Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Sukabumi, Warga Perlu Waspada

Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Sukabumi, Warga Perlu Waspada

  • account_circle M Hilmi Syamsul Mukarrom
  • calendar_month 57 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz.com, Sukabumi – Abu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mencapai wilayah Sukabumi, Jawa Barat, pada Sabtu (5/9/2026). Analisis citra satelit menunjukkan pergerakan material tersebut menuju tenggara mengikuti arah angin.

Komunitas relawan kebencanaan Info Gempa Dunia menyampaikan informasi mengenai sebaran material tersebut. Karena itu, masyarakat Sukabumi perlu meningkatkan kewaspadaan. Warga juga sebaiknya menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah untuk mengantisipasi paparan partikel.

Abu Vulkanik Bergerak ke Arah Sukabumi

Abu vulkanik terpantau bergerak hingga wilayah Sukabumi | Sumber: IG @infogempadunia

Gunung Anak Krakatau masih mengalami aktivitas erupsi pada Sabtu (5/9/2026). Info Gempa Dunia memantau pergerakan abu vulkanik menuju tenggara dan mengarah ke wilayah Sukabumi sekitar pukul 12.30 WIB.

Pergerakan abu tersebut tetap mengarah ke Sukabumi mulai sekitar pukul 13.30 WIB. Oleh karena itu, masyarakat perlu lebih memperhatikan kondisi udara dan memakai masker, khususnya saat beraktivitas di luar ruangan.

BMKG Identifikasi Dua Klaster Sebaran Abu

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) serta Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC) Darwin menganalisis pergerakan abu vulkanik melalui data citra satelit Himawari-9.

Analisis pada Sabtu (5/9/2026) menunjukkan dua klaster sebaran abu. Klaster pertama membentang dari permukaan hingga ketinggian sekitar 20.000 kaki. Abu pada klaster ini bergerak ke arah tenggara hingga selatan dan mencakup sebagian wilayah Banten serta Jawa Barat, termasuk Sukabumi dan perairan sekitarnya.

Sementara itu, klaster kedua mencapai ketinggian hingga 50.000 kaki. Abu bergerak ke arah barat daya hingga barat laut dan mencakup sebagian Lampung, Bengkulu, Selat Sunda bagian selatan, serta Samudra Hindia.

Warga Sukabumi Perlu Pakai Masker

Masyarakat Sukabumi perlu menggunakan masker saat keluar rumah apabila kondisi udara mulai terganggu akibat sebaran abu vulkanik. Warga juga perlu mengikuti perkembangan informasi dari sumber resmi, khususnya BMKG dan PVMBG.

Selain memakai masker, masyarakat sebaiknya menjaga kebersihan lingkungan dan melindungi sumber air bersih agar tidak terkena abu. Paparan partikel abu vulkanik dapat mengganggu saluran pernapasan serta menyebabkan iritasi pada mata dan kulit.

Erupsi Anak Krakatau Bertipe Strombolian

Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau mulai berlangsung pada Jumat (4/9/2026) malam. PVMBG mencatat aktivitas tersebut sejak pukul 23.07 WIB hingga Sabtu (5/9/2026) sekitar pukul 04.40 WIB. Erupsi menghasilkan material berupa batu pijar dan abu vulkanik.

PVMBG memastikan aktivitas tersebut termasuk erupsi tipe Strombolian. Erupsi ini memiliki ciri berupa letupan gas secara berkala yang dapat menghasilkan lontaran material pijar, lapili, bom vulkanik, serta kolom abu.

Warga Perlu Ikuti Informasi Resmi

Sebaran abu vulkanik menuju wilayah Sukabumi membuat masyarakat perlu tetap waspada tanpa panik. Warga juga perlu mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Arah pergerakan abu dapat berubah mengikuti kondisi angin dan atmosfer. Karena itu, masyarakat sebaiknya mengandalkan informasi dari BMKG dan PVMBG agar tidak mudah terpengaruh kabar yang belum terverifikasi.

Warga yang beraktivitas di luar rumah sebaiknya mengenakan masker untuk melindungi diri dari paparan abu. Selain itu, masyarakat perlu mengutamakan informasi resmi dari BMKG dan PVMBG.

