Delegasi UBSI Menuju Bangkok untuk Global Youth Congress
- account_circle Ardila Khaylila
- calendar_month 59 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

UBSI Kirim Delegasi ke Global Youth Congress 2026 | Sumber: Dok. Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumihitz.com, Jakarta – Empat delegasi Universitas Bina Sarana Informatika berangkat ke Bangkok, Thailand, pada Kamis (2/7) untuk mengikuti Global Youth Congress (GYC) 2026 yang berlangsung pada 2–4 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Global Youth Conference on Sustainable Development Goals (SDGs) yang mempertemukan generasi muda dari berbagai negara.
Bangkok kembali menjadi tempat berkumpulnya pemuda dari berbagai negara untuk membahas isu pembangunan berkelanjutan. Dalam forum internasional tersebut, UBSI mengirimkan empat delegasi untuk mewakili Indonesia.
Forum ini menjadi ruang bagi peserta untuk berdiskusi, berkolaborasi, sekaligus memperkuat kontribusi generasi muda dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Selain itu, peserta akan mengikuti berbagai agenda, seperti Youth Conference, Project Collaboration, SDGs Training, Innovation Speech, hingga Volunteering Exchange.
Empat Delegasi Wakili UBSI di Forum Internasional
Delegasi UBSI terdiri atas tiga mahasiswa dan satu dosen. Mereka ialah Mahna Zakiah Nadhif dari Program Studi Sistem Informasi UBSI Kampus Kaliabang, Bella Amelia dari Program Studi Sistem Informasi UBSI Kampus Bogor, Kayla Shabirah Putri dari Program Studi Ilmu Komunikasi UBSI Kampus Pemuda, serta Cicih Nuraeni, dosen Program Studi Sastra Inggris UBSI.
Cicih mengatakan keikutsertaan UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam forum internasional tersebut merupakan hasil persiapan yang matang. Menurutnya, kesempatan ini memberi ruang bagi delegasi untuk membawa perspektif akademik sekaligus pengalaman nyata generasi muda Indonesia.
“Keikutsertaan kami dalam ajang bergengsi ini merupakan hasil dari persiapan matang dan dedikasi penuh. Kami ingin membawa perspektif akademis sekaligus aksi nyata dari pemuda Indonesia ke panggung internasional,” kata Cicih saat ditemui di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang Selatan, Kamis (2/7).
Fokus pada Pendidikan Berkualitas dan Kesetaraan Gender
Selama berada di Bangkok, delegasi UBSI akan membahas berbagai isu keberlanjutan. Secara khusus, mereka akan menyoroti akses pendidikan berkualitas dan kesetaraan gender. Kedua isu tersebut masih menjadi tantangan di berbagai negara.
“Fokus utama kami di sana adalah menyuarakan isu-isu keberlanjutan, khususnya yang berkaitan dengan akses pendidikan berkualitas dan kesetaraan gender. Ini adalah kesempatan luar biasa bagi kami untuk belajar, berbagi praktik baik, dan berkolaborasi langsung dengan delegasi dari berbagai negara di Asia Pasifik dan dunia,” jelas Cicih.
Perluas Wawasan dan Kolaborasi Global
Melalui partisipasi dalam Global Youth Congress 2026, delegasi UBSI berpeluang memperluas wawasan internasional. Selain itu, mereka juga dapat membangun jejaring dan membuka peluang kerja sama dengan peserta dari berbagai negara.
Ke depannya, pengalaman tersebut dapat mendorong kontribusi yang lebih nyata terhadap pembangunan berkelanjutan. Dengan demikian, para delegasi dapat membawa berbagai pengalaman dan praktik baik untuk diterapkan di lingkungan kampus maupun masyarakat.
- Penulis: Ardila Khaylila
- Editor: Ardila Khaylila
