Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Seminar Nasional Pendidikan AYPI: Akhlak  tak Bisa Dikalahkan oleh Robot (AI)

Seminar Nasional Pendidikan AYPI: Akhlak  tak Bisa Dikalahkan oleh Robot (AI)

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 13 Agt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz.com, Jakarta— Penguatan akhlak mulia/karakter, peningkatan kualitas pendidikan, dan sinergi antara lembaga Islam dan pemerintah menjadi kunci utama dalam memajukan pendidikan Islam ke depan. Pendidikan Islam harus benar-benar  menekankan soak akhlak. Sebab akhlak tidak bisa dikalahkan oleh robot   (Artificial Intelligence, AI).

Asosiasi Yayasan Pendidikan Islam (AYPI)  diharapkan dapat menjadi platform yang kuat untuk mendukung pendidikan Islam yang lebih inklusif dan adaptif di masa depan.

Hal itu mengemuka dalam Seminar Nasional AYPI 2024: Menuju Pendidikan Islam Berkelas Dunia yang digelar oleh Asosiasi Yayasan Pendidikan Islam (AYPI)  di Aula Serbaguna Universitas  YARSI Jakarta, Sabtu, 10 Agustus 2024.

Seminar nasional yang  mengusung tema  “Tantangan dan Peluang Lembaga Pendidikan Islam dalam Menyongsong Satu Abad Indonesia Merdeka (Indonesia Emas)”  itu dibuka dengan keynote speech  oleh Rektor Universitas YARSI Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D.

Rektor Universitas YARSI Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D. menyampaikan keynote speech.

Prof. Fasli Jalal membahas tentang  Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia di bidang pendidikan, dengan fokus pada Human Capital Index yang menggantikan Human Development Index. “Salah satu tantangan utama adalah kualitas pendidikan yang masih rendah, terbukti dari berbagai skor PISA yang menunjukkan Indonesia masih pada posisi terbawah,” kata Prof. Fasli Jalal  dalam rilis yang diterima Sukabumihitz.com.

Ia menyoroti bahwa lama belajar 12 tahun di Indonesia setara dengan 8 tahun secara kualitas. “Solusi yang diusulkan adalah menciptakan suasana pembelajaran yang baru dan proaktif, serta memperkuat karakter moral dan kinerja siswa,” ujarnya.

Selain itu, Prof. Fasli Jalal  menggarisbawahi bahwa pendidikan agama harus dilihat secara lebih serius. “Indonesia perlu menyiapkan lulusan dengan keterampilan abad ke-21 untuk meningkatkan daya saing global,” kata Prof. Fasli Jalal.

Prof.  Fasli Jalal  juga menegaskan, bahwa pendidikan karakter sangat penting. “Semua lembaga/ ormas/ tokoh masyarakat/ anggota masyarakat/ lembaga pendidikan harus bersuara terkait pentingnya pembentukan pendidikan karakter. SDGs: harus keras bicara soal pentingnya pendidikan karakter,” ujarnya.

Pembangunan Karakter dan Budaya Bangsa

Kemudian dilanjutkan dengan diskusi panel yang menampilkan narasumber dua pakar pendidikan. Yaitu, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, MEd (sekretaris umum PP Muhammadiyah, guru besar UIN Jakarta), dan Dr. H. Adian Husaini, PhD. (cendekiawan Muslim, ketua umum DDII dan ketua Program Doktor Pendidikan Islam UIKA Bogor).

Prof. Abdul Mu’ti menggarisbawahi bahwa kedudukan pendidikan agama dalam konstitusi Indonesia sangat kuat, dan pendidikan harus fokus pada pembangunan karakter dan budaya bangsa. Ia  mengidentifikasi peluang besar bagi lembaga pendidikan Islam, termasuk meningkatnya kesejahteraan ekonomi umat Islam dan kesadaran pendidikan yang tinggi di kalangan keluarga muda. “Lembaga pendidikan Islam memiliki prospek yang baik,” kata Prof. Mu’ti.

Baca Juga : Seminar Nasional AYPI 2024, Tiga Pakar Bincangkan Tantangan dan Peluang Lembaga Pendidikan Islam Songsong Indonesia Emas

Namun, kata dia, tantangan besar tetap ada, seperti masalah manajerial, finansial, dan politik. “Seperti masalah manajerial dan finansial dalam lembaga pendidikan, perhatian pemerintah yang lebih tinggi kepada sekolah negeri, stigma negatif terhadap lembaga pendidikan Islam, dan pendekatan pedagogis yang masih konservatif,” paparnya.

Prof. Mu’ti mendorong penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas pendidik, pengembangan pendidikan Islam yang inklusif, dan pentingnya pendidikan karakter di semua lembaga pendidikan.

Pentingnya Pembentukan Karakter

Sementara itu, Dr. Adian Husaini menekankan bahwa pendidikan Islam adalah “tanggung jawab kita manusia kepada Allah SWT.” Ia menyoroti pentingnya adab sebagai inti dari pendidikan Islam, mencakup semua aspek kehidupan, termasuk adab terhadap ilmu.

Dr. Adian Husaini  juga menekankan pentingnya pembentukan karakter melalui pendidikan, yang tidak bisa hanya dilakukan dalam jam belajar formal, tetapi juga melalui seluruh aktivitas pendidikan, yang bisa dimulai dari shalat Shubuh berjamaah.

