Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Pabrik Gutta Percha Tjipetir, Jejak Sejarah Sukabumi Mendunia

Pabrik Gutta Percha Tjipetir, Jejak Sejarah Sukabumi Mendunia

  • account_circle M Padlan Muharrom
  • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz.com, Sukabumi — Pabrik Gutta Percha Tjipetir menjadi salah satu situs bersejarah yang menyimpan jejak penting dalam perkembangan teknologi dunia. Lokasinya berada di tengah rimbunnya perkebunan Sukabumi dan masih berdiri kokoh hingga sekarang. Keberadaannya menjadikan tempat ini sebagai satu-satunya pabrik pengolahan getah perca alami yang masih bertahan di dunia.

Lokasinya berada di Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Kawasan perkebunan dan bangunannya masih terawat sehingga banyak orang menjadikannya sebagai tujuan wisata sejarah sekaligus edukasi. Tempat ini juga menjadi bukti penting peran Sukabumi dalam sejarah perkembangan teknologi dan komunikasi dunia.

Jejak Industri Bersejarah dari Sukabumi

Pemerintah Kolonial Hindia Belanda membangun Pabrik Tjipetir pada 1885 hingga 1888. Sejak awal, pabrik ini mengolah daun pohon palam (Palaquium gutta) menjadi gutta-percha. Material alami tersebut memiliki sifat keras, tetapi menjadi lentur saat terkena panas.

Pada abad ke-19 hingga awal abad ke-20, gutta-percha memegang peran penting sebelum plastik modern berkembang. Karena itu, banyak industri memanfaatkan bahan ini untuk berbagai kebutuhan.

Berperan dalam Komunikasi Dunia

Pabrik Gutta Percha Tjipetir menghasilkan balok-balok getah perca untuk pasar internasional. Berbagai negara memanfaatkan material ini sebagai pelapis kabel telekomunikasi bawah laut, isolator listrik, peralatan medis, hingga bahan pembuatan bola golf.

Nama Tjipetir kembali menjadi sorotan dunia pada 2012–2014. Saat itu, ribuan balok bertuliskan “TJIPETIR” muncul di sejumlah pantai Inggris dan Eropa. Setelah melakukan penelusuran, para peneliti menemukan bahwa balok tersebut berasal dari kapal kargo Jepang SS Miyazaki Maru yang tenggelam pada 1917 saat Perang Dunia I.

Masih Menyimpan Mesin Berusia Ratusan Tahun

Para pekerja mengolah getah perca dengan mengekstraksi daun, bukan menyadap batang seperti pohon karet. Mereka menumbuk daun menggunakan mesin batu, memanaskannya dalam tangki khusus, lalu mencetaknya menjadi balok bertuliskan “TJIPETIR”. Menariknya, sebagian besar mesin peninggalan abad ke-19 masih berfungsi dan tetap terawat.

Saat ini, Pabrik Gutta Percha Tjipetir menjadi cagar budaya sekaligus laboratorium sejarah industri. Keberadaannya menunjukkan peran besar Sukabumi dalam mendukung perkembangan komunikasi global melalui teknologi kabel bawah laut.

  • Penulis: M Padlan Muharrom
  • Editor: Ardila Khaylila

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tips Mahasiswa Biar Lebih Siap Hadapi Rekrutmen Kerja

    Tips Mahasiswa Biar Lebih Siap Hadapi Rekrutmen Kerja

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Ardila Khaylila
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Proses rekrutmen kerja sering menjadi tantangan bagi mahasiswa tingkat akhir maupun lulusan baru. Persaingan yang ketat membuat perusahaan semakin selektif dalam memilih kandidat. Tidak cukup hanya mengandalkan nilai akademik, mahasiswa juga perlu menunjukkan kesiapan dari segi keterampilan, pengalaman, dan sikap profesional. Agar tidak merasa gugup atau bingung saat menghadapi proses rekrutmen, mahasiswa perlu […]

  • Antisipasi Arus Balik, Jalur Bocimi Diaktifkan Lagi

    Antisipasi Arus Balik, Jalur Bocimi Diaktifkan Lagi

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Rahma Putri
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Lonjakan kendaraan saat arus balik Lebaran diperkirakan akan memadati jalur Sukabumi. Untuk mengantisipasi kepadatan tersebut, Satlantas Polres Sukabumi kembali mengoptimalkan penggunaan jalur fungsional Tol Bocimi Seksi 3 dengan sistem buka-tutup dan pengaturan arah kendaraan mulai Rabu (25/03/2026). Sebelumnya, jalur ini sudah membantu mengurai kemacetan saat arus mudik, khususnya di kawasan Simpang Ratu hingga […]

  • “Cinta Terakhir”: Ari Lasso Hadirkan Kisah Cinta Sejati yang Menyentuh Hati

    “Cinta Terakhir”: Ari Lasso Hadirkan Kisah Cinta Sejati yang Menyentuh Hati

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Ina haryani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Lagu “Cinta Terakhir” yang dipopulerkan Ari Lasso pada 2006 kembali mencuri perhatian publik. Karya ini bukan sekadar tembang cinta, tetapi sebuah perjalanan emosional tentang pencarian cinta sejati. Liriknya yang puitis berpadu dengan aransemen musik menyentuh, membuat lagu ini tetap relevan hingga kini. Kilas Balik Rilis Lagu yang Sarat Makna “Cinta Terakhir” hadir dalam […]

  • macau open 2025

    10 Wakil Indonesia Siap Tempur di Macau Open 2025 Hari Ini, Kamis 31 Juli

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Anisa Azskia
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Macau, Sebanyak 10 wakil Indonesia akan bertarung di hari penting turnamen Macau Open 2025 yang berlangsung pada Kamis (31 Juli) di Macao East Asian Games Dome. Pertandingan dimulai sejak pagi dan mencakup semua sektor, mulai dari tunggal putra, ganda campuran, ganda putri, hingga ganda putra. Baca juga: China Open 2025: Fajar Dan Fikri […]

  • Pejabat Sukabumi Meninggal Dunia di Dalam Mobil, Penyebab Kematian Masih Dalam Penyidikan

    Pejabat Sukabumi Meninggal Dunia di Dalam Mobil, Penyebab Kematian Masih Dalam Penyidikan

    • calendar_month Kamis, 5 Sep 2024
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Kampung Cileungsi, Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Selasa (03/9). Seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam mobil Toyota Rush berpelat nomor F 1659 OF yang terparkir di depan kios Tahu Sumedang. Warga sekitar mulai curiga karena mobil tersebut terparkir dalam waktu yang cukup lama. […]

  • Jepang Serius Pertimbangkan Keluar dari AFC, Ajak Negara Asia Timur Bentuk Federasi Baru

    Jepang Serius Pertimbangkan Keluar dari AFC, Ajak Negara Asia Timur Bentuk Federasi Baru

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Rizky Akbar
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) tengah meninjau langkah besar. Jepang berencana keluar dari Asian Football Confederation (AFC) dan menginisiasi pembentukan federasi baru di kawasan Asia Timur. Langkah ini muncul setelah serangkaian kebijakan AFC memicu kekecewaan. Jepang menilai keputusan AFC sering kali tidak adil dan lebih menguntungkan negara-negara kaya di Timur Tengah seperti Qatar […]

expand_less