Pendidikan

Pentingnya Character Building dalam Membangun Kepemimpinan yang Efektif dan Etis

13
×

Pentingnya Character Building dalam Membangun Kepemimpinan yang Efektif dan Etis

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa UBSI Cimone bersama peserta kegiatan sosialisasi Character Building Manajer di PKBM Prestasi Gemilang, Sabtu (2/5/2026). | Sumber: Doc. Istimewa

Sukabumihitz – Karakter yang kuat menjadi fondasi penting bagi seorang pemimpin dalam menjalankan tugas secara efektif dan etis. Untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya karakter dalam kepemimpinan, mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Cimone menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertema “Character Building Manajer: Memimpin dengan Efektif dan Etis”. Kegiatan tersebut berlangsung di PKBM Prestasi Gemilang pada Sabtu, 2 Mei 2026.

Character building merupakan proses membangun nilai moral, etika, dan kebiasaan positif secara berkelanjutan. Proses ini membantu seseorang membentuk sikap dan perilaku yang baik dalam kehidupan sehari-hari maupun lingkungan kerja. Karakter yang kuat juga menjadi bekal penting bagi pemimpin dalam menghadapi berbagai tantangan.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa menjelaskan bahwa seorang manajer tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis. Seorang pemimpin juga harus mampu menjadi teladan bagi orang lain. Sikap tersebut dapat membangun kepercayaan, menciptakan lingkungan yang positif, dan memperkuat kerja sama dalam tim.

Baca juga: BSI Career Center UBSI Gelar Campus Recruitment Bersama Cimory Group di Kampus Bogor

Menanamkan Nilai-Nilai Utama dalam Kepemimpinan

Peserta mengikuti pemaparan materi dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertema Character Building Manajer: Memimpin dengan Efektif dan Etis. | Sumber: Doc. Istimewa

Mahasiswa memaparkan empat nilai utama dalam character building, yaitu integritas, tanggung jawab, empati, dan keadilan. Integritas mendorong seseorang untuk bertindak sesuai prinsip dan nilai yang diyakini. Sikap ini membantu membangun kepercayaan dari orang lain.

Tanggung jawab mengajarkan seseorang untuk berani menerima konsekuensi atas setiap tindakan dan keputusan. Empati membantu seseorang memahami perasaan dan kondisi orang lain. Kemampuan tersebut dapat mempererat hubungan dan meningkatkan kualitas komunikasi.

Selain itu, mahasiswa menjelaskan pentingnya keadilan dalam kehidupan sehari-hari. Seorang pemimpin perlu memperlakukan setiap orang secara setara tanpa membedakan latar belakang maupun kepentingan tertentu.

Mahasiswa juga menyoroti pentingnya komunikasi yang efektif dalam kepemimpinan. Pemimpin harus mampu mendengarkan dengan baik dan memberikan arahan yang jelas. Pemimpin juga perlu menyampaikan kritik dan saran secara membangun. Selain itu, mahasiswa membahas pengambilan keputusan yang etis. Setiap keputusan perlu mempertimbangkan nilai moral serta dampaknya bagi berbagai pihak.

Baca juga: Tim Pengabdian UBSI Sukabumi Gelar Pelatihan Digital Marketing untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM Cikundul

Antusiasme Peserta Warnai Jalannya Kegiatan

Selain pemaparan materi, mahasiswa mengisi kegiatan dengan diskusi interaktif dan sesi tanya jawab. Peserta mengikuti kegiatan dengan antusias. Mereka menyampaikan berbagai pertanyaan dan pendapat selama sesi berlangsung.

Diskusi tersebut membantu peserta memahami pentingnya komunikasi yang efektif. Peserta juga mempelajari cara mengambil keputusan secara etis dan mengelola konflik dengan bijaksana. Pengetahuan tersebut dapat mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun organisasi.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap peserta dapat meningkatkan kualitas diri dan kemampuan kepemimpinan. Mereka juga berharap peserta dapat menumbuhkan kepedulian sosial serta semangat kerja sama di lingkungan sekitar.

Mahasiswa UBSI Cimone berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan edukatif yang bermanfaat bagi masyarakat. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat, mereka ingin berkontribusi dalam meningkatkan kualitas karakter dan kepemimpinan generasi muda.

Baca juga: Mahasiswa UBSI Sukabumi Tanamkan Nilai Keislaman untuk Membentuk Insan Kamil di SDN 2 Mangkalaya