UBSI Sukabumi Dukung Transformasi Digital Wintira Coffee
- account_circle Rifa Fitriyani
- calendar_month 1 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

UBSI Sukabumi Dukung Transformasi Digital Wintira Coffee | Sumber: Doc. Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumihitz.com, Sukabumi– Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi terus mendorong pelaku usaha untuk memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan bisnis. Salah satu upaya tersebut hadir melalui pelatihan foto produk dan desain kemasan bagi pengelola Wintira Coffee pada Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Wintira Coffee ini bertujuan membantu pengelola meningkatkan kualitas pemasaran produk. Selama ini, promosi usaha masih menghadapi keterbatasan dalam pemanfaatan media digital.
Melalui pelatihan tersebut, peserta mempelajari cara merancang kemasan yang menarik dan menghasilkan foto produk berkualitas. Tim juga mengajak peserta mempraktikkan penggunaan teknologi digital untuk mendukung kebutuhan promosi.
UBSI Sukabumi Dorong Penguatan Pemasaran Digital
Kegiatan ini merupakan bagian dari program hibah Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Tahun 2026.
UBSI Sukabumi menjalankan program tersebut melalui kolaborasi dosen dan mahasiswa. Yusti Farlina memimpin tim sebagai ketua, dengan anggota Rusli Nugraha dan Rizal Amegia Saputra.
Dua mahasiswa, Rifa Fitriyani dan Nur Hidayat Suharlan, turut mendukung pelaksanaan kegiatan. Keterlibatan mereka memberikan pengalaman langsung dalam mendampingi pelaku usaha sekaligus memahami kebutuhan pengembangan bisnis di lapangan.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh Rifa Fitriyani sebagai pembawa acara. Setelah itu, Yusti Farlina menyampaikan sambutan sekaligus menjelaskan tujuan pendampingan yang tim lakukan bersama Wintira Coffee.
“Kegiatan ini kami lakukan untuk membantu Wintira Coffee mengembangkan cara pemasaran produk yang lebih menarik. Melalui pelatihan desain kemasan dan foto produk digital, kami berharap pengelola dapat memanfaatkan teknologi digital untuk memperkuat tampilan dan promosi produk,” ujar Yusti Farlina.
Ketua Wintira Coffee, Pepen, kemudian menyampaikan apresiasi atas pendampingan tersebut. Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas dukungan yang membantu pengembangan usahanya.
Peserta Praktik Desain Kemasan dengan Bantuan AI

Peserta Praktik Desain Kemasan dengan Bantuan AI | Sumber: Doc. Istimewa
Setelah sesi sambutan, Rusli Nugraha memandu peserta memasuki materi utama. Ia membahas prinsip desain kemasan dan teknik fotografi produk digital yang dapat mendukung kegiatan pemasaran.
Dalam sesi desain, Rusli mengajak peserta mengenali unsur visual yang mampu meningkatkan daya tarik produk. Ia juga menjelaskan pentingnya memilih warna sesuai karakter makanan dan minuman agar kemasan mampu membangun kesan yang tepat.
Peserta kemudian mencoba menggunakan ChatGPT untuk mengembangkan ide desain. Rusli memperagakan cara menyusun prompt atau instruksi yang tepat agar AI menghasilkan konsep visual sesuai kebutuhan.
Praktik tersebut membantu peserta mengenal kecerdasan buatan sebagai alat pendukung proses kreatif. Melalui teknologi ini, pelaku usaha dapat mengeksplorasi ide dan mengembangkan konsep desain secara lebih praktis.
Foto Produk Bantu Perkuat Promosi Digital
Selain desain kemasan, peserta juga mempelajari teknik foto produk. Materi ini menekankan pentingnya tampilan visual dalam menarik perhatian calon konsumen dan memperkenalkan produk kepada masyarakat.
Rusli mengarahkan peserta untuk memperhatikan penyajian produk sebelum mengambil gambar. Hasil foto tersebut nantinya dapat mereka manfaatkan sebagai materi promosi di media sosial maupun platform digital lainnya.
Keterampilan fotografi dan desain kemasan dapat membantu pengelola menyusun konten pemasaran yang lebih menarik dan konsisten. Pengelola juga memiliki kesempatan untuk mengembangkan materi promosi secara mandiri sesuai karakter produk.
Melalui kegiatan ini, UBSI Sukabumi memberikan pendampingan yang menggabungkan teori dan praktik langsung. Pendekatan tersebut memungkinkan peserta memahami sekaligus mencoba keterampilan yang relevan dengan kebutuhan usaha.
Pelatihan ini juga menunjukkan bahwa pelaku usaha dapat memulai digitalisasi melalui langkah sederhana, seperti merancang kemasan dan menyiapkan foto produk. Dengan memanfaatkan teknologi secara tepat, Wintira Coffee diharapkan mampu memperkuat promosi dan memperluas pengenalan produknya kepada masyarakat.
- Penulis: Rifa Fitriyani
- Editor: Salsabila
