.
Ketua pelaksana, Eva Marsusanti, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kapasitas mitra agar mampu mengelola usaha secara lebih profesional.
“Kami berharap aplikasi SIPAKAN dapat menjadi solusi praktis bagi Pokdakan See Kasep dalam mengelola keuangan. Melalui pencatatan yang lebih sistematis, mitra dapat memantau perkembangan usaha, menyusun laporan dengan lebih mudah, dan merencanakan pengembangan bisnis secara lebih terarah,” ujarnya.
Komitmen UBSI Hadirkan Solusi untuk Masyarakat
Selain memperkenalkan teknologi, tim juga mengajak peserta memahami pentingnya disiplin dalam mencatat setiap transaksi. Dengan mencatat setiap transaksi secara disiplin, pengelola usaha mampu menyusun tata kelola yang lebih transparan dan memperkuat daya saing bisnis di era digital.
Melalui kegiatan ini, Tim Hibah PKM UBSI berharap pengelola Pokdakan See Kasep semakin siap memanfaatkan teknologi dalam menjalankan usaha. Program ini sekaligus menunjukkan komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif. UBSI terus menghadirkan inovasi dan pendampingan berbasis ilmu pengetahuan untuk mendukung pemberdayaan masyarakat serta meningkatkan kualitas UMKM di berbagai sektor.
- Penulis: Rahma Putri