  • Penulis: M Hilmi Syamsul Mukarrom
  • Editor: Ardila Khaylila

Rekomendasi Untuk Anda

  • Overthinking Karier Mahasiswa, Ini Cara Mengatasinya

    Overthinking Karier Mahasiswa, Ini Cara Mengatasinya

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Hana Fauziah
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Overthinking karier mahasiswa semakin sering muncul di tengah persaingan dunia kerja yang terus berkembang. Banyak mahasiswa mulai memikirkan masa depan bahkan sebelum lulus kuliah. Pikiran seperti “Bagaimana kalau sulit mendapat pekerjaan?”, “Apakah kemampuan saya sudah cukup?”, atau “Bagaimana jika teman-teman lebih sukses?” kerap muncul dan mengganggu waktu istirahat maupun aktivitas sehari-hari. Perkembangan teknologi, […]

  • “Sakamoto Days” Season 2 Siap Membawa Aksi dan Komedi Segar Musim Panas Ini

    “Sakamoto Days” Season 2 Siap Membawa Aksi dan Komedi Segar Musim Panas Ini

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Rizky Akbar
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Anime Sakamoto Days siap menyapa penggemarnya lagi. Studio TMS Entertainment mengonfirmasi bahwa musim kedua akan tayang perdana pada 10 Juli 2025. Taro Sakamoto, mantan pembunuh bayaran yang kini hidup tenang, kembali menghadapi dunia lama yang terus memburunya. Musim ini mengangkat arc Order vs Slur. Konflik memanas ketika kelompok elit pembunuh bernama Order memburu […]

  • Work Life Balance 2.0 Menjadi Kunci Sukses di Era Hybrid

    Work Life Balance 2.0 Menjadi Kunci Sukses di Era Hybrid

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Aulia Ramadhani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Work Life Balance 2.0 lahir dari kebutuhan manusia modern untuk tetap produktif tanpa mengorbankan kesehatan mental, relasi sosial, dan kebahagiaan pribadi. Fleksibilitas kerja jarak jauh (remote working) dan hybrid office menjadi faktor penting dalam perubahan ini. Banyak perusahaan kini memahami bahwa bekerja dari mana saja dan kapan saja, bukan sekadar tren, melainkan bagian […]

  • Belajar Langsung dari Pakarnya, RX Global Buka Jalan UMKM Tembus Buyer Internasional | Doc. Istimewa

    RX Global Dorong UMKM Indonesia Tembus Pasar Internasional lewat Seminar Buyer Global 2026

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumihiz – Arus globalisasi menuntut pelaku usaha nasional untuk tidak hanya jago kandang, tetapi juga berani bertarung di kancah internasional. Menjawab tantangan tersebut, RX Global menyelenggarakan seminar internasional bertajuk “Understanding International Buyers and Export Market Development Through Global Trade Events 2026” pada Kamis (5/2), bertempat di Astaka Grand Ballroom, Artotel Gelora Senayan, Jakarta Pusat. Acara […]

  • Sukses Terapkan GRC, PT BPRS HIK Insan Cita Raih 2 Penghargaan di Ajang TOP GRC Awards 2024

    Sukses Terapkan GRC, PT BPRS HIK Insan Cita Raih 2 Penghargaan di Ajang TOP GRC Awards 2024

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Jakarta– PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) HIK Insan Cita meraih dua penghargaan bergengsi tingkat Nasional terkait keberhasilannya dalam mengimplementasikan Governance, Risk, and Compliance (GRC). Penghargaan tersebut diberikan di  ajang TOP GRC Awards 2024 di Hotel Raffles Jakarta,  Rabu (11/09/2024). Pertama, PT BPRS HIK Insan Cita sebagai institusi, meraih TOP GRC Awards 2024. Kedua, […]

  • Indonesia Kalah dari Thailand di SEA V League

    Indonesia Kalah dari Thailand di SEA V League Meski Sempat Unggul di Awal Pertandingan

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Anisa Azskia
    • 0Komentar

    Sukabumihitz– Timnas voli putri Indonesia harus mengakui keunggulan tuan rumah Thailand setelah kalah 1-3 (25-22, 15-25, 25-27, 12-25) pada laga putaran pertama SEA V League 2025 yang berlangsung di Terminal 21 Korat, Sabtu (2/8). Set Pertama: Awal Gemilang Skuad Merah PutihPermainan Indonesia di awal pertandingan terlihat jauh lebih solid dibanding saat melawan Vietnam. Setelah skor […]

expand_less