Breaking News
light_mode
Beranda » Gaya Hidup » Kuliner » Serabi, Jajanan Tradisional Indonesia yang Gurih dan Manis

Serabi, Jajanan Tradisional Indonesia yang Gurih dan Manis

  • account_circle Ardila Khaylila
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz.com – Serabi menjadi salah satu jajanan tradisional Indonesia yang masih mudah masyarakat jumpai hingga sekarang. Makanan berbentuk bulat ini memiliki tekstur lembut dengan bagian pinggir yang sedikit renyah. Rasanya juga beragam, mulai dari gurih hingga manis sesuai dengan jenis dan daerah asalnya.

Jajanan ini umumnya menggunakan tepung beras sebagai bahan utama. Masyarakat memasak adonan tersebut memakai tungku atau wajan kecil sehingga menghasilkan aroma khas. Setiap daerah memiliki cara tersendiri dalam menyajikan makanan tersebut sehingga muncul banyak variasi. Perbedaan cara penyajian juga membuat setiap daerah memiliki ciri khas sesuai dengan budaya dan selera masyarakat setempat.

Serabi Bandung dan Ciri Khasnya

Sajian tradisional berbahan tepung beras dan santan | Sumber: Pinterest

Serabi Bandung berasal dari Jawa Barat dan memiliki bentuk yang cenderung lebih tebal. Bagian tengahnya terasa lembut, sedangkan pinggirannya dapat terasa sedikit renyah. Jajanan ini juga terkenal dengan pilihan topping yang beragam.

Masyarakat dapat menikmati serabi Bandung dengan topping oncom, telur, keju, cokelat, susu, hingga berbagai kreasi lainnya. Karena itu, jajanan ini bisa hadir dalam pilihan rasa gurih maupun manis. Perpaduan tekstur lembut dan topping yang beragam membuat makanan tersebut tetap menarik bagi berbagai kalangan.

Versi Solo yang Tak Kalah Unik

Berbeda dengan versi Bandung, jajanan khas Solo ini memiliki bentuk yang lebih tipis dengan bagian pinggir yang melebar. Bagian tengahnya tetap lembut dan biasanya terasa gurih karena penggunaan santan dalam adonannya.

Serabi Solo juga memiliki pilihan topping seperti nangka, pisang, dan cokelat. Beberapa versi menghadirkan isian pada bagian tengah lalu melipatnya hingga bentuknya menyerupai gulungan. Tekstur dan bentuk tersebut menjadi salah satu ciri khas yang membedakan jajanan ini dari versi asal Bandung.

Apa Perbedaan Serabi Bandung dan Solo?

Perbedaan keduanya paling terlihat dari bentuk, tekstur, dan cara penyajian. Serabi Bandung cenderung lebih tebal dan sering hadir dengan berbagai topping, sedangkan versi Solo memiliki bentuk lebih tipis dengan pinggiran yang melebar.

Dari segi rasa, versi Bandung lebih fleksibel karena dapat hadir dengan topping gurih maupun manis. Sementara itu, versi Solo lebih menonjolkan rasa gurih dari santan dan sering memadukannya dengan isian manis.

Meski memiliki perbedaan, keduanya sama-sama menunjukkan kekayaan jajanan tradisional Indonesia yang terus berkembang mengikuti selera masyarakat. Serabi juga tetap menarik sebagai pilihan camilan untuk menemani waktu santai bersama keluarga maupun teman.

  • Penulis: Ardila Khaylila
  • Editor: Ardila Khaylila

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petani Milenial

    Sekolah Lapang Hidroponik di Sukabumi Dorong Petani Milenial Manfaatkan Teknologi

    • calendar_month Kamis, 30 Mei 2024
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Dalam upaya meningkatkan produksi pertanian berbasis teknologi, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi menyelenggarakan Sekolah Lapang Agribisnis Hortikultura Budidaya Hidroponik. Acara ini berlangsung di Kawasan Agrowisata Cikundul (KAC) pada hari Selasa (28/5). Turut hadir Penjabat Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, dan Ketua TP-PKK Kota Sukabumi, Diana Rahesti. Selain itu, pada […]

  • Pengukuhan Pengurus HIMASA UBSI Sukabumi 2025

    Pengukuhan Pengurus HIMASA UBSI Sukabumi 2025: Kepemimpinan Visioner di Era AI

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Sebanyak 33 pengurus baru Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi Akuntansi (HIMASA) UBSI Sukabumi periode 2025 resmi dilantik oleh pembina HIMASA dalam acara pengukuhan yang digelar pada Kamis (20/3) pukul 16.00 WIB di Kampus A UBSI Sukabumi. Acara ini mengusung tema inspiratif, “Membentuk Kepemimpinan Visioner di Era AI untuk Inovasi dan Prestasi Gemilang.” Struktur kepengurusan […]

  • Kunci Belajar Efektif

    Metakognisi: Kunci Belajar Efektif yang Sering Terlupakan Mahasiswa

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Aulia Ramadhani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Banyak mahasiswa menghabiskan waktu berjam-jam untuk belajar, tetapi hasilnya tidak selalu sesuai harapan. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya pemahaman tentang metakognisi. Metakognisi keterampilan penting yang dapat membantu mahasiswa belajar lebih efektif, namun jarang diajarkan secara langsung di kelas. Apa Itu Metakognisi? Metakognisi adalah kemampuan untuk menyadari, memahami, dan mengendalikan proses berpikir sendiri. Dengan […]

  • HIMASI Gelar Audiensi Koneksi Karier bersama Diskominfo

    HIMASI Gelar Audiensi Koneksi Karier bersama Diskominfo

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Devina Fitri Awalia
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Sukabumi – Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HIMASI) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi terus memperkuat sinergi dengan berbagai instansi untuk membuka peluang pengembangan karier bagi mahasiswa. Salah satu langkah nyata hadir melalui Audiensi Koneksi Karier yang berlangsung pada Kamis, 16 Juli 2026, pukul 09.00 WIB. Kegiatan tersebut bertempat di Ruang Rapat Dinas Komunikasi […]

  • Pendampingan Roadmap Penelitian

    Pendampingan Roadmap Penelitian dan PkM, Prodi Sistem Informasi UBSI Sukabumi Perkuat Arah Riset

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Naurah Rayyani Sri Rejeki
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Sukabumi – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar Pendampingan Penyusunan Roadmap Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Tingkat Universitas, Fakultas, dan Program Studi pada Selasa (15/9). Kegiatan berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting dengan peserta dari berbagai unsur sivitas akademika, termasuk  Program Studi (Prodi) Sistem Informasi UBSI Kampus Kota Sukabumi. Kegiatan tersebut menghadirkan Prof. […]

  • laos

    Timnas Indonesia U-23 Gagal Raih Poin Penuh Usai Ditahan Imbang Laos

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Neng Merly
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Timnas Indonesia U-23 bermain imbang 0–0 melawan Laos pada laga perdana Grup Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Rabu (3/9/2025) malam. Hasil ini membuat langkah awal Garuda Muda tersendat meski ribuan suporter sudah memberikan dukungan penuh di stadion. Garuda Muda Dominasi Serangan Sejak menit awal, Indonesia langsung menekan pertahanan […]

expand_less