Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Robot Humanoid T800, Bisa Bekerja di Pabrik dan Bertarung di Atas Ring

Robot Humanoid T800, Bisa Bekerja di Pabrik dan Bertarung di Atas Ring

  • account_circle Tsaqif Al Ghifari
  • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz.com – Industri robot humanoid semakin berkembang, dan perusahaan seperti EngineAI mencoba menunjukkan bahwa robot humanoid bukan hanya bisa melakukan pekerjaan di pabrik, tetapi juga memiliki kemampuan fisik yang cukup ekstrem.

Hal ini terlihat dari robot andalannya, T800, yang belakangan ditampilkan dalam dua situasi yang sangat berbeda: bekerja di fasilitas manufaktur dan bertarung di atas ring.

T800 Tunjukkan Kemampuan di Lingkungan Pabrik

Belum lama ini, tepatnya pada Agustus lalu EngineAI merilis video yang memperlihatkan T800 bekerja di fasilitas Luxshare-ICT di Suzhou, China.

Dalam video tersebut, beberapa robot T800 terlihat menjalankan berbagai tugas industri, seperti mengenali jenis dan jumlah material, mengambil dan memindahkan barang, hingga melakukan koordinasi dengan kedua tangan.

Robot tersebut juga mampu menghindari objek yang menghalangi jalurnya serta menjaga kestabilan tubuh saat membawa dan menempatkan sebuah kontainer.

EngineAI ingin menunjukkan bahwa perusahaan merancang T800 bukan hanya untuk demonstrasi teknologi, tetapi juga untuk membantu pekerjaan di lingkungan manufaktur.

EngineAI Dorong T800 Masuk ke Dunia Industri

Pemilihan Luxshare-ICT sendiri cukup menarik. Perusahaan tersebut merupakan produsen elektronik besar sekaligus pemasok Apple dan baru-baru ini ikut memimpin pendanaan Series B senilai US$200 juta untuk EngineAI.

Dengan membawa T800 ke fasilitas manufaktur seperti ini, EngineAI seolah ingin memperlihatkan bahwa mereka mulai serius membawa robot humanoid dari tahap pengembangan menuju penggunaan di dunia nyata.

Namun, video tersebut tetap perlu dilihat dengan sedikit kritis. Rekamannya cukup terarah dan sudah melalui proses penyuntingan, sehingga belum bisa menunjukkan seberapa mandiri T800 ketika menghadapi kondisi yang benar-benar tidak terduga di lingkungan pabrik.

EngineAI sebelumnya juga pernah merilis rekaman behind the scenes untuk menjawab keraguan mengenai demonstrasi robotnya.

T800 Juga Unjuk Kemampuan di Atas Ring

Menariknya, T800 juga punya sisi yang sangat berbeda. Pada 15 Agustus, robot ini melakukan debut fisiknya di Amerika Serikat dalam acara REK2 di San Francisco. Robot Embodied Kombat menggelar acara tersebut sebagai ajang pertandingan robot.

Dalam pertarungan tersebut, operator manusia mengendalikan T800 dan menyiarkannya secara langsung melalui X

Sekilas, robot bekerja di pabrik dan robot bertarung memang terlihat seperti dua hal yang tidak berhubungan. Namun bagi EngineAI, keduanya sebenarnya sama-sama menunjukkan kemampuan fisik T800.

Pertarungan Uji Kekuatan Fisik T800

Pertarungan menguji keseimbangan, kekuatan sendi, ketahanan struktur, dan kemampuan bergerak secara dinamis.

Kemampuan tersebut juga dibutuhkan ketika robot harus membawa benda berat atau melakukan pekerjaan fisik di pabrik.

EngineAI menyebut T800 memiliki torsi sendi hingga 450 N·m, yang memungkinkan robot melakukan gerakan ekstrem seperti tendangan sekaligus memberikan kekuatan untuk pekerjaan yang membutuhkan kemampuan membawa beban.

Perusahaan juga sedang menyiapkan liga pertarungan humanoidnya sendiri bernama URKL, dengan hadiah sekitar 1,45 juta dolar.

