KMI Expo 2026, Artholic Studio Unjuk Kreativitas Mahasiswa UNM
- account_circle Salsabila
- calendar_month 2 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KMI Expo 2026, Artholic Studio Unjuk Kreativitas Mahasiswa UNM | Sumber: Doc. Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumihitz.com, Purwokerto – Artholic Studio, usaha rintisan mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis, berhasil melangkah ke ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo 2026. Tim binaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) ini membawa inovasi dekorasi dinding berbahan kayu MDF ke kompetisi tingkat nasional yang berlangsung di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, pada 29 September hingga 1 Oktober 2026.
Melalui Artholic Studio, mahasiswa UNM menghadirkan produk dekorasi interior yang menggabungkan kreativitas, nilai estetika, dan personalisasi. Inovasi ini juga membuka peluang bisnis di sektor dekorasi ruangan yang terus berkembang.
Artholic Studio Hadirkan Inovasi Dekorasi Interior
Artholic Studio mengembangkan dekorasi dinding berbahan kayu Medium Density Fiberboard (MDF) dengan mengutamakan desain estetik dan sentuhan personal. Produk ini menjadi wujud kreativitas mahasiswa dalam mengolah ide menjadi barang bernilai jual.
Sebelum mengikuti KMI Expo 2026, tim Artholic Studio telah menjalani proses pengembangan usaha secara menyeluruh. Mereka mengelola berbagai aspek bisnis secara mandiri, mulai dari produksi, pemasaran, dan keuangan hingga pengurusan legalitas usaha.
Tim juga memperkuat identitas merek serta meningkatkan nilai jual produk agar mampu bersaing di pasar. Berbagai proses tersebut menjadi bekal penting bagi Artholic Studio untuk memperkenalkan usahanya di tingkat nasional.
Dosen Pendamping Apresiasi Perjalanan Bisnis Mahasiswa
Dosen pendamping Artholic Studio, Johan Hendri Prasetyo, mengapresiasi kerja keras tim dalam membangun bisnis dari proyek kampus. Ia menilai KMI Expo 2026 menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperlihatkan potensi usaha yang telah mereka kembangkan.
“KMI Expo menjadi momentum penting bagi Artholic Studio untuk menunjukkan bahwa produk mahasiswa tidak hanya dapat dikembangkan sebagai tugas atau proyek kampus, tetapi juga memiliki potensi untuk menjadi sebuah bisnis yang nyata,” katanya dalam rilis yang diterima, Selasa (29/9).
Johan berharap tim dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan bisnis sekaligus memperluas jejaring dengan berbagai pihak.
KMI Expo 2026 Jadi Ruang Pengembangan Potensi Mahasiswa
Ketua Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri, Lia Mazia, turut menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian Artholic Studio. Menurutnya, keberhasilan ini menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam menggabungkan kreativitas, strategi branding, pemasaran, dan teknologi untuk menciptakan peluang usaha.
“Ini menunjukkan bahwa mahasiswa Bisnis Digital memiliki potensi untuk mengembangkan kreativitas menjadi peluang bisnis yang konkret,” tutur Lia.
Ia berharap partisipasi Artholic Studio dalam KMI Expo 2026 dapat mendorong perkembangan skala bisnis sekaligus memotivasi mahasiswa lain untuk mulai berwirausaha.
“Keikutsertaan dalam KMI Expo 2026 menjadi ruang strategis bagi mahasiswa untuk menguji kemampuan komunikasi bisnis, memperluas jaringan dengan mitra, serta melihat peluang pasar secara lebih luas,” ujarnya.
Keikutsertaan Artholic Studio dalam ajang nasional ini memperlihatkan bahwa mahasiswa dapat mengembangkan ide kreatif menjadi usaha yang memiliki nilai ekonomi. Dengan pengelolaan yang konsisten, inovasi mahasiswa juga berpeluang tumbuh menjadi bisnis yang berkelanjutan.
- Penulis: Salsabila
- Editor: Salsabila
