Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » FGD PKM UBSI Perkuat Budidaya Ikan Nila Lewat Teknologi

FGD PKM UBSI Perkuat Budidaya Ikan Nila Lewat Teknologi

  • account_circle Rifa Fitriyani
  • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz.com, Sukabumi – Tim Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) See Kasep pada 2 Mei 2026. Kegiatan berlangsung di Kampung Ciseupan, Desa Bojongsawah, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi. Program ini menjadi bagian dari hibah Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Melalui FGD, tim memetakan kebutuhan mitra sekaligus menyusun solusi untuk meningkatkan produktivitas budidaya ikan nila.

Tim PKM UBSI dengan Eva Marsusanti sebagai ketua pengusul melibatkan Rizal Amegia Saputra, Lis Saumi Ramdhani, serta dua mahasiswa, Restu Dwi Agustiani dan Sela Maharani. Bersama anggota Pokdakan See Kasep, mereka membahas kondisi usaha, berbagai hambatan, serta langkah pemberdayaan yang sesuai dengan kebutuhan kelompok.

FGD Petakan Kondisi Riil Budidaya Ikan Nila

FGD Jadi Langkah Pengembangan Budidaya Ikan Nila | Sumber: Dok. Istimewa

Pada tahap awal, tim PKM melakukan analisis situasi melalui observasi lapangan, wawancara, dan diskusi kelompok. Kegiatan tersebut bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi budidaya ikan nila yang Pokdakan See Kasep kelola.

Selain mengidentifikasi potensi usaha, tim juga mengumpulkan data dasar (baseline). Data tersebut meliputi kapasitas produksi setiap siklus, kualitas air kolam, tingkat kelangsungan hidup ikan, biaya operasional, serta sistem pencatatan keuangan kelompok. Selanjutnya, tim memanfaatkan data tersebut sebagai dasar untuk menyusun program yang sesuai dengan kebutuhan mitra.

Dua Permasalahan Utama Jadi Fokus Program

Hasil diskusi menunjukkan bahwa Pokdakan See Kasep menghadapi tantangan pada dua aspek utama, yaitu produksi dan manajemen usaha.

Pada aspek produksi, kelompok masih mengalami keterbatasan sarana budidaya. Sistem aerasi belum mampu menjaga kadar oksigen terlarut secara optimal, terutama saat kepadatan ikan meningkat atau cuaca berubah. Selain itu, kelompok belum memasang jaring pengaman pada kolam. Akibatnya, ikan lebih rentan terhadap serangan predator. Tim juga menemukan bahwa sistem penyaluran air belum bekerja secara maksimal. Karena itu, sirkulasi air kolam menjadi kurang efisien.

Sementara itu, pada aspek manajemen usaha, anggota kelompok masih mencatat keuangan secara manual. Kondisi tersebut menyulitkan mereka saat memisahkan modal usaha, biaya operasional, dan hasil penjualan. Akibatnya, kelompok kesulitan menghitung biaya produksi, mengetahui keuntungan usaha, serta melakukan evaluasi pada setiap periode budidaya.

Teknologi Tepat Guna dan Digitalisasi Jadi Solusi

Melalui FGD, tim PKM UBSI bersama mitra menyepakati sejumlah solusi. Selanjutnya, tim akan menerapkan berbagai solusi tersebut selama program berlangsung.

Pada bidang produksi, tim akan memasang kincir tambak untuk meningkatkan kadar oksigen. Peralatan tersebut juga membantu memperbaiki sirkulasi air kolam. Selain itu, tim akan memasang jaring pengaman agar ikan terhindar dari serangan predator. Tim kemudian mengoptimalkan instalasi saluran air sehingga proses pergantian air berlangsung lebih efektif.

Pada bidang manajemen usaha, tim mengembangkan SIPAKAN (Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Perikanan). Aplikasi berbasis web ini membantu anggota kelompok mencatat modal usaha, biaya operasional, transaksi penjualan, serta laporan keuangan secara lebih terstruktur. Selain itu, tim akan memberikan pelatihan dan pendampingan. Dengan begitu, seluruh anggota mampu mengoperasikan aplikasi tersebut secara mandiri.

Dorong Ketahanan Pangan dan Kemandirian Ekonomi

Tim PKM berharap penerapan teknologi budidaya dan digitalisasi pengelolaan usaha mampu meningkatkan efisiensi produksi. Selain itu, langkah tersebut juga memperkuat tata kelola keuangan Pokdakan See Kasep.

Program ini bertujuan meningkatkan produktivitas budidaya ikan nila. Dengan begitu, kelompok dapat menambah pendapatan sekaligus mendukung ketersediaan sumber protein hewani bagi masyarakat. Pengelolaan usaha yang lebih baik juga membantu Pokdakan See Kasep berkembang menjadi kelompok pembudidaya yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.

