Breaking News
light_mode
Beranda » Hiburan » Musik » Makna Lagu “Teh Hijau” Tulus, Kisah Tentang Hampa dan Belajar Menerima Diri

Makna Lagu “Teh Hijau” Tulus, Kisah Tentang Hampa dan Belajar Menerima Diri

  • account_circle Nafisya Maulida Mudrikah
  • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tulus Mengajak Pendengar Tidak Terburu-buru Pulih

Kekuatan “Teh Hijau” terletak pada pesan tentang penerimaan. Lagu ini tidak mendorong pendengar untuk segera menghilangkan rasa hampa. Sebaliknya, Tulus menggambarkan kehampaan sebagai salah satu fase yang mungkin hadir dalam perjalanan hidup.

Pesan tersebut juga terlihat pada bagian akhir lagu yang menghadirkan harapan terhadap hari esok. Setelah melewati fase penuh kebingungan, tokoh dalam lagu perlahan menerima bahwa keadaan tidak akan selalu berada pada titik yang sama.

RRI menyebut lagu ini membawa gagasan bahwa rasa hampa merupakan bagian dari perjalanan hidup dan seseorang membutuhkan waktu untuk melewati proses pemulihan.

Fakta Produksi Lagu “Teh Hijau” Tulus

Secara musikal, Tulus mengajak sejumlah musisi untuk mengisi berbagai instrumen. Yoseph Sitompul menangani piano akustik, kibor, synth, dan loop programming. Adisty Zulkarnaen mengisi drum akustik, sedangkan Rudy Zulkarnaen memainkan bas elektrik dan Topan Abimanyu mengisi gitar elektrik.

Aransemen horn section juga melibatkan sejumlah musisi, yakni Maha Ami Purba pada trompet dan Yowie Henry pada trombon. Tulus dan Yoseph Sitompul menangani pengarahan vokal latar. Informasi produksi tersebut tercantum dalam keterangan resmi video lirik “Teh Hijau” pada kanal YouTube Tulus.

Kehadiran aransemen tersebut memperkuat karakter lagu yang terdengar hangat dan reflektif. Musiknya memberi ruang bagi cerita untuk menjadi pusat perhatian sehingga pendengar dapat mengikuti perjalanan emosional yang Tulus bangun melalui lirik.

“Teh Hijau” Menjadi Ruang untuk Berdamai dengan Diri

“Teh Hijau” menawarkan cerita yang sederhana, tetapi menyentuh pengalaman yang cukup universal. Tidak semua orang selalu mampu merasa bahagia, bersemangat, atau membuka hati setiap saat.

Melalui lagu ini, Tulus mengingatkan pendengar bahwa seseorang tidak harus memaksakan diri untuk segera kembali seperti sebelumnya. Ada masa ketika seseorang perlu berhenti sejenak, menerima apa yang sedang terjadi, dan memberi kesempatan kepada dirinya untuk pulih secara perlahan.

Pada akhirnya, “Teh Hijau” bukan hanya tentang secangkir minuman. Lagu ini berbicara tentang penerimaan, kesabaran, dan keberanian untuk menjalani fase kehidupan tanpa harus memaksakan jawaban. Ketika hari terasa berat, terkadang hal kecil yang masih dapat digenggam sudah cukup menjadi pengingat bahwa perjalanan belum selesai.

 

  • Penulis: Nafisya Maulida Mudrikah
  • Editor: Rifa Fitriyani

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMA Bina Insani Selenggarakan Parents Teachers Learning Program (PTLP)

    SMA Bina Insani Selenggarakan Parents Teachers Learning Program (PTLP)

    • calendar_month Senin, 21 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Bogor– SMA Bina Insani mengundang orangtua siswa kelas X dalam kegiatan Parents Teachers Learning Program (PTLP). Kegiatan tersebut diselenggarakan di SMA Bina Insani, Bogor, Sabtu, 12 Agustus 2023. Hal ini dilakukan sehubungan dengan adanya penerapan Kurikulum Terintegrasi. Parents Teachers Learning Program (PTLP) ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap awal ajaran baru, guna menyamakan […]

  • Fenomena Hujan Es dan Angin Kencang Terjang Nagrak Sukabumi Sebabkan Pohon Tumbang Menimpa Rumah Warga

    Fenomena Hujan Es dan Angin Kencang Terjang Nagrak Sukabumi Sebabkan Pohon Tumbang Menimpa Rumah Warga

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Hujan deras disertai angin kencang mengguyur sejumlah wilayah di Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (7/10) sore. Cuaca ekstrem ini juga disertai hujan es, dengan butiran es kecil jatuh dari langit. Fenomena langka itu terjadi di kawasan Pawenang dan sekitarnya. Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak, Miky, mengonfirmasi laporan dari warga Pawenang mengenai […]

  • Grand Opening Almaz Fried Chicken

    Grand Opening Almaz Fried Chicken: Lezatnya Ayam Goreng Khas Arab Saudi

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Almaz Fried Chicken, restoran cepat saji yang terkenal dengan kelezatan ayam goreng khas Arab Saudi, kini hadir di Sukabumi dengan membuka dua cabang baru. Kedua outlet tersebut berlokasi di Cibadak dan Jalan A. Yani, menandai langkah besar ekspansi Almaz di wilayah Jawa Barat. Grand Opening di Cibadak  Kamis (15/05), Almaz meresmikan cabang ke-99 […]

  • Kemerdekaan Digital Perkuat Kompetensi Guru Sukabumi di Era AI

    Kemerdekaan Digital Perkuat Kompetensi Guru Sukabumi di Era AI

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Eka Safitri
    • 0Komentar

    Sukabumihitz, Sukabumi — Universitas Bina Sarana Informatika Kampus Sukabumi menghadirkan Seminar Kemerdekaan Digital pada Rabu, 26 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi ruang bagi para pendidik untuk memperkuat kemampuan teknologi sekaligus mengenal pemanfaatan kecerdasan artifisial atau AI dalam pembelajaran. Seminar bertema “Inovasi Teknologi untuk Guru Kreatif di Era Digital” tersebut berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 13.30 […]

  • satwa

    Kemunculan Lutung di Kawasan Permukiman Cicantayan Picu Kepanikan Warga

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Neng Merly
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Seekor lutung mendatangi kawasan permukiman warga di Kampung Cibalung, Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Rabu (4/2/2026). Kemunculan satwa liar itu langsung membuat warga panik karena lutung terlihat melompat dari atap ke atap rumah dan berpotensi membahayakan anak-anak yang berada di sekitar lokasi. Lutung awalnya muncul di area permukiman bagian bawah, lalu bergerak […]

  • Realme GT6 vs Poco F6: Siapa Jawara Smartphone 2024?

    Realme GT6 vs Poco F6: Siapa Jawara Smartphone 2024?

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Persaingan antara Realme dan Xiaomi telah berlangsung lama dengan kedua merek ini terus bersaing ketat di pasar smartphone. Sebagai pemain besar, Realme dan Xiaomi berlomba-lomba menghadirkan smartphone berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau, terutama di segmen menengah ke atas. Mengutip dari wowbabel.com, pada tahun 2024 menyaksikan persaingan yang semakin intens dengan peluncuran dua […]

expand_less