Breaking News
light_mode
Beranda » Sasakala » Telaga Warna : Mutiara Indah Dibalik Indahnya Berbagai Warna Di Telaga

Telaga Warna : Mutiara Indah Dibalik Indahnya Berbagai Warna Di Telaga

  • account_circle Sisil
  • calendar_month Sabtu, 20 Jan 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Tidak terlalu jauh dari Sukabumi  terdapat sebuah telaga yang airnya bisa berubah rubah warna. Nama telaga ini adalah Telaga warna. Warna dari air telaga ini bisa berubah karena pantulan dari cahaya matahari, sehingga menimbulkan warna gradasi bervariasi.

Terletak di antara Kabupaten Bogor dan Kabupaten Cianjur, telaga warna berada pada ketinggian 1.400 MDPL.

Berbagai fasilitas telah tersedia di Talaga Warna ini, seperti penginapan, ruang meeting, gazebo, flying fox, sewa perahu, mushola, dan lainnya. Para pengunjung bisa menikmati semua fasilitas yang ada di sana sambil menikmati pemandangan yang indah dan sejuk.

Selain keindahan Talaga Warna yang indah dan menawan ini, ternyata ada mitos asal muasal adanya Talaga ini.

Asal usul Talaga Warna

Telaga Warna | Doc: Google Maps Cep Budhi Darma

Zaman dahulu, di daerah Puncak Bogor, lebih tepatnya di lereng Gunung Lemo sekitar Pegunungan Mega Mendung, ada sebuah kerajaan yang terkenal dengan sebutan kerajaan Kutatanggeuhan. Nama kerajaan ini berasal dari kata “Kuta” yang berarti tempat dan “Tanggeuhan” yang berarti andalan. Kerajaan ini seringkali disebut juga sebagai Kerajaan Kemuning Kemangi.

Pemimpin kerajaan ini adalah seorang raja bernama Prabu Swarnalaya, dan memiliki seorang permaisuri yang bernama Ratu Purbamanah. Pada masa pemerintahannya, kerajaan ini hidup dalam perdamaian, tanpa adanya permasalahan diantara para anggota keluarga kerajaan. Meskipun demikian, sang prabu dan permaisurinya ternyata tidak bahagia.

Penyebab dari ketidak-bahagiaan ini karena sang prabu dan permaisurinya ternyata belum memiliki seorang anak walaupun pernikahan mereka sudah bertahun-tahun lamanya. Banyak upaya telah mereka lakukan, seperti mengonsumsi jamu tradisional dan meminta saran kepada penasihat kerajaan, namun usaha tersebut tidak membuahkan hasil apa pun. Pada akhirnya, sang raja Swarnalaya pun memutuskan untuk melakukan ikhtiar lain yaitu bertapa dalam sebuah goa.

Sang Ratu Akhirnya Mengandung

Tahun demi tahun berlalu, sang raja pun menerima sebuah wahyu, atas izin dari Sang Maha Kuasa, dan penantian selama beberapa bulan istri raja hamil lalu melahirkan seorang putri yang cantik dan mereka memberinya nama Nyi Ajeng Gilang Rinukmi, atau lebih banyak orang mengenalnya dengan sebutan Putri Ayu Kencana Ungu.

Mereka pun Bahagia atas kelahiran putri mereka, karena keinginan untuk memiliki keturunan sudah terkabul keluarga kerajaan menjadi lebih bersatu. Saat putri mereka tumbuh dewasa, raja mengadakan sebuah pesta dan memberikan hadiah berupa sebuah kalung kepada Putri Ayu Kencana Ungu.

Namun, Putri Ayu Kencana Ungu menolak untuk menerima kalung itu, bahkan ia melemparkan kalung itu ke luar jendela, yang kemudian jatuh ke tanah. Karena sikap itu, sang ibu pun menangis sejadi-jadinya atas sikap anaknya tersebut. Bersamaan dengan itu, ada satu kejadian di mana terjadi gempa besar dan tanah retak di dalam kerajaan Kutatanggeuhan, keretakan tanah itu semakin lama semakin dalam, hingga akhirnya menenggelamkan kerajaan beserta seluruh isinya. Akhirnya, kerajaan Kutatanggeuhan dan seluruh isinya pun tenggelam.

Karena dasar danau yang begitu bersih, terdapat sinar berkilauan yang terlihat indah dengan berbagai warna berasal dari kalung intan berlian yang berada dalam danau tersebut. Itulah asal-usul adanya warna yang berbeda-beda dalam danau tersebut, yang kini terkenal dengan sebutan Telaga Warna.

