Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Shadow Work di Tempat Kerja dan Cara Mengatasinya

Shadow Work di Tempat Kerja dan Cara Mengatasinya

  • account_circle Keysya Aprillia
  • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz.com – Shadow Work di Tempat Kerja menjadi salah satu konsep pengembangan diri yang semakin banyak dibahas dalam dunia profesional. Banyak orang merasa sudah bekerja keras setiap hari, tetapi kesempatan promosi belum juga datang. Hambatan terbesar tidak selalu berasal dari persaingan kerja atau kurangnya kemampuan teknis. Sering kali, kebiasaan dan pola pikir yang tidak disadari justru menghambat perkembangan karier.

Mahasiswa yang akan memasuki dunia kerja juga perlu memahami hal tersebut. Hard skill memang penting, tetapi kemampuan mengenali emosi, menerima kritik, dan mengelola respons terhadap berbagai situasi akan membantu seseorang berkembang lebih cepat di lingkungan profesional.

Memahami Shadow Work di Tempat Kerja

Dalam psikologi, shadow work merupakan proses mengenali sisi diri yang selama ini tersembunyi, seperti rasa takut, rasa tidak percaya diri, atau kebiasaan yang menghambat perkembangan. Shadow Work di Tempat Kerja membantu seseorang mengenali pola perilaku tersebut sejak awal.

Ketika memahami sisi tersebut, seseorang dapat memperbaiki cara berpikir, mengambil keputusan secara lebih objektif, serta membangun hubungan kerja yang lebih baik dengan rekan maupun atasan.

Mengenali Pola Self Sabotage di Kantor

Banyak orang tanpa sadar melakukan self sabotage atau sabotase diri. Perilaku ini muncul ketika seseorang menunda pekerjaan karena takut hasilnya tidak sempurna. Sebagian orang juga menolak tanggung jawab baru karena merasa belum cukup mampu. Ada pula yang terus meragukan kemampuannya sendiri meskipun memiliki kompetensi yang baik.

Kebiasaan tersebut dapat menghambat perkembangan karier. Atasan lebih menghargai karyawan yang berani mengambil inisiatif, menyelesaikan tantangan, dan menunjukkan kesiapan untuk memikul tanggung jawab yang lebih besar.

Shadow Work di Tempat Kerja Membantu Menerima Kritik

Bsi Career Center (BCC) : Persiapkan Diri Untuk Karier Impianmu!

Persiapkan Diri Untuk Karier Impianmu | Sumber : istockphoto.com

Cara seseorang menerima kritik juga menunjukkan tingkat kematangan profesionalnya. Sebagian orang langsung merasa tersinggung atau menganggap kritik sebagai serangan pribadi. Reaksi seperti ini justru menghambat proses belajar.

Sebaliknya, profesional yang terus berkembang memanfaatkan kritik sebagai bahan evaluasi. Mereka memisahkan penilaian terhadap pekerjaan dari nilai diri sebagai individu. Pola pikir tersebut membantu mereka meningkatkan kualitas kerja tanpa kehilangan rasa percaya diri.

Sikap terbuka terhadap masukan juga memperkuat komunikasi dengan rekan kerja dan atasan. Banyak perusahaan menghargai karyawan yang mau belajar dan terus berkembang.

Cara Memulai Shadow Work di Tempat Kerja

Anda dapat memulai shadow work melalui kebiasaan sederhana. Saat muncul rasa iri, cemas, atau takut gagal, tuliskan penyebab emosi tersebut. Cara ini membantu Anda mengenali pola pikir yang memengaruhi setiap keputusan.

Biasakan juga memberi jeda sebelum merespons kritik. Dengarkan masukan sampai selesai, lalu ajukan pertanyaan seperti, “Bagian mana yang bisa saya tingkatkan?” Respons tersebut menunjukkan sikap profesional sekaligus membuka kesempatan untuk terus berkembang.

Semakin sering Anda melatih kesadaran diri, semakin mudah pula Anda mengendalikan emosi ketika menghadapi tekanan pekerjaan maupun tantangan dalam tim.

Persiapkan Karier Bersama BSI Career Center

Membangun karier tidak hanya bergantung pada kemampuan akademik. Mahasiswa juga perlu mengembangkan karakter, komunikasi, kepemimpinan, dan kecerdasan emosional agar mampu beradaptasi di dunia profesional.

Melalui BSI Career Center (BCC), mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) dapat mengikuti seminar, lokakarya, konseling karier, dan berbagai program pengembangan soft skill. Program tersebut membantu mahasiswa mempersiapkan diri sebelum memasuki dunia kerja.

