Gempa di Sukabumi, BMKG Ungkap Penyebab Guncangan M 4,8
- account_circle Salsabila
- calendar_month 17 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gempa di Sukabumi, BMKG Ungkap Penyebab Guncangan M 4,8. | Sumber: BMKG
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumihitz.com, Sukabumi – Gempa di Sukabumi berkekuatan Magnitudo 4,8 mengguncang wilayah Kabupaten Sukabumi dan sekitarnya pada Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 15.11 WIB. Warga di sejumlah daerah merasakan guncangan tersebut. Meski begitu, hingga beberapa saat setelah kejadian belum muncul laporan mengenai kerusakan maupun korban.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa berada di laut, sekitar 79 kilometer barat daya Kabupaten Sukabumi. BMKG juga memastikan gempa tersebut tidak berpotensi memicu tsunami sehingga masyarakat tidak perlu panik.
Penyebab Gempa di Sukabumi Menurut BMKG
Berdasarkan hasil analisis BMKG, gempa ini termasuk gempa dangkal yang muncul akibat aktivitas deformasi batuan di dasar laut. Mekanisme sumber menunjukkan kombinasi pergerakan geser dan naik (oblique thrust fault) yang memicu guncangan.
Walaupun pusat gempa berada di wilayah perairan, hasil pemodelan tidak menunjukkan potensi tsunami. Informasi tersebut menjadi acuan bagi masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
Selain memberikan penjelasan, BMKG terus memantau aktivitas kegempaan di sekitar lokasi untuk mengetahui perkembangan kondisi pascagempa.
BPBD Pantau Dampak Gempa di Sukabumi
Setelah menerima informasi gempa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi langsung mengaktifkan pemantauan di berbagai wilayah. Petugas berkoordinasi dengan personel P2BK, relawan kebencanaan, serta pemerintah kecamatan untuk memastikan kondisi masyarakat dan fasilitas umum.
Hingga sekitar pukul 16.10 WIB, petugas belum menerima laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut. Seluruh wilayah yang mereka pantau masih berada dalam kondisi aman dan terkendali.
Sementara itu, tim BPBD tetap mengumpulkan informasi dari berbagai daerah sebagai langkah antisipasi apabila muncul laporan baru.
Warga Diimbau untuk Tetap Waspada
Meski kondisi masih aman, BPBD tetap mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa susulan. Masyarakat juga perlu mengutamakan informasi resmi dari BMKG maupun BPBD serta menghindari penyebaran informasi yang belum terbukti kebenarannya.
Petugas akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan menyampaikan informasi terbaru apabila muncul dampak lanjutan. Langkah tersebut membantu masyarakat memperoleh informasi yang akurat sekaligus menghindari kepanikan akibat kabar yang belum terverifikasi.
- Penulis: Salsabila
