Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Harga Pertamax Naik, Warga Sukabumi Khawatir Pertalite Langka

Harga Pertamax Naik, Warga Sukabumi Khawatir Pertalite Langka

  • account_circle Hasna Wulandari
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Harga Pertamax naik setelah PT Pertamina (Persero) menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax mulai Rabu (10/6). Kebijakan itu memunculkan kekhawatiran di kalangan masyarakat Sukabumi. Banyak warga menilai lonjakan harga tersebut dapat memengaruhi kondisi ekonomi rumah tangga sekaligus mendorong peningkatan konsumsi BBM bersubsidi.

Dalam kebijakan terbaru, Pertamina menaikkan harga Pertamax (RON 92) sebesar Rp3.950 per liter. Untuk wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan sekitarnya, Pertamina menetapkan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Selain itu, Pertamina juga menjual Pertamax Green 95 dengan harga Rp17.000 per liter.

Di sisi lain, pemerintah mempertahankan harga BBM bersubsidi. Masyarakat masih dapat membeli Pertalite seharga Rp10.000 per liter dan Bio Solar seharga Rp6.800 per liter.

Baca Juga: Kecelakaan Maut Jalur Lingkar Selatan Tewaskan Pejalan Kaki

Harga Pertamax Naik, Warga Khawatir Beralih ke Pertalite

Selisih harga yang cukup jauh antara Pertamax dan Pertalite membuat sebagian warga memprediksi perpindahan pengguna BBM non-subsidi ke BBM bersubsidi. Karena itu, masyarakat khawatir permintaan Pertalite akan meningkat dalam waktu dekat.

M. Soleh Hudin (24), warga Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, menilai kebijakan tersebut dapat memicu lonjakan konsumsi Pertalite.

“Dampak lanjutannya adalah migrasi massal konsumen ke BBM bersubsidi. Akibatnya, Pertalite dipastikan semakin langka karena semua orang berburu bahan bakar subsidi,” ujarnya

Menurut Soleh, harga Pertamax naik berpotensi meningkatkan biaya hidup masyarakat. Selain itu, biaya transportasi dan distribusi dapat mendorong kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok di pasaran.

Harga Pertamax Naik

Kenaikan harga Pertamax memicu perhatian masyarakat | Sumber: radarsukabumi.com

Soleh juga menilai kondisi tersebut akan paling berdampak pada masyarakat yang bekerja di sektor informal apabila situasi terus berlanjut.

“Para petani, nelayan, ojek, dan angkot akan sangat terpukul. Kami berharap pemerintah segera mengambil tindakan preventif,” tegasnya.

DPRD Minta Masyarakat Tetap Tenang

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menjelaskan bahwa perkembangan pasar energi global mendorong kenaikan harga BBM non-subsidi.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah tetap mempertahankan harga BBM bersubsidi agar masyarakat tetap memperoleh akses energi dengan harga yang terjangkau.

“Alhamdulillah untuk komoditas BBM bersubsidi seperti Solar dan Pertalite harganya tidak naik. Artinya, pemerintah sudah mengusahakan kebijakan terbaik bagi rakyat,” ujarnya.

Selain itu, Budi mengimbau masyarakat agar tidak memborong BBM karena khawatir terjadi kelangkaan. Menurutnya, pemerintah daerah bersama instansi terkait terus memantau distribusi BBM di wilayah Sukabumi.

Karena itu, ia meminta masyarakat tetap tenang dan menyaring setiap informasi sebelum mempercayainya.

“Masyarakat tidak perlu cemas. Pemerintah daerah maupun pusat akan mengambil langkah taktis untuk melindungi kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

Baca Juga: DICO Sukabumi Buka Ruang Belajar Desain Grafis dan Strategi Visual untuk Promosi

  • Penulis: Hasna Wulandari

Rekomendasi Untuk Anda

  • Work Life Balance 2.0 Menjadi Kunci Sukses di Era Hybrid

    Work Life Balance 2.0 Menjadi Kunci Sukses di Era Hybrid

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Aulia Ramadhani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Work Life Balance 2.0 lahir dari kebutuhan manusia modern untuk tetap produktif tanpa mengorbankan kesehatan mental, relasi sosial, dan kebahagiaan pribadi. Fleksibilitas kerja jarak jauh (remote working) dan hybrid office menjadi faktor penting dalam perubahan ini. Banyak perusahaan kini memahami bahwa bekerja dari mana saja dan kapan saja, bukan sekadar tren, melainkan bagian […]

  • Tanamkan Kejujuran dan Disiplin, Mahasiswa Sukabumi Kenalkan Peran Al-Qur’an sebagai Pedoman Hidup

    Tanamkan Kejujuran dan Disiplin, Mahasiswa Sukabumi Kenalkan Peran Al-Qur’an sebagai Pedoman Hidup

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Mahasiswa Sistem Informasi Universitas BSI Kampus Sukabumi mengadakan penyuluhan Pendidikan Agama Islam untuk siswa kelas 6 SD Negeri Cemerlang, Selasa (26/5). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Peran Al-Qur’an sebagai Pedoman Hidup dan Sumber Ketenangan di Era Modern.” Tujuan kegiatan ini, untuk menanamkan pemahaman sejak dini bahwa Al-Qur’an bisa jadi pegangan hidup sekaligus penenang hati […]

  • Rismanya - Orang Hilang

    Keluarga Masih Menunggu, Rismanya Dilaporkan Hilang Sejak Desember 2025

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Rahma Putri
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Keluarga Rismanya (20), warga Kampung Cigoong, Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, masih menunggu kabar keberadaan putra mereka yang dilaporkan hilang sejak pertengahan Desember 2025. Hingga kini, upaya pencarian terus berlangsung dengan harapan dapat menemukan Rismanya dalam keadaan selamat. Melansir dari kalapanunggalupdate.com, Rismanya terakhir terlihat meninggalkan rumah pada Kamis (16/12/2025). Saat itu, ia […]

  • Euro 2024 Memasuki Fase Knockout: Georgia dan Tim Besar Siap Beraksi

    Euro 2024 Memasuki Fase Knockout: Georgia dan Tim Besar Siap Beraksi

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Setelah menyelesaikan fase grup dengan drama dan kejutan, Euro 2024 sekarang memasuki babak knockout dengan 16 tim yang siap bersaing untuk gelar juara Eropa. Turnamen ini telah melihat kombinasi kemenangan telak, hasil imbang dramatis, dan keberhasilan debutan yang memukau. 16 Tim di Fase Knockout Euro 2024 1. Jerman (Juara Grup A) 2. Spanyol […]

  • TSA - Akuntansi

    Mahasiswa Sistem Informasi Akuntansi Berhasil Lolos Program Talent Scouting Academy (TSA)

    • calendar_month Minggu, 25 Feb 2024
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Delapan mahasiswa Universitas BSI Kampus Sukabumi prodi Sistem Informasi Akuntansi semester 4, lolos Program Talent Scouting Academy (TSA) pelatihan Database Design & Database Programming with SQL yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerjasama dengan mitra Perguruan Tinggi, Global Technology Company, dan Education Technology Company Nasional. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa […]

  • Universitas BSI Kampus Sukabumi Gelar Monitoring dan Evaluasi Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

    Universitas BSI Kampus Sukabumi Gelar Monitoring dan Evaluasi Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    SukabumiHitz – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sukses menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) untuk hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Monitoring dan Evaluasi Hibah Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Pendanaan Yayasan Bina Sarana Informatika Tahun 2024”. Acara ini memastikan bahwa program hibah berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Para […]

expand_less