“Pendidikan adab harus ditekankan dengan konsentrasi pada kualitas guru untuk melahirkan generasi terbaik di masa depan. Memastikan bahwa akhlak menjadi indikator kelulusan dan kenaikan kelas,” kata Dr. Adian Husaini.

Ia juga menekankan pentingnya mencintai ulama dan mempelajari pemikiran tokoh-tokoh besar Islam.

Pada sesi tanya jawab, peserta seminar mengangkat berbagai isu, termasuk masalah sekolah yang tidak memiliki lahan sendiri dan harus menggunakan fasilitas umum. Peserta juga membahas pentingnya ketulusan dalam mengajar yang berangkat dari keimanan, serta potensi AYPI sebagai wadah pelatihan pendidikan yang beragam.

Acara seminar nasional itu  dimulai dengan pembacaan Tilawatil Quran oleh Ustadz Ahmad Fairuz, diikuti oleh sambutan dari Ketua Umum AYPI ASEAN, H. Mirdas Eka Yora, Lc. MA. Ia menyampaikan bahwa AYPI hadir untuk mensinergikan berbagai lembaga pendidikan Islam dengan pemerintah, mengingat pentingnya peningkatan mutu pendidikan, baik di tingkat nasional maupun internasional. “AYPI juga berfungsi sebagai jembatan antara lembaga pendidikan  Islam swasta dan pemerintah,” kata Mirdas.

Pada kesempatan tersebut, AYPI juga melaksanakan pengukuhan dan deklarasi pengurus AYPI DKI Jakarta dan Banten.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • voli

    Bhayangkara Presisi Tembus Final International Police Volleyball Tournament 2025

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Neng Merly
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Jakarta Bhayangkara Presisi mengamankan tiket final International Police Volleyball Tournament 2025 setelah mengalahkan Vietnam Army dengan skor telak 3–0 (25-23, 26-24, 25-19). Laga digelar di Ho Chi Minh City, Vietnam, pada Sabtu (30/8). Bhayangkara Presisi Rebut Dua Set Awal Pada set pertama, Bhayangkara Presisi langsung menyerang dengan tempo cepat dan blok rapat yang […]

  • The Auditors (2024): Film Thriller Finansial yang Wajib Ditonton

    The Auditors (2024): Film Thriller Finansial yang Wajib Ditonton

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2024
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Industri perfilman selalu menghadirkan karya-karya segar yang menarik perhatian para penonton. Salah satu film yang sedang menjadi sorotan adalah The Auditors (2024). Film ini menawarkan cerita yang unik dengan kombinasi ketegangan dan drama yang intens, membuatnya layak untuk dinanti. Sinopsis dan Premis Cerita The Auditors mengisahkan sekelompok auditor forensik yang menyelidiki kejahatan finansial […]

  • OFFICIAL TEASER POSTER BILA ESOK IBU TIADA

    Bila Esok Ibu Telah Tiada: Film yang Menyentuh Hati dan Tembus 3 Juta Penonton

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2024
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Film Bila Esok Ibu Telah Tiada Sentuh Hati Penonton dan Tembus 3 Juta Penonton Mengadaptasi novel best-seller karya Nagiga Nur Ayati, Bila Esok Ibu Telah Tiada berhasil memukau penonton dengan alur cerita yang penuh emosi. Film garapan Leo Pictures ini menggambarkan dinamika kehidupan keluarga sederhana dengan kisah cinta tulus seorang ibu. Berkat performa […]

  • Cinta yang Tak Pernah Terlihat: Makna Mendalam di Balik Lagu Dudy Oris

    Cinta yang Tak Pernah Terlihat: Makna Mendalam di Balik Lagu Dudy Oris

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Ina haryani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Tidak semua cinta lahir untuk dikenali. Ada perasaan yang tumbuh diam-diam, memberi sepenuh hati tetapi tak pernah benar-benar dilihat. Itulah gambaran besar yang dibawa Dudy Oris dalam lagu “Aku Yang Jatuh Cinta”, sebuah karya emosional yang dirilis pada (24/4/2016) dan dapat dinikmati melalui platform digital seperti YouTube dan Spotify. Lagu ini kembali menarik […]

  • Situ Gede: Legenda dan Keindahan Kota Tasikmalaya

    Situ Gede: Legenda dan Keindahan Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 5 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Kota Tasikmalaya, yang terletak di Provinsi Jawa Barat, Indonesia, tidak hanya dikenal dengan keindahan alamnya yang menakjubkan, tetapi juga dengan cerita-cerita legenda yang melekat pada sejumlah tempat bersejarah di kota ini. Salah satu tempat yang penuh misteri dan kisah lama adalah Situ Gede, sebuah danau yang memiliki daya tarik tersendiri. Asal usul nama […]

  • Siap Menjadi Pemimpin Teknologi? Mulai Perjalananmu di S2 MTI UBSI

    Siap Menjadi Pemimpin Teknologi? Mulai Perjalananmu di S2 MTI UBSI

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Aulia Ramadhani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Di era transformasi digital yang berkembang sangat cepat, kebutuhan tenaga ahli teknologi informasi tingkat lanjut semakin tinggi. S2 MTI UBSI (Magister Teknologi Informasi Universitas Bina Sarana Informatika) hadir sebagai program pendidikan terbaik untuk mencetak profesional yang kompeten di bidang kecerdasan buatan (AI) dan keamanan siber. Program ini menjawab tantangan industri modern yang membutuhkan […]

expand_less