Breaking News
light_mode
Beranda » Gaya Hidup » Silsilah Mochi Makanan Jepang Yang Jadi Icon Kuliner Sukabumi

Silsilah Mochi Makanan Jepang Yang Jadi Icon Kuliner Sukabumi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 7 Jul 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mochi Mendengar namanya sangat identik dengan negara matahari terbit, namun sejak lama kue mungil nan gemoy ini telah menjadi makanan khas sukabumi dan menjadi icon kuliner di kota Sukabumi Jawa Barat, seperti nya asal usul mochi di Kota Sukabumi sendiri tidak terlalu banyak diketahui oleh banyak orang, Kali ini Hitzer akan membahas tentang silsilah atau asal muasal kudapan yang iconic dari Kota Sukabumi ini.

Pengamat sejarah Sukabumi Irman Firmansyah mengatakan bahwa ada dua versi soal asal usul mochi. Versi pertama, kue ini dibawa oleh tentara Jepang yang pernah menduduki Indonesia. Saat itu ada beberapa orang pribumi yang menjadi juru masak di barak-barak militer Jepang.

Barak militer Jepang ketika itu berada di Sekolah Pembentukan Perwira Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Setukpa Polri, yang pada masa kolonial dikenal dengan nama Politie School. Sekolah ini terletak di Jalan Bhayangkara Kota Sukabumi.

“Pada masa pendudukan Jepang, sekolah digunakan sebagai pertahanan militer utama mereka di Sukabumi. Bahkan hingga kini tungku masaknya masih ada di Setukpa,” kata Irman kepada awak media

Penulis buku Soekaboemi the Untold Story ini mengungkapkan, versi kedua soal asal usul mochi mengatakan bahwa kue tersebut telah diwariskan secara turun temurun oleh warga keturunan Tionghoa yang kala itu jumlahnya cukup banyak di Kota Sukabumi. Makanan ini kerap disajikan dalam acara-acara pernikahan dan Tahun Baru Imlek,

Cukup menarik jika membahas kedua perbedaan soal asal usul di atas. Tak jarang hal itu juga kerap menimbulkan konflik ihwal kapan tepatnya makanan ini masuk ke Sukabumi dan bagaimana proses peralihan keahliannya sehingga dapat menyebar luas hingga sekarang.

Pada kenyataannya Mochi adalah makanan tradisional Jepang dalam upacara yang dikenal dengan mochitsuki, yaitu upacara minum teh dengan Mochi sebagai makanannya. Hal menarik lainnya adalah ternyata terdaoat perbedaan antara Mochi Sukabumi dengan mochi dari Jepang.

Sumber: Mochi Kaswari Lampion Sukabumi (@mochilampion_smi) • Instagram photos and videos.html

Mochi Jepang tidak menggukanan pembungkus dari bambu untuk kue yang bertekstur kenyal tersebut. Selain itu, Mochi yang ada di Jepang tidak ada yang berisi kacang tanah.

Beberapa asusmsi kenapa mochi ada dan exsis di Indonesia karena indonesia pernah diduduki Jepang (1942-1945). Hal ini memungkinkan terjadinya pewarisan keahlian dari tentara Jepang kepada penduduk lokal yang bekerja di dapur-dapur militer.

Sejumlah fakta lain yang dapat menguatkan asumsi ini adalah adanya interaksi ekonomi antara orang-orang Jepang dan penduduk lokal yang sebenarnya telah terjadi sebelum negara matahari terbit itu menduduki Indonesia.

Pada sekitar tahun 1930-an, ditemukan sejumlah toko bahan makanan Jepang yang dikenal dengan sebutan Bussando di kota-kota seperti Batavia, Bandung, Semarang, dan Surabaya. Beberapa toko Jepang tersebut menjual berbagai kebutuhan sehari-hari berupa bahan makanan pokok.

Di Sukabumi sendiri Mochi baru berkembang sekitar tahun 1960-an, di mana industri Mochi tua yang masih ada adalah Moci 39 yang berlokasi di Jalan Otto Iskandardinata dan Mochi Ahmad Yani yang terletak di dekat traffic light Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi.

Menurut admin Hitzer  Mochi Kaswari Lampionmochi is the best in sukabumi”  mochi terbaik disukabumi

Mochi lampion

https://media-cdn.tripadvisor.com/media/photo-s/15/50/de/23/img-20181109-153524-largejpg.jpg

Mochi ini terletak di Gg. Kaswari No.1, Selabatu, Kec. Cikole, Kota Sukabumi, Jawa Barat 43114. Menurut admin mochi ini paling terkenal karena harga yang murah dan rasa yang variatif kalo Hitzer ingin beli mochi di lampion harus mampir langsung ke Sukabumi karena mochi lampion ga buka cabang, kalo dari Jakarta sekitar 3 jam, ada lagi nih tips nya kalo mau mampir ke Kota Sukabumi lewat jalur lingkar selatan aja terus belok kiri ke jalan Cemerlang lewat Kampus Universitas BSI Sukabumi mantep deh Hitzer dijamin ga akan macet.

