Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Perkuat Bilateral  RI-Australia, Atdikbud RI Canberra Apresiasi  Kehadiran Muhammadiyah Australian College (MAC)  

Perkuat Bilateral  RI-Australia, Atdikbud RI Canberra Apresiasi  Kehadiran Muhammadiyah Australian College (MAC)  

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 2 Jan 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz.com, Sydney– Cabang maupun Ranting Istimewa Muhammadiyah di Australia dapat memainkan peran penting dalam mempererat hubungan Indonesia-Australia. Kehadiran Muhammadiyah Australian College (MAC) di Australia telah membantu pemerintah RI dalam menjelaskan wajah Islam Indonesia yang ramah, moderat dan berkemajuan kepada masyarakat Australia. Sekolah Muhammadiyah di Australia dapat menjadi jembatan budaya antarmasyarakat kedua negara.

Hal tersebut disampaikan oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Canberra, Mukhamad Najib, saat membuka kegiatan Baitul Arqom Muhammadiyah di Sydney, Australia, Sabtu (30/12/2023). Dalam sambutannya,  Atdikbud Najib mengapresiasi semangat penyebarluasan paham Islam berkemajuan Muhammadiyah di luar negeri, termasuk bumi Australia yang multi-kultural.

Atdikbud Najib menyinggung sebuah hasil riset yang menemukan bahwa sebagian penduduk Australia merasa tidak terlalu dekat secara kultural dengan masyarakat Indonesia. Sebaliknya, perasaan dekat dengan masyarakat Amerika dan atau Eropa lebih kuat. Hal ini berbanding terbalik dengan fakta kedekatan G-to-G antara Australia dan Indonesia. Najib mengatakan, jika pada level pimpinan negara, hubungan antara Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Anthony Albanese sangatlah baik. Bahkan,  menurut Najib, kunjungan bilateral pertama yang dilakukan Albanese setelah dilantik adalah ke Indonesia.

Persepsi masyarakat Australia yang masih belum sepenuhnya merasa dekat dengan Indonesia, tambah Najib, menjadi cermin pentingnya mengenalkan Indonesia dari aspek masyarakat dan budaya secara utuh dan terus menerus. “Berdirinya Muhammadiyah Australian College (MAC) dapat menjadi sarana strategis dalam mengenalkan Indonesia dan wajah muslim Indonesia yang ramah, moderat dan berkemajuan kepada masyarakat Australia melalui pendidikan”, ujar Najib  dalam rilis yang diterima Sukabumihitz.com.

Atdikbud Najib juga menekankan bahwa keberadaan MAC di Melbourne perlu diperluas ke negara bagian lain, termasuk New South Wales.

Pendirian amal usaha Muhammadiyah di Australia, baik pendidikan, kesehatan maupun sosial, relevan dengan ikhtiar internasionalisasi paham Muhammadiyah sebagaimana tema Baitul Arqom kedua di Sydney ini. Senyampang dengan itu, Hamim Jufri sebagai ketua Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Australia menilai bahwa kehadiran MAC di Melbourne, merupakan wujud dari diplomasi kebudayaan dan ikhtiar membangun kepercayaan masyarakat Australia terhadap Indonesia.

“Tentu, MAC ini menjadi uji nyali dan skills bagaimana pendidikan berkemajuan, modern, dan Islami itu dikelola sesuai dengan standard pendidikan di Australia,” kata Hamim.

Sementara itu Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Bachtiar Dwi Kurniawan menilai, peserta Baitul Arqom di Sydney adalah kalangan diaspora Indonesia di Australia. Oleh karena itu, pikiran, inspirasi dan pengalaman hidup di Australia yang multikultural harus digali secara partisipatif melalui Baitul Arqom ini.

“Dengan sendirinya, Baitul Arqom ini akan dapat memberdayakan potensi peserta dan punya manfaat untuk kaderisasi dan visi kepemimpinan Muhammadiyah di masa kini dan masa depan,” ujarnya.

Baitul Arqom yang diselenggarakan oleh PCIM Australia dengan panitia lokal Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah (PRIM) dan Aisyiyah New South Wales berlangsung sampai tanggal 1 Januari 2024. Seremoni pembukaan dihadiri oleh Konsul Penerangan sosial dan budaya Konsulat Jenderal RI Sydney, Ketua PCIM Australia, dan PRIM NSW serta PRIM Canberra. Sementara Pimpinan Pusat Muhammadiyah terwakili oleh Bachtiar Dwi Kurniawan selaku Ketua MPKSDI dan Yayah Khisbiyah sebagai Sekretaris Lembaga Hubungan dan Kerjasama Internasional (LHKI).

