Audit Mutu UBSI Dorong Perbaikan Kualitas Lewat RTM 2026
- account_circle Rifa Fitriyani
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

BPMA UBSI Bahas Hasil Audit Mutu dan Tindak Lanjut RTM 2026 | Sumber: Doc. Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumihitz.com, Sukabumi – Audit Mutu UBSI kembali menjadi bagian penting dalam upaya menjaga kualitas penyelenggaraan pendidikan. Badan Penjamin Mutu dan Akreditasi (BPMA) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melaksanakan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) serta rapat tindak lanjut Audit Mutu Internal (AMI) pada 7–10 September 2026.
Kegiatan tersebut menjadi forum evaluasi bagi UBSI untuk melihat hasil audit, membahas temuan, serta menentukan langkah perbaikan. Selain itu, kegiatan turut melibatkan perwakilan UBSI Sukabumi sebagai bagian dari proses evaluasi mutu pada lingkungan kampus.
Audit Mutu Jadi Bahan Evaluasi UBSI
Rapat Tinjauan Manajemen menjadi forum bagi UBSI untuk meninjau hasil Audit Mutu Internal yang telah berlangsung. Melalui forum tersebut, setiap pihak terkait membahas temuan serta mengevaluasi pelaksanaan standar mutu pada masing-masing unit.
Audit Mutu tidak sekadar menghasilkan catatan evaluasi. Setiap temuan menjadi bahan bagi unit terkait untuk melihat bagian yang sudah berjalan baik maupun aspek yang masih membutuhkan pembenahan. Karena itu, hasil audit dapat menjadi dasar untuk menyusun langkah perbaikan secara lebih terarah.
Kegiatan tersebut turut menghadirkan Kepala Badan Penjaminan Mutu Akademik (BPMA) UBSI, Lita Sari Marlina, serta Suparni, M.Kom., selaku Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Internal (LPMI). Keduanya memberikan arahan dalam pembahasan hasil audit dan proses tindak lanjut penjaminan mutu.
Audit Mutu Dorong Tindak Lanjut Berkelanjutan
Selain mengevaluasi hasil audit, rapat membahas tindak lanjut atas berbagai temuan yang telah muncul. Setiap unit dapat menentukan langkah pembenahan sesuai kebutuhan berdasarkan hasil evaluasi yang telah dibahas bersama.
Proses tindak lanjut memiliki peran penting dalam siklus penjaminan mutu. Unit tidak hanya mengetahui bagian yang perlu mendapat perhatian, tetapi juga dapat menentukan tindakan untuk memperbaiki pelaksanaan kegiatan secara berkelanjutan.
Arahan dari Lita Sari Marlina dan Suparni, M.Kom. turut memperkuat koordinasi antarunit. BPMA, LPMI, serta unit-unit lingkungan UBSI dapat menyelaraskan langkah agar proses penjaminan mutu berjalan secara konsisten.
Audit Mutu Perkuat Budaya Mutu UBSI Sukabumi
Keterlibatan UBSI Sukabumi dalam rangkaian RTM dan rapat tindak lanjut AMI menunjukkan komitmen unit kampus dalam menjaga standar mutu UBSI. Melalui evaluasi tersebut, setiap unit memperoleh kesempatan untuk melihat pelaksanaan kegiatan secara lebih objektif.
Hasil evaluasi juga dapat membantu unit mempertahankan capaian yang sudah baik. Sementara itu, temuan yang masih membutuhkan perbaikan dapat menjadi dasar untuk menyusun strategi pembenahan.
Bagi lingkungan perguruan tinggi, proses penjaminan mutu memiliki manfaat yang luas. Evaluasi tidak berhenti setelah audit selesai, tetapi berlanjut melalui tindak lanjut, pemantauan, serta perbaikan yang konsisten.
Dorong Kualitas Pendidikan Secara Konsisten
Pelaksanaan RTM dan tindak lanjut AMI pada 7–10 September 2026 menjadi salah satu langkah UBSI dalam membangun budaya mutu secara konsisten. Forum tersebut membantu pimpinan dan unit terkait memahami hasil evaluasi sekaligus menentukan langkah yang perlu dilakukan.
Dengan tindak lanjut yang jelas, hasil audit dapat memberikan manfaat bagi pengelolaan perguruan tinggi. Setiap unit juga dapat meningkatkan kualitas layanan serta penyelenggaraan pendidikan sesuai standar yang berlaku.
Melalui kegiatan ini, BPMA bersama LPMI dan seluruh unit UBSI terus mendorong penjaminan mutu sebagai proses yang berkelanjutan. Evaluasi dan tindak lanjut menjadi landasan untuk mempertahankan capaian sekaligus memperbaiki berbagai aspek yang masih membutuhkan pengembangan.
- Penulis: Rifa Fitriyani
- Editor: Vina Agustina
