Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » ICTHB 2025 Kupas Tuntas Pariwisata Inklusif, Pemberdayaan Perempuan, dan Stunting

ICTHB 2025 Kupas Tuntas Pariwisata Inklusif, Pemberdayaan Perempuan, dan Stunting

  • account_circle Rahma Putri
  • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Bekasi, dunia pariwisata kini tidak hanya bicara tentang destinasi indah, tetapi juga tentang keberlanjutan dan inklusivitas. Sebagai Kampus Digital Kreatif, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar The 1st International Conference on Tourism and Hospitality Business (ICTHB) 2025. Bertempat di Kampus Kaliabang, Bekasi pada Senin (29/9). Tepat pada momentum World Tourism Day, konferensi internasional ini mengusung tema besar “Sustainable Tourism for All: Empowering Women, Disabilities, and Inclusive Growth.”

Salah satu sesi akademik yang menarik perhatian datang dari keynote speaker Assoc. Prof. Dr. Ani Wijayanti. Dalam paparannya, ia menyoroti isu stunting di Indonesia, khususnya di wilayah Sumba Timur. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Nusa Tenggara Timur (2025), angka stunting di daerah tersebut masih berkisar 15% sepanjang 2021–2024. Angka ini lebih tinggi dari target pemerintah yang menargetkan prevalensi di bawah 14% pada 2024.

Baca juga: Sudah Dibuka! Beasiswa Indonesia Cerdas 2026 Tawarkan Dukungan Kuliah Hingga 100%

Dr. Ani menjelaskan bahwa penanganan stunting tidak bisa hanya bertumpu pada sektor kesehatan. Menurutnya, solusi lebih efektif bisa hadir melalui pendekatan sosial ekonomi yang melibatkan pemberdayaan masyarakat, terutama kaum perempuan.

“Pemberdayaan perempuan di Sumba Timur terbukti mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga. Hal ini secara langsung berdampak pada penurunan angka stunting. Dengan terlibat aktif dalam pengelolaan pariwisata berbasis masyarakat, perempuan dapat memperkuat ekonomi rumah tangga sekaligus memperbaiki kondisi sosial,” ungkapnya Dr. Ani.

Selain itu, ia menekankan bahwa pariwisata inklusif menjadi kunci dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.

“Pariwisata yang dikelola dengan prinsip inklusif dan berfokus pada kesejahteraan keluarga tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menghadirkan solusi nyata untuk mengurangi stunting serta mencetak generasi sehat dan berdaya saing,” tambahnya.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia ICTHB 2025 menyerahkan sertifikat penghargaan kepada seluruh narasumber dan keynote speaker, termasuk Dr. Ani Wijayanti. Pemberian sertifikat ini tidak sekadar simbolis, tetapi juga wujud komitmen UBSI dalam menghargai kontribusi pemikiran strategis yang memperkaya wacana akademik di bidang pariwisata, hospitality, dan pembangunan berkelanjutan.

Baca juga: UBSI Sukabumi Gelar Campus Hiring Bersama PKSS, Buka Peluang Kerja di BRI Group

 

  • Penulis: Rahma Putri

Rekomendasi Untuk Anda

  • HCS 2024

    Forkompimcam Bersama Dinas Lingkungan Hidup Bersihkan Tempat Pembuangan Sampah Ilegal Menjelang HCS 2024

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Tim Forkompimcam (Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan) Cisolok, berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup serta pihak terkait, berupaya memperbaiki kawasan mereka menjelang penyelenggaraan HCS (Healthy Cities Summit) 2024. Dengan menata ulang area yang sering masyarakat gunakan untuk pembuangan sampah ilegal dengan mengubahnya menjadi lokasi yang lebih tertib. Sebelumnya, meskipun sudah ada papan himbauan, masyarakat tetap […]

  • Kolaborasi Mahasiswa UBSI Pemuda dan Komunitas Jalanada Dalam Upaya Pelestarian Musik Keroncong | doc: Istimewa

    Kolaborasi Mahasiswa dan Komunitas Jalanada Dalam Upaya Pelestarian Musik Keroncong

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle LIL
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Jakarta – Sebuah kegiatan kolaboratif yang berfokus pada upaya pelestarian budaya sukses terselenggara. Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika Kampus Pemuda berkolaborasi dengan komunitas musik keroncong Jalanada. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (26/04) di Jl. Pulau Penyengat 3, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara. Kegiatan ini bertujuan menunjukkan eksistensi musik keroncong sebagai bagian tak terpisahkan […]

  • Tragedi Jetski Tewaskan Wisatawan Asing, DPRD Sukabumi Desak Pembenahan Total Wisata Air Palabuhanratu

    Tragedi Jetski Tewaskan Wisatawan Asing, DPRD Sukabumi Desak Pembenahan Total Wisata Air Palabuhanratu

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Ina haryani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Tragedi kecelakaan jetski yang terjadi di Pantai Buffalo, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, menjadi peringatan serius bagi pengelolaan wisata air di kawasan pesisir selatan Jawa Barat. Insiden tersebut merenggut nyawa seorang wisatawan asal Arab Saudi dan memicu keprihatinan luas dari masyarakat, pelaku pariwisata, hingga kalangan legislatif daerah. Peristiwa nahas ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga […]

  • Banjir Bandang Terjang Cisolok Sukabumi, Ratusan Rumah Terendam dan Jalan Nasional Lumpuh

    Banjir Bandang Terjang Cisolok Sukabumi, Ratusan Rumah Terendam dan Jalan Nasional Lumpuh

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Rizky Akbar
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Senin (27/10/2025) sore, memicu banjir bandang. Air Sungai Cisolok meluap dan menerjang permukiman warga di Desa Cikahuripan serta beberapa desa di sekitarnya. Ratusan Rumah Terendam Camat Cisolok, Okih Fazri Assidiq, menjelaskan bahwa banjir mulai terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Arus air meningkat […]

  • asia

    Indonesia U-23 Tersingkir dari Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Neng Merly
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Timnas Indonesia U-23 gagal menembus putaran final Piala Asia U-23 2026 setelah kalah dari Korea Selatan pada laga terakhir Grup J. Pertandingan penuh tensi itu menutup perjalanan Garuda Muda di ajang kualifikasi sekaligus menghentikan ambisi mereka melangkah lebih jauh di kancah Asia. Sejak menit awal, Indonesia bermain penuh determinasi untuk mengejar poin penting. […]

  • coba 5 cara sederhana ini biar daging nggak alot saat dimakan

    5 Tips Ampuh Mengolah Daging Kurban agar Empuk dan Tidak Alot

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Saat Hari Raya Idul Adha tiba, masyarakat Indonesia umumnya merayakan dengan menyantap aneka hidangan dari daging kurban. Meski menggugah selera, sering kali daging terasa keras atau alot saat dimakan. Penyebabnya bisa bermacam-macam, mulai dari usia hewan kurban yang sudah tua, penyimpanan daging yang kurang tepat, hingga cara memasak yang tidak sesuai. Ingin daging […]

expand_less