Di akhir pembukaan Baitul Arqam, Ketua PCIM Australia menyerahkan sepenuhnya pengelolaan kegiatan Baitul Arqom kepada Master of Training yakni Dr Azaki Khoirudin dan tim instruktur lainnya. Kegiatan yang berlangsung di Kent Lodge Crosslands and Youth Centre, Galston, Sydney, diikuti oleh 40 peserta dari kalangan diaspora Indonesia di Australia, baik warganegara, penduduk permanen, maupun pendatang sementara seperti mahasiswa dan mereka yang sedang bekerja di negeri Kanguru dan Koala ini. Di antaranya mereka berasal dari negara bagian Victoria, New South Wales, dan Canberra.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 23 Jurusan Kuliah yang Mudah Dapat Kerja di Sukabumi dengan Kondisi yang Serba Digital

    23 Jurusan Kuliah yang Mudah Dapat Kerja di Sukabumi dengan Kondisi yang Serba Digital

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle kontributor 1
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Menentukan jurusan kuliah lebih baik tidak asal atau sekadar ikut-ikutan. Tapi kamu juga harus tahu apa saja jurusan kuliah yang mudah dapat kerja setelah kamu lulus. Apalagi saat ingin memutuskan Jejang Setelah Kuliah dimana saat ini banyak sekali di intervensi oleh perkembangan era digital yang sangat masif.  dan tentu saja kamu pasti ingin […]

  • LKBB

    MAN 2 Kota Sukabumi Borong Penghargaan di LKBB BSI Flash 2024

    • calendar_month Minggu, 8 Sep 2024
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Universitas BSI Sukabumi bersama Komunitas Pelatih Paskibra Sukabumi (Kappas) sukses mengadakan Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) BSI Flash 2024 pada Sabtu (7/9). Lomba yang diikuti oleh 59 pleton dari berbagai SMA/SMK/sederajat di wilayah Sukabumi dan sekitarnya ini menjadi sorotan besar di kalangan pelajar. Persaingan antar tim berlangsung ketat, menampilkan kompetisi yang penuh semangat […]

  • Universitas BSI Sukabumi semakin menegaskan perannya dalam menghasilkan profesional yang memiliki daya saing global.

    Sistem Informasi Akuntansi: Mencetak Profesional Global

    • calendar_month Jumat, 9 Agt 2024
    • account_circle Nana
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Di tengah pesatnya perkembangan digital, Program Studi Sistem Informasi Akuntansi di Universitas BSI Sukabumi semakin menegaskan perannya dalam menghasilkan profesional yang memiliki daya saing global. Program ini memadukan keahlian akuntansi dengan keterampilan teknologi informasi, mempersiapkan lulusan untuk menghadapi persaingan di pasar kerja internasional. Kurikulum yang Terus Beradaptasi dengan Teknologi Terbaru Ketua Program Studi […]

  • Berprestasi di Kancah Nasional, Mahasiswi UBSI Raih Empat Medali Olimpiade Tingkat Nasional

    Berprestasi di Kancah Nasional, Mahasiswi UBSI Raih Empat Medali Olimpiade Tingkat Nasional

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Rizky Akbar
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Dunia akademik UBSI Sukabumi kembali mendapatkan kabar membanggakan. Gracia Vanesa Gamma Putri Wardhana, mahasiswi Program Studi Sistem Informasi Akuntansi, berhasil meraih empat medali sekaligus pada ajang Kesaktian Pancasila Academic Competition (KPAC) 2025 tingkat nasional. Prestasi ini menunjukkan konsistensinya dalam kompetisi akademik, terutama di tengah persaingan ketat peserta dari berbagai perguruan tinggi. Ajang yang […]

  • Siapkan Modul Ajar Berbasis Digital. Dosen UBSI Gelar Rapat Koordinasi Penyusunan Modul Ajar

    Siapkan Modul Ajar Berbasis Digital. Dosen UBSI Gelar Rapat Koordinasi Penyusunan Modul Ajar

    • calendar_month Minggu, 6 Agt 2023
    • account_circle Dewin
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Dalam menghadapi Tahun Akademik baru 2023/2024 Program Studi Ilmu Komputer Kampus Kota Sukabumi menggelar penyusun modul pembelajaran. merupakan langkah penting dalam proses pengembangan materi pembelajaran yang efektif dan berkualitas. Dalam hal ini, modul pembelajaran yang akan pada matakuliah Statistika Kegiatan yang terlaksana pada Meeting Room Universitas Bina Sarana Informatika pada 5 Agustus 2023. […]

  • Makna Al-Asham

    Menelusuri Makna Al-Asham: Alasan Mengapa Rajab Disebut Bulan Tuli?

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Rahma Putri
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Dalam kalender Hijriah, bulan Rajab menempati posisi yang sangat istimewa sebagai salah satu dari empat Asyhurul Hurum atau bulan yang disucikan. Namun, di balik kemuliaannya, terdapat satu julukan unik yang menyertai bulan ini, yaitu Al-Asham. Secara terminologi dan sejarah, penamaan ini menyimpan filosofi mendalam yang merefleksikan kedamaian dan limpahan kasih sayang Sang Pencipta […]

expand_less