Dengan mengikuti berbagai kegiatan BCC, mahasiswa dapat meningkatkan kesiapan menghadapi proses rekrutmen sekaligus membangun mental profesional. Bekal tersebut membantu lulusan UBSI bersaing di dunia kerja sekaligus berkembang menjadi profesional yang adaptif.

  • Penulis: Keysya Aprillia
  • Editor: Siti Hasna Wulandari

Rekomendasi Untuk Anda

  • “The Great Flood” Tayang di Netflix Kisah Bencana Epik dan Drama Kemanusiaan yang Mengguncang | Sumber: Netflix

    “The Great Flood” Tayang di Netflix: Kisah Bencana Epik dan Drama Kemanusiaan yang Mengguncang

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Rifa Fitriyani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Film The Great Flood langsung mencuri perhatian publik setelah Netflix menayangkannya pada 19 Desember 2025. Film ini memadukan bencana berskala besar, fiksi ilmiah, dan kisah perjuangan manusia dalam satu sajian yang intens. Selain menghadirkan ketegangan, The Great Flood mengajak penonton merenungkan masa depan umat manusia melalui emosi yang kuat dan eksplorasi. Kisah Utama […]

  • Meski Imbang, Laga Indonesia vs Lebanon Jadi Modal Berharga Jelang Kualifikasi Piala Dunia

    Meski Imbang, Laga Indonesia vs Lebanon Jadi Modal Berharga Jelang Kualifikasi Piala Dunia

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Rizky Akbar
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Timnas Indonesia gagal memetik kemenangan setelah bermain imbang 0-0 melawan Lebanon dalam laga uji coba FIFA Matchday di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Senin malam (8/9). Meski tidak ada gol, permainan skuad Garuda menunjukkan perkembangan positif yang membuat publik optimistis. Pasukan Patrick Kluivert menguasai jalannya pertandingan dengan ball possession mencapai 81 persen. […]

  • Gerakan “Stop Tot Tot Wuk Wuk” Viral, Publik Desak Hentikan Penyalahgunaan Sirine dan Strobo

    Gerakan “Stop Tot Tot Wuk Wuk” Viral, Publik Desak Hentikan Penyalahgunaan Sirine dan Strobo

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Rizky Akbar
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Protes terhadap penggunaan sirine, strobo, dan rotator tanpa alasan darurat kini meluas. Gerakan yang populer dengan nama “Stop Tot Tot Wuk Wuk” viral di media sosial dan segera menjadi tren nasional. Ribuan pengguna jalan membagikan unggahan protes, sementara sebagian lain menempelkan stiker dengan pesan penolakan di kendaraan mereka. Masyarakat menegaskan bahwa kebiasaan sejumlah […]

  • Semarakkan Kampus: Acara Karnaval Bring Light To The World

    Semarakkan Kampus: Acara Karnaval Bring Light To The World

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Sukabumi, 21-22 September 2024 – Universitas BSI Sukabumi siap menyambut tahun akademik baru dengan semarak melalui acara “Bring Light To The World.” Kegiatan ini akan berlangsung di Lapangan Universitas BSI Sukabumi Kampus A, mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB, pada tanggal 21 dan 22 September 2024. Acara ini akan menciptakan momen tak terlupakan […]

  • hujan

    Cuaca Ekstrem di Warungkiara, Hujan dan Angin Kencang Sebabkan Kerusakan Parah

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2024
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Hujan deras yang disertai angin kencang menerjang beberapa desa di Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (29/9). Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15:00 WIB dan menyebabkan kerusakan pada beberapa bangunan serta menutup akses jalan akibat pohon tumbang. Meskipun tidak ada korban jiwa, dampak material cukup signifikan dan menjadi perhatian bagi masyarakat setempat. Menurut […]

  • Geopark

    Geopark Ciletuh Palabuhanratu Jalani Evaluasi Ulang, Status Geopark Dunia Dipertaruhkan

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Menjelang evaluasi ulang status Ciletuh Palabuhanratu sebagai UNESCO Global Geopark (UGGp), Pemerintah Kabupaten Sukabumi bergerak cepat menyempurnakan persiapan. Penilaian tersebut akan mulai pada (30/6), dan menjadi penentu apakah kawasan ini akan tetap menyandang predikat geopark dunia untuk empat tahun ke depan. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menyebutkan bahwa tahap saat ini […]

expand_less