Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » 15 Tahun Menanti di Cisoblang, Mak Karsinah Berharap Irah Pulang dari Arab Saudi

15 Tahun Menanti di Cisoblang, Mak Karsinah Berharap Irah Pulang dari Arab Saudi

  • account_circle Neng Merly
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Hamparan lahan pertanian Cisoblang di Desa Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, menjadi saksi penantian panjang seorang ibu lansia. Mak Karsinah telah menunggu kepulangan putri satu-satunya, Irah, selama 15 tahun. Hingga kini, Irah masih bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Arab Saudi dan belum kembali ke tanah kelahiran.

Baca Juga : Polisi Amankan Pemuda Cisaat Terkait Dugaan Pencabulan Anak di Sukabumi

Bertahan di Tengah Keterbatasan Fisik

Mengutip dari Sukabumiupdate.com, Meski usia terus bertambah dan kondisi fisiknya semakin terbatas, Mak Karsinah tetap menjalani aktivitas sehari-hari. Setiap pagi, sebelum matahari terbit, ia berangkat ke sawah dan huma untuk menggarap lahan pertanian. Ia melakukan aktivitas tersebut tidak hanya demi memenuhi kebutuhan ekonomi, tetapi juga untuk mengurangi rasa rindu dan kesepian yang ia rasakan.

“Neng Irah, umi hayang gera panggih, gera balik ka Indonesia, (Neng Irah, ibu ingin cepat bertemu, cepat pulang ke Indonesia).” ucap Mak Karsinah.

Kisah Irah menambah daftar panjang pekerja migran asal Jawa Barat yang tertahan lama di luar negeri. Data dari berbagai lembaga perlindungan PMI menunjukkan bahwa kendala komunikasi serta persoalan hak cuti sering menjadi faktor utama yang menghambat kepulangan para pekerja migran dalam waktu bertahun-tahun.

Harapan di Ujung Usia Senja

Lahan pertanian Cisoblang yang tenang merekam keteguhan hati Mak Karsinah dalam menunggu kepulangan anaknya. Kondisi tersebut juga menarik perhatian aktivis sosial di Sukabumi yang menyoroti perlunya peran aktif pemerintah dalam memfasilitasi kepulangan pekerja migran yang telah lama tertahan. Dalam sejumlah kasus, persoalan administratif dan konflik dengan majikan kerap memutus akses para pekerja migran untuk pulang ke kampung halaman.

Kisah Mak Karsinah menjadi gambaran nyata ribuan ibu di berbagai daerah Indonesia yang harus menanggung perpisahan panjang demi memperbaiki kondisi ekonomi keluarga. Di bawah langit Sukabumi yang teduh, Mak Karsinah terus menunggu dengan setia, membuktikan bahwa kasih seorang ibu tidak pernah terbatasi oleh waktu maupun jarak.

Baca Juga : Tol Bocimi Hadirkan Harapan Baru bagi Konektivitas dan Pariwisata Sukabumi

  • Penulis: Neng Merly

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Dia Rekomendasi Menu Berbuka Puasa Enak, Murah dan Mudah Dibuat di Rumah

    Ini Dia Rekomendasi Menu Berbuka Puasa Enak, Murah dan Mudah Dibuat di Rumah

    • calendar_month Rabu, 29 Mar 2023
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Selama bulan yang penuh berkah ini, juga merupakan momen yang paling ditunggu-tunggu oleh para pecinta kuliner, karena banyak hidangan lezat yang menjadi menu khas Ramadhan. “Pastikan gizinya seimbang dalam arti makronutrien, mikronutrien, untuk mendukung aktivitas harian, termasuk puasa, atau misalnya supaya bertenaga itu memang dari segi kalori, gizi, perlu diperhatikan,” imbau chef Devina […]

  • Viral! UNM Hadirkan Lapangan Padel Modern, Mahasiswa Antusias Serbu Lapangan

    Viral! UNM Hadirkan Lapangan Padel Modern, Mahasiswa Antusias Serbu Lapangan

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Aulia Ramadhani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Jakarta, Universitas Nusa Mandiri (UNM) Jatiwaringin yang berlokasi di Jl. Jatiwaringin No. 2, Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, tengah menjadi sorotan setelah menghadirkan fasilitas olahraga baru bertajuk NUMA Padel. Kehadiran lapangan padel bercorak biru tersebut memicu viralnya sebuah video di media sosial. Rekaman seorang mahasiswa yang bermain padel itu menyebar cepat melalui Instagram […]

  • RAUP OMZET JUTAAN RUPIAH DARI TEROBOSAN INDUSTRI SENI MODERN

    RAUP OMZET JUTAAN RUPIAH DARI TEROBOSAN INDUSTRI SENI MODERN

    • calendar_month Selasa, 9 Mei 2023
    • account_circle Cocaw
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Alumni Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) Kampus Sukabumi kembali menunjukkan keberhasilannya di bidang bisnis kreatif. Kali ini, Alumni Program Studi Sistem Informasi Kampus Kota Sukabumi Jenjang S1 ini bernama Zaenal berhasil membuat terobosan di industri seni modern melalui usahanya yang bernama Wartdis. Wartdis adalah usaha yang bergerak di bidang seni modern, menyediakan produk-produk […]

  • tebing

    Indonesia Targetkan Emas Panjat Tebing di World Games 2025

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Neng Merly
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Atlet panjat tebing Indonesia, Veddriq Leonardo, menegaskan tekad untuk merebut medali emas di World Games 2025 yang berlangsung di Chengdu, China, pada 7–17 Agustus. Ia menyatakan bahwa tim telah menyelesaikan hampir seluruh persiapan, dan kini mereka fokus menjaga kondisi fisik serta beradaptasi dengan lokasi pertandingan sebelum bertarung. Baca Juga : Timnas voli putri Indonesia […]

  • Seleksi Wawancara Peserta BSI Explore Kampus Kota Sukabumi

    Seleksi Wawancara Peserta BSI Explore Kampus Kota Sukabumi

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2024
    • account_circle Dewin
    • 0Komentar

    SukabumiHitz.com – Pada hari Jum’at, 16 Agustus 2024, Universitas BSI Sukabumi telah sukses menyelenggarakan seleksi wawancara untuk program BSI Explore. Kegiatan ini terlaksana secara daring melalui Zoom Meeting dan melibatkan lima mahasiswa dari Universitas BSI Sukabumi yang berhasil mencapai tahap akhir seleksi. Kegiatan selesi Wawancara turut  hadiri  Bapak Dede Wintana, M.Kom,, Bapak Mitfah Adi wisastra,  […]

  • Ratusan Siswa Jadi Korban Keracunan Program Makan Bergizi Gratis

    Ratusan Siswa Jadi Korban Keracunan Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Rizky Akbar
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan. Ratusan siswa di berbagai daerah mengalami keracunan setelah menyantap makanan dari program tersebut. Di Kabupaten Bandung Barat, pemerintah mencatat 301 pelajar jatuh sakit hingga Senin (22/9/2025) dan mulai menyiapkan langkah darurat dengan status kejadian luar biasa. Badan Gizi Nasional (BGN), Kementerian Kesehatan, dan BPOM melaporkan […]

expand_less