Tidak cuman mochi kaswari lampion masih banyak mochi-mochi lain dengan harga yang variatif dan beraneka ragam rasa.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cetak Lulusan Kompeten, Universitas BSI Sukabumi Selenggarakan Sertifikasi Analis Program

    Cetak Lulusan Kompeten, Universitas BSI Sukabumi Selenggarakan Sertifikasi Analis Program

    • calendar_month Jumat, 22 Jul 2022
    • account_circle Arjun
    • 0Komentar

    Perguruan tinggi berkewajiban menciptakan lulusan yang handal dan siap dalam menghadapi dunia industri, lulusan perguruan tinggi harus memiliki kompetensi berdasarkan standar yang telah ditentukan oleh BNSP (Badan Nasional Standarisasi Profesi). Oleh karena itu, Salah satu upaya Universitas Bina Sarana Informatika untuk memfasilitasi peningkatan kompetensi lulusan yang mampu bersaing dengan angkatan kerja lainya yaitu dengan menyelenggarakan […]

  • Kampanye Bijak Bermedia Digital Berlandaskan Etika Pancasila | Sumber: Doc. Istimewa

    Kampanye Bijak Dunia Maya Berlandaskan Etika Pancasila di SMP Pondok Daun

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Tim mahasiswa melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertema “Kampanye Bijak Dunia Maya Berlandaskan Etika Pancasila” di Yayasan SMP Pondok Daun pada Selasa (18/11/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi digital serta menanamkan kesadaran penggunaan internet secara aman, bertanggung jawab, dan produktif sejak usia dini. Bekal Etika dan Keamanan Berinternet Sebanyak lebih dari 21 […]

  • Foto bersama setelah penandatanganan MoU antara UBSI Sukabumi dan Puskesmas Sukakarya

    UBSI Sukabumi dan Puskesmas Sukakarya Jalin Kerja Sama Strategis untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi mempererat kemitraan dengan UPTD Puskesmas Sukakarya Kota Sukabumi melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU), perjanjian kerja sama (PKS), serta Implementation Arrangement (IA) pada (28/05). BSI Career Center (BCC) Sukabumi mengambil inisiatif untuk memperkuat kolaborasi antara institusi pendidikan dan sektor kesehatan di wilayah Sukabumi. Prosesi penandatanganan dokumen dilakukan […]

  • Klinik PIKOBE Rakornas

    Tingkatkan Kematangan OBE! Partisipasi Prodi Sistem Informasi Kampus Kota Sukabumi dalam Klinik PIKOBE Rakornas APTIKOM 2025

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Shinta Septi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) APTIKOM 2025, berbagai klinik tematik hadir untuk memperkuat kapasitas akademisi dan pengelola program studi di bidang informatika dan komputer. Kegiatan ini menjadi forum berbagi praktik terbaik serta ruang diskusi interaktif antara para akademisi, pengelola program studi, dan narasumber ahli. Membahas isu pendidikan tinggi, seperti […]

  • sedang berbisnis

    Peran Sistem Informasi dalam Bisnis

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Dalam era digital yang terus berkembang, sistem informasi menjadi elemen krusial dalam bisnis. Dengan kemajuan teknologi informasi berbasis komputer dalam dekade terakhir, setiap pemilik perusahaan terpaksa mengadopsi sistem informasi. Sistem informasi kini menjadi bagian integral dari semua aspek kehidupan manusia, termasuk dunia bisnis. Secara umum, perusahaan dapat mengembangkan sistem informasi dari awal untuk […]

  • Tiga Hari Terseret Ombak, Nelayan Tegalbuleud Akhirnya Ditemukan di Pesisir Buniasih | Sumber: Sukabumi Ku

    Dikejar Ombak, Ditemukan Takdir: Akhir Tragis Nelayan Tegalbuleud

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Setelah melakukan pencarian intensif selama tiga hari, tim gabungan akhirnya menemukan jasad Karom (45), nelayan asal Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, dalam keadaan tak bernyawa di pesisir Pantai Kongsi, Desa Buniasih, pada Selasa (14/10/2025) pagi. Lokasi penemuan itu berjarak sekitar tujuh kilometer dari titik awal laporan hilangnya korban. Koordinator Basarnas Pos SAR Sukabumi, Suryo […]

expand_less