 

Baca Juga: Situ Bagendit : Danau Indah Penuh Misteri

 

  • Penulis: Sisil

Rekomendasi Untuk Anda

  • Universitas BSI Sambut Mahasiswa Baru Orientasi Akademik

    Universitas BSI Sambut Mahasiswa Baru Orientasi Akademik

    • calendar_month Kamis, 14 Sep 2023
    • account_circle Dewin
    • 0Komentar

    SukabumiHitz.com – Dalam rangkaian Menyambut mahasiswa baru universitas BSI Menggelar Orientasi akademik mahasiswa baru pada rabu, 13 September 2023, acara yang digelar di aula Universitas BSI Kampus Sukabumi menghadirkan narasumber dari bidang Akademik Bapak Agung Wibowo, ST., M.Kom selaku Kaprodi Sistem Informasi Kampus Kota Sukabumi, serta Dede Wintana, M.Kom Sebagai Bidang Kemahasiswaan Universitas BSI Kampus […]

  • Beasiswa Digital Marketing

    Prestasi Gemilang! Mahasiswi UNM Menjadi Penerima Beasiswa Digital Marketing MAXY Academy

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Shinta Septi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Nur Khofifah, mahasiswi Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nusa Mandiri (UNM), berhasil mengukir prestasi membanggakan. Nur Khofifah terpilih sebagai salah satu penerima Beasiswa Revolving Fund Bootcamp Digital Marketing dari MAXY Academy. Kesempatan emas ini mengantarkan Khofifah menjalani program intensif selama 5 hingga 6 bulan. Program ini akan berlangsung pada 25 […]

  • Mahasiswa Universitas BSI Serahkan Aplikasi Untuk Perekrutan Karyawan

    Mahasiswa Universitas BSI Serahkan Aplikasi Untuk Perekrutan Karyawan

    • calendar_month Minggu, 2 Jul 2023
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika telah berhasil menciptakan sebuah inovasi yang mengagumkan dalam dunia teknologi. Prestasi ini tercapai melalui pengembangan aplikasi Sistem Informasi Recruitment Karyawan Berbasis Website yang dirancang khusus untuk PT. Victoria Beauty Industrial di Purbalingga, Jawa Tengah. Serah terima aplikasi ini telah terlaksana pada Selasa (27/6), beberapa Staf Human Resource Development […]

  • Petani Dirugikan! Alsintan Senilai Rp 450 Juta Diduga Dikorupsi

    Petani Dirugikan! Alsintan Senilai Rp 450 Juta Diduga Dikorupsi

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Dugaan penggelapan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) senilai Rp450 juta mencuat di Desa Bojongjengkol, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi. Barisan Patriot Bela Negara (BPBN) Sukabumi melaporkan kasus ini ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukabumi pada Rabu(11/06). Mengutip dari Sukabumiupdate, Kepala Bidang Sarana Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Deni Ruslan, mengonfirmasi bahwa alsintan tersebut merupakan traktor […]

  • Masuk Sistem Informasi dan Teknologi Informasi atau STI? Kenali Perbedaannya Biar Nggak Salah Jalan | Doc: Istimewa

    Masuk Sistem Informasi dan Teknologi Informasi atau STI? Kenali Perbedaannya Biar Nggak Salah Jalan

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Rifa Fitriyani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Banyak orang masih menganggap semua mahasiswa jurusan komputer memiliki kemampuan yang sama. Mereka sering mengira mahasiswa IT hanya bisa memperbaiki printer, menginstal ulang sistem operasi, atau sekadar membantu mengatasi masalah gawai. Padahal, dunia teknologi informasi memiliki cakupan yang sangat luas dengan peran dan keahlian yang berbeda-beda. Kebingungan paling sering muncul saat calon mahasiswa […]

  • Mochi Lampion Kaswari, Sukabumi. Pusat Oleh-Oleh Khas Sukabumi

    Mochi Lampion Kaswari: Sajian Autentik Sukabumi dengan Cita Rasa Tak Tergantikan

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
    • account_circle Nana
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Mochi Lampion Kaswari mengusung cita rasa autentik Sukabumi. Sebagai salah satu pelopor mochi di Sukabumi mereka berkomitmen untuk menghadirkan camilan tradisional berkualitas tinggi yang menjadi favorit masyarakat dari generasi ke generasi. Lalu, bagaimana sejarah mochi ini? Mari kita simak! Sejarah dan Keunikan Mochi Lampion Kaswari Mochi, yang kita kenal sebagai oleh-oleh khas Sukabumi, […]

expand_less