Sukabumihitz – Event bergengsi bertajuk UMKM Sukabumi Go Export National Consumer Product Fair 2025 sukses diselenggarakan pada Rabu, 19 Februari 2025, di Aula Universitas BSI Kampus Sukabumi, Jalan Cemerlang No.8, Sukakarya, Kec. Warudoyong, Kota Sukabumi. Acara ini bertujuan untuk mendorong pelaku UMKM di Sukabumi agar dapat bersaing dan berkembang lebih pesat di pasar global.
Acara dimulai dengan pembukaan yang unik, menggunakan empat bahasa: Indonesia, Inggris, Prancis, dan Sunda. Setiap pembicara menyampaikan bahasa yang berbeda, memberikan kesan internasional dan inklusif. Dalam sambutannya, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Bapak Agus Wawan Gunawan SIP, MIP menegaskan pentingnya UMKM untuk mempersiapkan diri agar dapat melebarkan sayapnya ke pasar global.
Acara ini menarik perhatian sejumlah mahasiswa, organisasi, dan pelaku UMKM dari berbagai sektor yang antusias mengembangkan bisnis mereka. Dengan semangat sinergi dan kolaborasi, acara ini menjadi wadah yang bermanfaat bagi para UMKM yang ingin mengenalkan produk mereka ke dunia internasional.
Sebagai moderator, Sinta Amelia memimpin diskusi dengan profesional, memberikan kesempatan kepada narasumber untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman. Para narasumber yang turut serta dalam acara ini adalah Fikry Ikhsan, seorang praktisi bisnis dan digital marketing, serta Dr. (c) Ramdani Murdiana, S.Pd., M.M., CEO Bumi Gemstone, seorang pakar dalam pengembangan bisnis UMKM dan pemasaran global.
Dalam sesi diskusi, Fikry Ikhsan membagikan wawasan tentang pentingnya digital marketing untuk UMKM yang ingin merambah pasar global. Ia menekankan, “Salah satu cara untuk memperkenalkan produk kita ke dunia internasional adalah dengan memanfaatkan platform digital. Dalam dunia yang semakin terhubung, digital marketing bukan lagi pilihan, tetapi sebuah kebutuhan.”
Baca juga: Potensi Ekonomi Desa Caringin: Memperkuat Kearifan Lokal Melalui UMKM dan Pertanian
Sementara itu, Dr. Ramdani Murdiana, S.Pd., M.M., CEO Bumi Gemstone, juga menambahkan bahwa UMKM harus fokus pada inovasi dan kreativitas untuk tetap relevan di pasar global. “Kemampuan beradaptasi dengan tren baru dan teknologi adalah kunci. Para pelaku UMKM juga harus memperhatikan aspek legalitas, seperti izin halal, BPOM, dan NIB, agar produk mereka dapat mengakses pasar secara luas,” ujar Ramdani.
Acara ini juga menerima dukungan dari berbagai sponsor ternama, di antaranya JNE, BTN, JDP, dan Bumi Gemstone. Para sponsor ini memberikan dukungan dalam bentuk fasilitas dan kemudahan bagi para UMKM untuk memperluas jaringan dan meningkatkan daya saing mereka di pasar internasional.
Susi Susanti sebagai Ketua Eksplor UMKM Sukabumi turut berperan penting dalam keberhasilan acara ini dengan memfasilitasi para pelaku UMKM agar lebih terhubung dengan peluang pasar global.
Persiapan yang Matang untuk Go Global
Acara tersebut mengungkapkan hal-hal penting yang perlu UMKM siapkan agar dapat bersaing di pasar global. Mulai dari persiapan portofolio yang baik, peningkatan digital marketing, hingga pentingnya teamwork dan kemampuan negosiasi yang mumpuni. Selain itu, perbanyaklah networking untuk memperluas peluang kerjasama dan tentunya selalu berinovasi dengan referensi yang tepat.
“Legalitas juga tidak kalah penting. Pastikan izin halal, BPOM, dan NIB lengkap. Ini langkah awal agar produk UMKM dapat menembus pasar internasional,” ujar Agus Gunawan.
Kami mendorong pelaku UMKM di Sukabumi untuk mempersiapkan diri dengan baik dan mulai menjajaki pasar global. Event UMKM Sukabumi Go Export National Consumer Product Fair 2025 sukses menjadi ajang penuh inspirasi. Acara ini membuka banyak peluang bagi UMKM untuk berkembang.
Acara ini membuktikan bahwa pemerintah dan berbagai pihak siap mendukung perkembangan UMKM untuk bersaing di pasar global. Melalui kolaborasi dan semangat inovasi, UMKM Sukabumi memiliki potensi besar untuk berkembang dan menembus pasar global.