Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Usai Subuh di Bulan Ramadan, Warga Sukabumi Dipukul OTK Saat Keluar Rumah Menyalakan Meteran Listrik

Usai Subuh di Bulan Ramadan, Warga Sukabumi Dipukul OTK Saat Keluar Rumah Menyalakan Meteran Listrik

  • account_circle Rifa Fitriyani
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz — Seorang warga bernama Nunung menjadi korban pemukulan menggunakan besi oleh orang tak dikenal di kawasan Jalan Pelabuhan II, Dayeuh Luhur Wetan, RT 01 RW 03, Kota Sukabumi, pada Senin (09/03) sekitar pukul 05.00 WIB atau sesaat setelah waktu Subuh. Peristiwa tersebut terjadi saat masyarakat tengah menjalani ibadah pada bulan Ramadan.

Kejadian ini mengejutkan warga sekitar karena berlangsung pada waktu pagi hari ketika suasana lingkungan masih relatif sepi. Sebagian warga baru memulai aktivitas setelah melaksanakan ibadah Subuh.

Berdasarkan informasi dari warga sekitar, peristiwa tersebut bermula ketika meteran listrik di rumah korban tiba-tiba dalam kondisi mati. Korban kemudian keluar rumah untuk menyalakan kembali meteran listrik tersebut.

Baca juga: Gerhana Bulan Total Sukabumi Terhalang Mendung

Namun tidak lama setelah keluar rumah, terdengar teriakan korban yang meminta pertolongan. Suara tersebut kemudian terdengar oleh warga sekitar lokasi kejadian.

Salah seorang tetangga korban, Deni, mengaku sempat mendengar korban meminta bantuan. Ia kemudian keluar rumah untuk memastikan kondisi yang terjadi.

“Awalnya meteran listrik rumah korban tiba-tiba mati. Korban keluar untuk menyalakan kembali meteran listrik. Tidak lama kemudian terdengar korban meminta tolong. Saat saya keluar rumah, korban sudah dalam kondisi berdarah-darah dan saya melihat satu orang berlari meninggalkan rumah itu,” ujar Deni.

Menurut Deni, ia sempat berusaha mengejar pelaku yang melarikan diri dari lokasi kejadian. Beberapa menit kemudian sejumlah warga lain juga ikut membantu melakukan pengejaran, namun pelaku berhasil kabur dan tidak berhasil tertangkap.

“Setelah melihat korban sudah berdarah, saya sempat mengejar pelaku yang berlari dari rumah itu. Beberapa menit kemudian warga lain juga ikut membantu mengejar, tapi pelaku berhasil kabur. Yang saya lihat, pelaku memakai baju berwarna krem,” tambahnya.

Berdasarkan keterangan korban, pelaku diduga menyerang menggunakan benda besi dengan ukuran kira-kira sebesar baterai. Serangan tersebut menyebabkan korban mengalami luka pada bagian kepala.

Saat kejadian berlangsung, pagar rumah korban dalam kondisi terkunci. Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa pelaku kemungkinan sudah berada di sekitar area rumah sebelum korban keluar untuk menyalakan meteran listrik.

Meski mengalami luka akibat serangan tersebut, korban masih dalam keadaan sadar setelah kejadian. Pihak keluarga kemudian segera membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah R Syamsudin SH untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan sementara dari pihak rumah sakit, korban mengalami tiga luka pada bagian kepala akibat serangan tersebut. Tim medis langsung memberikan penanganan agar kondisi korban tetap stabil.

Bercak darah terlihat di halaman rumah korban | Doc: Istimewa

Bercak darah terlihat di halaman rumah korban | Doc: Istimewa

Tidak lama setelah kejadian, pihak kepolisian datang ke lokasi untuk melakukan pengecekan serta mengumpulkan informasi dari warga sekitar. Warga juga sempat mencoba menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berada di sekitar lingkungan.

Baca juga: Dugaan Pelecehan Seksual di Ponpes Cicantayan Terungkap

Namun dari hasil pengecekan sementara, sosok pelaku tidak terlihat jelas dalam rekaman kamera yang ada di sekitar lokasi kejadian.

Sejumlah warga menduga peristiwa ini berkaitan dengan percobaan pencurian. Dugaan tersebut muncul karena kejadian diawali dengan kondisi meteran listrik yang tiba-tiba mati, yang diduga sengaja dilakukan untuk memancing korban keluar rumah.