Melalui Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat, LPPM Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) terus mendorong kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat. Kolaborasi tersebut menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi pembangunan ekonomi lokal. Selain itu, program ini juga mendukung keberlanjutan sektor perikanan budidaya di Kabupaten Sukabumi.

  • Penulis: Rifa Fitriyani
  • Editor: Ardila Khaylila

Rekomendasi Untuk Anda

  • Makna Nomor Napi Ghost in the Cell dan Simbol Tersembunyinya

    Makna Nomor Napi Ghost in the Cell dan Simbol Tersembunyinya

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Vina Agustina
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Film Ghost in the Cell menghadirkan lebih dari sekadar teror. Joko Anwar menyusun cerita dengan lapisan makna yang kuat. Selain itu, detail kecil seperti nomor baju napi menyimpan pesan tersembunyi yang memperkaya alur cerita. Karena itu, banyak penonton mulai mencari tahu ini makna sebenarnya dari angka-angka tersebut. Cerita berlangsung dalam Lapas Labuhan Angsana […]

  • Penyuluhan Toleransi Beragama

    Penyuluhan Toleransi Beragama di MTs Al-Hidayah

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle DDAMDOMM
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Pada hari Selasa, 26 November 2024, MTs Al-Hidayah yang terletak di Desa Gede Pangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, mengadakan acara penyuluhan dengan tema Toleransi Beragama. Kegiatan ini diadakan mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB oleh mahasiswa UBSI Sukabumi semester 7 program studi sistem informasi. Mereka bertujuan untuk memberi pemahaman kepada para siswa tentang […]

  • Lawan Obesitas dengan Tepat, Kenali Penyebab, Penanganan, dan Strategi Pencegahan

    Lawan Obesitas dengan Tepat, Kenali Penyebab, Penanganan, dan Strategi Pencegahan

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Obesitas merupakan kondisi medis serius dengan penumpukan lemak tubuh berlebihan yang dapat berdampak negatif pada kesehatan. Umumnya, obesitas diukur menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT) atau Body Mass Index (BMI). Seseorang dikategorikan obesitas jika angka BMI-nya melebihi 30. Lalu, apa saja penyebab, penanganan, dan cara mencegah kondisi tersebut? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini. Penyebab Obesitas […]

  • Minggu Ceria Anak-anak: Belajar, Membaca, dan Menggambar Bareng di Lapak Literasi | Doc: Istimewa

    Minggu Ceria Anak-anak: Belajar, Membaca, dan Menggambar Bareng di Lapak Literasi

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Rifa Fitriyani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Komitmen terhadap peningkatan minat baca dan literasi terus digelorakan oleh Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi Akuntansi (HIMASA) UBSI Sukabumi. Melalui program bulanan andalan mereka, Lapak Literasi, HIMASA kembali menggelar kegiatan ini pada hari Minggu (29/06) bertempat di Alun-Alun Cisaat, mulai pukul 10.00 hingga 12.00 WIB. Kali ini, Lapak Literasi tampil lebih menarik dengan menambahkan […]

  • Kebakaran Hebat Hantam Tempat Penggergajian Kayu di Sukabumi

    Kebakaran Hebat Hantam Tempat Penggergajian Kayu di Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 13 Sep 2023
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Telah terjadi kebakaran di tempat penggergajian kayu yang berlokasi di Kampung Segog, Desa Batununggal, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (12/9). Peristiwa ini tidak mengakibatkan korban jiwa, tetapi penyebab kebakaran dan total kerugian masih belum pasti. Lahan yang terbakar adalah milik Pak Haji Dodo, dan tempat tersebut dikontrak oleh Pak Deden, pemilik tempat […]

  • Kebiasaan Wellness 2025 – Refleksi Perjalanan Sehat dan Tren yang Akan Membentuk Gaya Hidup Lebih Seimbang!

    Kebiasaan Wellness 2025 – Refleksi Perjalanan Sehat dan Tren yang Akan Membentuk Gaya Hidup Lebih Seimbang!

    • calendar_month Minggu, 2 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Memasuki tahun 2025, kebiasaan wellness berkembang pesat dengan mengadaptasi kebutuhan masa lalu sekaligus menjawab tantangan masa depan. Fokus utama tidak lagi terbatas pada kesehatan fisik, tetapi juga meluas ke aspek mental dan emosional. Kesadaran masyarakat akan pentingnya kesejahteraan holistik terus meningkat, mendorong inovasi di berbagai bidang. 1. Longevity dan Anti-Penuaan Perpanjangan usia sehat […]

expand_less