Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Sekolah Rakyat Alternatif Belajar yang Membumikan Pendidikan

Sekolah Rakyat Alternatif Belajar yang Membumikan Pendidikan

  • account_circle Redaksi Smi
  • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Model pendidikan terus berkembang seiring dengan perubahan kebutuhan dan karakter peserta didik yang semakin beragam. Seiring bertambahnya variasi cara belajar, masyarakat mulai mencari alternatif pendidikan yang lebih fleksibel. Salah satu inovasi yang muncul adalah Sekolah Rakyat, yang menyediakan pengalaman belajar kontekstual, inklusif, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Seiring masyarakat menyadari bahwa pendidikan formal tidak selalu mampu menjangkau semua kebutuhan anak-anak, berbagai alternatif mulai bermunculan. Oleh karena itu, Sekolah Rakyat hadir untuk memberikan ruang belajar yang inklusif. Program ini memungkinkan setiap anak mengembangkan keterampilan akademik sekaligus karakter secara seimbang.

Selain itu, peserta didik terdorong aktif terlibat dalam semua kegiatan belajar, sehingga mereka menjadi pembelajar yang kreatif dan mandiri. Dengan memanfaatkan teknologi digital dan metode belajar yang adaptif, Sekolah Rakyat memastikan setiap anak memiliki kesempatan sama untuk belajar, tanpa dibatasi oleh latar belakang ekonomi atau lokasi geografis. Dengan demikian, Sekolah Rakyat membuktikan bahwa pendidikan bisa berjalan di luar ruang formal, tetap relevan, inklusif, dan memberdayakan masyarakat.

Apa Itu Sekolah Rakyat?

Pemerintah menyelenggarakan Sekolah Rakyat sebagai program pendidikan gratis untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program ini membantu mereka yang mengalami kesulitan mengakses pendidikan formal, sehingga mereka tetap dapat belajar secara layak. Selain itu, Sekolah Rakyat menekankan pendekatan yang fleksibel, relevan, dan menyesuaikan kebutuhan peserta didik.

Para guru menggunakan metode pembelajaran terbuka yang mendorong keterlibatan aktif peserta didik. Kurikulum Sekolah Rakyat mencakup materi akademik, pendidikan karakter, dan keterampilan praktis yang berguna dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, para pengajar memanfaatkan teknologi digital agar peserta bisa mengakses materi belajar kapan saja. Dengan cara ini, proses belajar tetap adaptif dan sesuai perkembangan zaman.

Sejak masa Hindia Belanda, Sekolah Rakyat sudah ada dengan nama Volkschool. Tujuan program ini tetap sama: memperluas kesetaraan pendidikan, membangun karakter, dan memberdayakan anak-anak. Dengan pendekatan ini, pendidikan tidak harus terbatas pada ruang formal; selama prosesnya fokus pada pemberdayaan peserta, bentuk pendidikan dapat sangat beragam.

Baca Juga : Peran Guru Generasi Z dalam Mewujudkan Pendidikan 2025

 

  • Penulis: Redaksi Smi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Overthinking Tengah Malam: Kenapa Selalu Muncul Saat Mau Tidur?

    Overthinking Tengah Malam: Kenapa Selalu Muncul Saat Mau Tidur?

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Pernahkah kamu merasa saat kepala sudah bersandar di bantal, pikiran malah sibuk berkelana ke mana-mana? Pikiran kita sering memunculkan berbagai hal secara tiba-tiba—mulai dari tugas kuliah yang belum selesai, omongan orang tadi siang, hingga rencana hidup lima tahun ke depan. Kita menyebut fenomena ini sebagai overthinking sebelum tidur, dan ternyata banyak orang juga […]

  • Membuka peluang hingga Internasional, UNM sukses mendapatkan Hibah Penelitian

    UNM Sukses meraih Hibah Penelitian, Membuka peluang hingga Internasional

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

      Sukabumihitz.com-  Pada bidang penelitian, Prestasi Universitas Nusa Mandiri (UNM) mendapatkan pengakuan.  Hingga mencapai raihan sejumlah Hibah penelitian bergengsi dari Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi ( Kemendikbudristek ). UNM juga mendapatkan Hibah Penelitian Terapan pada tahun 2023-2024, bekerja sama dengan berbagai institusi ternama seperti Binus University dan University of Ioannina Greece. Menurut Rektor UNM, […]

  • Personal Branding Jadi Fokus Seminar UBSI Bersama Dery Kasisolusi

    Personal Branding Jadi Fokus Seminar UBSI Bersama Dery Kasisolusi

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Ardila Khaylila
    • 0Komentar

    Sukabumihitz– Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) akan mengadakan seminar bertajuk “Personal Branding Bukan Cuma Buat Content Creator” melalui program #MenangSebelumLulus pada 12 Juni 2026. Kegiatan ini berlangsung pukul 15.00–17.00 WIB di BSI Convention Center Hall C, Kaliabang, Bekasi. Pada kesempatan tersebut, Deryansha Azharya atau Dery Kasisolusi, Founder dan CEO Kasisolusi, hadir sebagai pembicara utama. UBSI […]

  • SMAN 1 Cikembar Buka Wawasan Siswa Soal Pendidikan Tinggi Lewat SMARSI Education Fair 2026

    SMAN 1 Cikembar Buka Wawasan Siswa Soal Pendidikan Tinggi Lewat SMARSI Education Fair 2026

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Rahma Putri
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – SMAN 1 Cikembar sukses menggelar SMARSI Education Fair 2026 yang berlangsung pada Rabu (21/01) dan menjadi salah satu agenda strategis sekolah untuk membantu siswa kelas XII memahami berbagai pilihan setelah lulus SMA, baik melanjutkan pendidikan tinggi maupun merancang karier sejak dini. Ketua Pelaksana SMARSI Education Fair 2026, Ayu, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak […]

  • Nyeri Perut yang Kerap Diabaikan Ini Ternyata Mengarah pada Usus Buntu

    Nyeri Perut yang Kerap Diabaikan Ini Ternyata Mengarah pada Usus Buntu

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Lusi Mardiana
    • 0Komentar

     Sukabumihitz – Usus buntu terjadi ketika apendiks, organ kecil berbentuk kantong yang terhubung dengan usus besar, mengalami peradangan akibat infeksi. Kondisi ini memicu nyeri tajam di perut kanan bawah yang sering memburuk saat penderita bergerak, batuk, atau bersin. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja dan menuntut penanganan medis secepat mungkin. Berdasarkan informasi dari Alodokter , […]

  • Aku Kamu Pernah Bahagia, Tapi Tak Satu Cerita | Sumber: Google @teropongmedia

    Aku Kamu Pernah Bahagia, Tapi Tak Satu Cerita

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Rifa Fitriyani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Tidak semua cinta berakhir karena habis rasa. Sebagian justru berakhir karena dua hati berjalan ke arah yang berbeda. Itulah luka yang ingin disampaikan Rizwan Fadilah (Njan) dan Nabila Taqiyyah melalui lagu duet terbaru mereka berjudul “Tak Satu Cerita”, yang resmi dirilis pada 31 Januari 2025, bersamaan dengan perilisan video musik di YouTube. Sejak […]

expand_less