Peristiwa ini sempat membuat warga sekitar merasa khawatir, terlebih terjadi saat bulan Ramadan ketika aktivitas masyarakat pada waktu Subuh cukup tinggi. Warga berharap pihak berwenang dapat segera menindaklanjuti kejadian tersebut serta meningkatkan keamanan lingkungan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.

Sementara itu, korban hingga kini masih menjalani perawatan medis di rumah sakit dan mendapat penanganan dari tim medis. Pihak keluarga berharap kondisi korban segera pulih setelah mendapatkan perawatan intensif.

  • Penulis: Rifa Fitriyani

Rekomendasi Untuk Anda

  • Plot Twist Hidup – Part 2

    Plot Twist Hidup – Part 2

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Ditulis oleh Ziaa-Ya “Chiko, andai lo bisa ngomong. Gue pasti bakal seneng.” gumam Riri. Ia masih saja terisak pelan. Tak lama kemudian, gadis itu tertidur. Bahkan sepatunya saja masih terlihat jelas menempel di kakinya. Tapi diam-diam, ternyata elusan itu benar adanya. Bukan halusinasi Riri saja. ***** Panggilan Bi Tati pagi-pagi buta membuat Riri pelan-pelan keluar […]

  • Prodi Baru UBSI Resmi Dibuka, Siap Cetak SDM Unggul Masa Depan

    Prodi Baru UBSI Resmi Dibuka, Siap Cetak SDM Unggul Masa Depan

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Ardila Khaylila
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Jakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) resmi menerima Surat Keputusan (SK) izin penyatuan Akademi Keperawatan (Akper) Bina Insan ke UBSI. Pada kesempatan yang sama, UBSI juga memperoleh izin pembukaan tiga Program Studi (Prodi) baru, yaitu Hukum (S1), Psikologi (S1), dan Hubungan Internasional (S1). Langkah ini menjadi strategi UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif untuk […]

  • Memahami Harga Emas Melalui Perspektif Informatika | Sumber: Pinterest

    Pasar vs Algoritma: Siapa Penggerak Harga Emas?

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Harga emas Antam naik dan turun dalam beberapa pekan terakhir di pasar domestik Indonesia. Fluktuasi ini menarik perhatian investor ritel maupun institusi yang menjadikan logam mulia sebagai instrumen lindung nilai di tengah dinamika ekonomi global pada awal 2026.Data perdagangan terbaru mencatat koreksi harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk setelah sebelumnya harga […]

  • Developer Salah Tekan, Pico Park Kini Gratis Selamanya!

    Developer Salah Tekan, Pico Park Kini Gratis Selamanya!

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Siapa sangka, sebuah kesalahan kecil dari developer malah bikin pemain Steam panen rezeki. Game Pico Park, yang biasanya berbayar, kini bisa kamu klaim secara gratis dan permanen. Informasi ini langsung bikin komunitas gamer heboh dan berbondong-bondong mengunduh game tersebut sebelum terlambat. Game Party yang Bikin Ketagihan Pico Park merupakan game puzzle kerja sama […]

  • Universitas BSI Sukabumi Dorong Mahasiswa Aktif dalam Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka

    Universitas BSI Sukabumi Dorong Mahasiswa Aktif dalam Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
    • account_circle Dewin
    • 0Komentar

    SukabumiHitz.com – Universitas BSI Sukabumi terus berkomitmen mendukung kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)  oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. MBKM memberikan peluang kepada mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman belajar yang lebih luas dan praktis melalui berbagai program, seperti Magang Bersertifikat, Studi Independen, Kampus Mengajar, Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA), Pertukaran Mahasiswa Merdeka, Membangun […]

  • Tips Jitu Lolos Interview Magang di Kantor Akuntan Publik untuk Mahasiswa dan Fresh Graduate Prodi Sistem Informasi Akuntansi | Sumber: Pinterest

    Tips Jitu Lolos Interview Magang di Kantor Akuntan Publik untuk Mahasiswa dan Fresh Graduate Prodi Sistem Informasi Akuntansi

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Rifa Fitriyani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Di era persaingan kerja yang semakin kompetitif, mahasiswa dan fresh graduate dituntut tidak hanya memiliki nilai akademik yang baik, tetapi juga memiliki kompetensi yang kuat agar mampu bersaing di dunia profesional. Salah satu langkah awal yang banyak ditempuh adalah mengikuti magang di Kantor Akuntan Publik (KAP). Bagi mahasiswa Prodi Sistem Informasi Akuntansi, kesempatan […]

expand_less