Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » 6 Tipe Penulis Jurnal Ilmiah Saat Dilanda Bosan, Kamu Masuk Kategori Mana?

6 Tipe Penulis Jurnal Ilmiah Saat Dilanda Bosan, Kamu Masuk Kategori Mana?

  • account_circle Ina haryani
  • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Menulis jurnal ilmiah merupakan proses panjang yang penuh tantangan. Dibutuhkan ketelitian, kesabaran, serta konsistensi tinggi untuk menyelesaikannya. Namun, tak sedikit penulis yang mengalami kebosanan di tengah perjalanan. Menariknya, setiap orang punya cara unik menghadapi rasa jenuh tersebut.

Mengutip unggahan Literasi Sains Indonesia, setidaknya ada enam tipe penulis jurnal ilmiah saat kebosanan melanda. Berikut ulasannya:

1. Si Pengganti Judul Berkali-Kali

Alih-alih fokus melanjutkan isi tulisan, tipe ini lebih sering memoles judul agar terdengar lebih menarik. Mereka percaya judul harus sempurna sebelum menulis, meski seharusnya konten utama yang jadi prioritas.

2. Si Kolektor Referensi

Awalnya berniat mencari literatur pendukung, tetapi justru terhanyut membaca berbagai jurnal dan artikel ilmiah. Akibatnya, waktu lebih banyak dihabiskan untuk membaca daripada menulis satu paragraf pun.

3. Si Tukang Atur Font dan Spasi

Bagi tipe ini, tampilan naskah adalah segalanya. Mereka sibuk mengubah jenis huruf, ukuran font, hingga jarak spasi. Meski terlihat rapi, kebiasaan ini sering memperlambat penyelesaian tulisan utama.

Baca juga: 5 Kesalahan Fatal dalam Pengajuan Jurnal Ilmiah dan Tips Menghindarinya

4. Si Penunda dengan Alasan “Logis”

Sering menunda pekerjaan dengan dalih menunggu mood atau merasa besok lebih produktif. Sayangnya, penundaan justru membuat waktu semakin sempit dan menambah beban menjelang tenggat pengumpulan.

5. Si Overthinking Reviewer

Terlalu khawatir dengan komentar dan kritik dari reviewer, hingga akhirnya proses menulis ikut terhambat. Padahal, langkah yang lebih efektif adalah menuntaskan draf terlebih dahulu lalu memperbaikinya setelah mendapat masukan.

6. Si Konten Kreator Instan

Saat bosan, mereka lebih memilih membuat konten media sosial ketimbang melanjutkan jurnal. Godaan hiburan singkat membuat penyusunan naskah ilmiah semakin tertunda.

Meski terdengar lucu, keenam tipe ini bisa menghambat produktivitas penulis. Mengenali karakter diri sendiri dapat menjadi langkah awal untuk memperbaiki kebiasaan menulis. Dengan begitu, peneliti tidak hanya mampu menyelesaikan jurnal tepat waktu, tetapi juga menjaga kualitas karya dan tetap menikmati proses ilmiah yang dijalani.

Baca juga: UBSI Sukabumi Gelar Campus Hiring Bersama PKSS, Buka Peluang Kerja di BRI Group

  • Penulis: Ina haryani

Rekomendasi Untuk Anda

  • bsi kaliabang

    Mahasiswa BSI Kaliabang Ajak Siswa SDN Bahagia 06 Pahami Pancasila Lewat PKM “Hidup Seru dengan Pancasila”

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Neng Merly
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Mahasiswa Universitas BSI Kaliabang mengadakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SDN Bahagia 06 dengan tema “Hidup Seru dengan Pancasila”, Kegiatan ini menyasar siswa kelas 4 hingga kelas 6 dan bertujuan meningkatkan pemahaman mereka tentang nilai-nilai Pancasila melalui metode pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan. Kegiatan berlangsung di ruang kelas utama SDN Bahagia 06 […]

  • Menikmati Panorama Geopark Ciletuh dari Ketinggian Bukit Paralayang| Sumber: Ciletuhhills lodge&cafe

    Menyibak Pesona Geopark Ciletuh dari Bukit Paralayang, Perpaduan Adrenalin dan Keindahan Alam

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Sukabumi menyimpan banyak keindahan tersembunyi, salah satunya berada di kawasan Geopark Ciletuh. Di antara jajaran perbukitan dan pesisir yang memesona, Bukit Paralayang Ciletuh hadir sebagai spot wisata yang menawarkan cara berbeda untuk menikmati alam dari ketinggian. Bagi Anda yang ingin merasakan perpaduan antara keindahan lanskap dan tantangan udara terbuka, Bukit Paralayang Ciletuh yang […]

  • garuda

    Patrick Kluivert Beberkan Alasan Memanggil Adrian Wibowo ke Timnas Indonesia

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Anisa Azskia
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, akhirnya memanggil Adrian Wibowo masuk skuad Garuda. Meski striker Los Angeles FC itu masih minim pengalaman, Kluivert tetap menaruh kepercayaan penuh. Adrian mendapat panggilan tambahan untuk agenda FIFA Matchday. Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Taiwan dan Lebanon di Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada 5 dan 9 September 2025. Baca […]

  • Menemukan Jalan Hidup di Tengah Persimpangan Karier | Sumber: REFO Indonesia

    Bingung Soal Karier? Saatnya Temukan Arah Masa Depanmu

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Masa depan dan karier sering kali menjadi topik yang menimbulkan kebingungan di kalangan remaja dan mahasiswa. Banyak yang merasa tertekan karena ditanya, “Nanti mau jadi apa?” padahal mereka sendiri masih dalam tahap mencari jati diri. Di era modern, jalan menuju karier tidak lagi sesederhana lulus sekolah, kuliah, lalu bekerja. Dunia kerja terus berubah, […]

  • Indahnya Berbuka Puasa: Panduan Islami dari Al-Qur’an dan Hadits

    Indahnya Berbuka Puasa: Panduan Islami dari Al-Qur’an dan Hadits

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Bulan Ramadhan merupakan momen yang dinanti oleh umat Islam di seluruh dunia. Selain menjalankan ibadah puasa, salah satu kegiatan yang penuh makna adalah berbuka puasa. Berbuka puasa bukan sekadar mengakhiri lapar dan dahaga, tetapi juga memiliki dimensi spiritual yang mendalam. Makna Berbuka Puasa dalam Islam Berbuka puasa memiliki makna yang lebih dalam dari […]

  • Hujan deras

    Hujan Deras Disertai Angin Kencang Picu Longsor dan Kerusakan di Beberapa Titik di Kota Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Hujan deras disertai angin kencang mengguyur Kota Sukabumi pada Kamis (16/10) sore dan menimbulkan kerusakan di sejumlah lokasi. Belasan rumah mengalami kerusakan, beberapa pohon tumbang, serta satu titik longsor muncul akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi langsung meninjau lokasi terdampak di Kecamatan Gunungpuyuh dan Cikole […]

expand_less