Alumni Cyber University Bahas Kompetensi Lulusan Bisnis Digital
- account_circle Ardila Khaylila
- calendar_month 56 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Alumni dan Cyber University Bahas Kompetensi Lulusan Bisnis Digital | Sumber: Dok. Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumihitz.com, Jakarta – Alumni Cyber University menghadapi kebutuhan industri terhadap tenaga kerja yang cakap memadukan bisnis dan teknologi. Karena itu, Cyber University (Universitas Siber Indonesia) menggelar forum Cyber Connect 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Cyber University, Jl. TB Simatupang No. 6, Jakarta Selatan, Kamis (24/9). Forum ini membahas kesiapan lulusan menghadapi tuntutan dunia kerja yang terus berkembang pesat.
Forum tersebut mempertemukan akademisi dan praktisi industri. Keduanya membahas standar kesiapan kerja lulusan Cyber University. Selain itu, kegiatan ini menjadi ruang bagi kampus untuk memahami kebutuhan industri digital yang terus berkembang saat ini.
Alumni Bahas Kompetensi Lulusan Bisnis Digital
Forum Cyber Connect 2026 turut menghadirkan Pj. Kepala Bagian Divisi Human Capital Bank Raya, Diki Zulfikri. Ia merupakan alumni Program Studi (Prodi) Bisnis Digital Cyber University. Dalam forum tersebut, Diki menyoroti pentingnya keseimbangan antara teori dan keterampilan praktis.
“Lulusan Prodi Bisnis Digital perlu memiliki kombinasi antara kemampuan analitis, pemahaman bisnis, penguasaan teknologi digital, serta komunikasi yang baik,” kata Diki, dari rilis yang diterima, Rabu (10/9).
Selanjutnya, Diki menjelaskan kebutuhan industri saat ini. Menurutnya, perusahaan membutuhkan pekerja yang adaptif. Selain itu, pekerja juga perlu memanfaatkan teknologi untuk menyelesaikan berbagai masalah.
Suadi Mariyo turut menyampaikan pandangan serupa. Ia menjabat sebagai Supervisor Divisi Human Capital Bank Raya sekaligus alumni Prodi Bisnis Digital Cyber University. Suadi kemudian membagikan pengalamannya saat menerapkan ilmu kuliah dalam dunia profesional.
“Belajar di Prodi Bisnis Digital membekali saya bukan hanya dengan pengetahuan, tetapi juga pola pikir untuk menghadapi dunia kerja yang terus berubah,” ungkap Suadi.
Cyber Connect Dorong Penyesuaian Kurikulum
Kehadiran praktisi industri dan alumni memberikan masukan penting bagi kampus. Oleh karena itu, Cyber University memanfaatkan forum tersebut untuk mengevaluasi kesesuaian kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja.
Ketua Prodi Bisnis Digital Cyber University, Vivi Afifah, menilai masukan dari dunia usaha memiliki peran penting. Menurutnya, kampus perlu memahami kompetensi yang benar-benar perusahaan butuhkan.
“Kami ingin mendengar langsung dari pengguna lulusan mengenai kompetensi yang benar-benar dibutuhkan di dunia kerja,” kata Vivi.
Selain itu, Vivi menyebut evaluasi tersebut dapat memperkuat kemampuan mahasiswa. Fokusnya mencakup bidang data, teknologi, serta pemecahan masalah. Dengan begitu, mahasiswa dapat mempersiapkan diri menghadapi tantangan industri digital.
Vivi berharap forum Cyber Connect 2026 dapat memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri. Selanjutnya, kampus dapat melakukan evaluasi kurikulum secara berkelanjutan. Langkah tersebut juga membantu perguruan tinggi mencetak lulusan yang tidak hanya memahami teori, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata bagi industri digital.
- Penulis: Ardila Khaylila