Pertarungan Jadi Strategi Promosi EngineAI

Strategi ini menunjukkan bahwa pertarungan bukan sekadar hiburan untuk EngineAI. Aksi tersebut juga menjadi cara untuk menarik perhatian publik sekaligus memperlihatkan kemampuan fisik robot.

Sementara itu, EngineAI menggunakan demonstrasi di pabrik untuk menunjukkan sisi lain T800 sebagai mesin yang dapat membantu pekerjaan industri.

Dengan harga awal sekitar US$25.000, EngineAI juga terlihat ingin mendorong T800 agar bisa digunakan secara lebih luas. Perusahaan bahkan mengklaim sedang menuju kapasitas produksi hingga tingkat 10.000 unit.

Tantangan T800 Bukan Sekadar Bertarung

Pada akhirnya, tantangan terbesar T800 bukan sekadar apakah robot ini bisa bertarung atau mengangkat barang.

Yang jauh lebih penting adalah apakah kemampuannya bisa bekerja secara konsisten ketika berada di lingkungan nyata yang penuh situasi tidak terduga.

Video promosi dan pertarungan memang terlihat keren, tetapi dunia pabrik membutuhkan lebih dari sekadar gerakan yang impresif.

Robot harus mampu memahami lingkungan, beradaptasi dengan perubahan, dan menyelesaikan pekerjaan tanpa terus-menerus diarahkan manusia.

Jika EngineAI berhasil mencapai tahap tersebut, T800 bukan hanya akan menjadi robot humanoid yang menarik perhatian karena bisa bertarung, tetapi juga robot yang benar-benar mampu bekerja.

 

  • Penulis: Tsaqif Al Ghifari
  • Editor: Anita Rahmawati

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rizki Juniansyah: Perjalanan Menuju Emas Olimpiade 2024

    Rizki Juniansyah: Perjalanan Menuju Emas Olimpiade 2024

    • calendar_month Jumat, 9 Agt 2024
    • account_circle Nana
    • 0Komentar

    Profil Rizki Juniansyah Sukabumihitz – Rizki Juniansyah, lahir di Serang pada 17 Juni 2003, kini berusia 21 tahun. Ia adalah putra dari Muhammad Yasin, mantan atlet angkat besi Indonesia yang berkompetisi di SEA Games pada era 1983 hingga 1993. Ibunya, Yeni Rohaeni, juga merupakan atlet angkat besi dari Provinsi Banten. Sejak kecil, sang ayah selalu […]

  • Agile atau Waterfall

    Pilih Agile atau Waterfall? Ini Panduan Memahami Dua Metode Populer Pengembangan Software

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Helen Ayu
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Dalam dunia pengembangan perangkat lunak yang terus bergerak cepat, memilih metode kerja yang tepat menjadi salah satu faktor krusial untuk memastikan proyek berjalan lancar dan menghasilkan produk berkualitas. Para pengembang saat ini sering menggunakan dua pendekatan populer, yaitu Agile dan Waterfall. Keduanya memiliki karakteristik berbeda, begitu pula dengan kelebihan dan tantangan masing-masing. Waterfall, […]

  • *PLN Icon Plus dan Pemprov DKI Jakarta Bersinergi Wujudkan Jakarta Menuju Kota Global* Jakarta - PLN Icon Plus, sub-holding dari Perusahaan Listrik Negara (PLN), bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, memperkuat kolaborasinya dalam rangka mendukung program Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT). Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya bersama untuk memajukan Kota Jakarta menuju status sebagai Kota Global. Salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah penataan jaringan utilitas, terutama kabel listrik dan telekomunikasi. Meskipun sudah banyak upaya dilakukan, masih diperlukan usaha ekstra untuk mencapai tata letak yang rapi dan efisien. Pemprov DKI Jakarta, sebagai pihak berwenang dalam penataan kota, mengambil inisiatif dengan melakukan penurunan kabel telekomunikasi yang awalnya terpasang di atas tiang ke dalam tanah. Proses ini diwujudkan melalui PT Jakarta Infrastruktur Propertindo, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dimiliki oleh Pemprov DKI Jakarta, yang merancang Peraturan Gubernur (Pergub) terkait SJUT. Program SJUT ini mencakup penyediaan pipa di dalam tanah yang memungkinkan operator telekomunikasi untuk memindahkan kabel mereka ke lokasi yang lebih efisien. PLN Icon Plus turut berpartisipasi aktif dalam program ini dengan menurunkan kabelnya ke jalur yang sudah disediakan. Ari Rahmat Indra Cahyadi, Direktur Utama PLN Icon Plus, menegaskan komitmen perusahaannya dalam mendukung penataan jaringan kabel di tiang PLN dan berperan aktif dalam merapihkan utilitas di Jakarta. "Kami berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata dalam upaya pembenahan infrastruktur Kota Jakarta," kata Rahmat dalam keterangan tertulis, Rabu (13/3). Sementara itu, dalam acara Balkoters Talk dengan tema "Optimalisasi SJUT Menuju Jakarta Kota Global", Enrico H Batubara, Senior Manager SBU Regional Jakarta dan Banten, menyampaikan progres program SJUT. "Pada tahun 2023, kami berhasil menyelesaikan dan menjalankan SJUT di 44 lokasi, dan pada tahun 2024, kami memiliki rencana untuk menyelesaikan 48 lokasi," ungkapnya. Dengan kolaborasi antara PLN Icon Plus dan Pemprov DKI Jakarta, diharapkan Jakarta dapat terus berkembang menjadi kota yang efisien, modern, dan siap bersaing di tingkat global melalui penataan jaringan utilitas yang terpadu dan terencana.

    PLN Icon Plus dan Pemprov DKI Jakarta Bersinergi Wujudkan Jakarta Menuju Kota Global

    • calendar_month Kamis, 14 Mar 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

     Sukabumihitz.com – PLN Icon Plus, sub-holding dari Perusahaan Listrik Negara (PLN), bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, memperkuat kolaborasinya dalam rangka mendukung program Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT). Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya bersama untuk memajukan Kota Jakarta menuju status sebagai Kota Global. Salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah penataan jaringan utilitas, terutama […]

  • Menjelajah Kuliner Sukabumi: Surga Rasa di Kaki Gunung Gede

    Menjelajah Kuliner Sukabumi: Surga Rasa di Kaki Gunung Gede

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Ardila Khaylila
    • 0Komentar

    raSukabumihitz – Sukabumi bukan hanya terkenal dengan keindahan alamnya, tetapi juga menjadi destinasi menarik bagi para pecinta kuliner. Selain itu, kota dan kabupaten ini menyimpan beragam hidangan khas yang kaya rasa, mulai dari makanan tradisional hingga jajanan legendaris yang jarang ada di tempat lain. Menjelajah kuliner Sukabumi ibarat menemukan “surga rasa” di kaki Gunung Gede. […]

  • Portofolio Digital

    Panduan Lengkap Membuat Portofolio Digital Gratis untuk Fresh Graduate

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Shinta Septi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Bagi fresh graduate, memiliki portofolio digital bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan modal penting untuk memikat perhatian perekrut. Saat ini, perusahaan cenderung memilih kandidat yang menampilkan keterampilan dan kreativitas secara nyata. Selain itu, menyusun portofolio digital yang rapi, mudah diakses, dan gratis dapat meningkatkan daya saing seseorang di pasar kerja. Mengapa Fresh Graduate Membutuhkan […]

  • raker himasa 2026

    HIMASA Gelar Rapat Kerja 2026, Langkah Awal Penguatan Program Organisasi

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Rahma Putri
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi Akuntansi (HIMASA) sukses menggelar Rapat Kerja (Raker) 2026 pada Rabu (21/01). Kegiatan ini berlangsung di Ruang 401 Kampus Veteran dan melibatkan seluruh jajaran pengurus HIMASA sebagai langkah awal dalam menyusun serta mematangkan program kerja selama satu periode kepengurusan. Melalui rapat kerja ini, HIMASA memperkuat koordinasi internal sekaligus menyelaraskan visi […]

expand_less